10:00 . Diresmikan Bupati, Taman Gajah Bolong Sebagai Tempat Berlibur dan Penghasil Oksigen   |   09:00 . Pasien Sembuh Covid-19 di Indonesia Sudah Mencapai 772.790   |   08:00 . Biznet Gencar Lakukan Ekspansi Jaringan ke Lebih Banyak Kota dan Area   |   07:00 . Bantu Menstruasi Lebih lancar, Konsumsilah 5 Makanan Ini Secara Teratur   |   05:00 . 29 Pasien Sembuh, Kasus Baru Tambah 20 Orang   |   04:00 . 868 Pasien di Jatim Sembuh, Kasus Baru Tambah 1134   |   23:00 . Kebanjiran, Warga Selamatkan Barang Berharga   |   22:00 . Jawa dan Bali Masih Dominasi Kabupaten/Kota Zona Merah   |   21:00 . Sejarah Perguruan Silat PSHT di Bojonegoro   |   20:00 . Kesiapsiagaan Bencana Penting Guna Cegah Penularan Covid-19 di Pengungsian   |   19:00 . Sejauh ini, Semua Laporan KIPI Bersifat Ringan   |   18:30 . Agar Banjir Tidak Melebar ke Jalan Raya, Petugas Membuat Saluran   |   18:00 . Pemkab Minta Puskesmas Mendata Penyitas Covid-19 untuk Donor Plasma Konvalesen   |   17:30 . Dampak Banjir Bandang Sekar, Rumah Roboh Hingga Ternak Hanyut   |   17:30 . Bupati Anna Meninjau Jembatan Putus Pasca Banjir   |  
Fri, 22 January 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wanita Ini Sulap Jelantah Jadi Sabun Cuci

blokbojonegoro.com | Friday, 26 June 2020 20:00

Wanita Ini Sulap Jelantah Jadi Sabun Cuci

Kontributor: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Minyak jelantah atau limbah minyak goreng, tentu tidak asing bagi masyarakat, terutama para Ibu rumah tangga.

Sayangnya, minyak jelantah ini sering terbuang sia-sia usai penggorengan. Melihat situasi ini, Retno Pujiastuti, wanita asal Gang Bromo, Kelurahan Sumbang, Bojonegoro berusaha mengolah limbah rumah tangga itu menjadi sabun yang unik serta memiliki manfaat. 

Berawal dari sebuah pengalaman menjadi seorang aktivis komunitas penggiat lingkungan selama bertahun-tahun, ia merasa jiwanya terketuk melihat limbah-limbah rumah tangga yang tak terpakai. 

"Memang dari awal ada pengalaman sebagai aktivis lingkungan. Saya lihat ada banyak limbah rumah tangga yang terbuang sia-sia, rasanya sangat disayangkan sekali. Akhirnya saya lakukan trial and eror untuk mengolah," tutur Retno. 

Di sela-sela kegiatannya, dirinya menyajikan proses produksi sabun limbah jelantah miliknya. Dari mulai pemisahan limbah minyak jelantah dengan arang aktif, hingga proses pencampuran air, minyak jelantah yang telah disuling dan soda garam. 

Retno juga berujar, perlu proses 24 jam untuk melakukan produksi hingga pencetakan campuran limbah menjadi sabun cuci tangan. Berikut takaran air secukupnya sekitar 100 ml, minyak jelantah yang telah disuling 300 gram, dan soda garam pada takaran 44 gram.

"Prosesnya hampir 24 jam untuk memperoleh cetakan sabun yang sempurna. Serta pencampurannya antara soda garam hingga minyak jelantah harus sesuai takaran," ungkap Wanita yang bertempat tinggal di Gang Bromo ini.  

Menariknya, sabun daur ulang miliknya tak hanya untuk diperjualbelikan secara umum. Dia juga mengajarkan warga masyarakat cara mengolah limbah rumah tangga menjadi barang multifungsi. 

"Orientasi tidak hanya untuk diperjualbelikan berupa souvenir, akan tetapi yang paling utama sebagai edukasi masyarakat terkait pemanfaatan limbah rumah tangga supaya tidak terbuang sia-sia," pungkasnya. [liz/lis]

Tag : Limbah, lingkungan, jelantah


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat