21:00 . Mahasiswa IKIP Bojonegoro Ciptakan Aplikasi Android untuk Media Pembelajaran   |   20:00 . BPJS Kesehatan Gelar Media Gathering Bersama Awak Media   |   18:00 . Jabat Sebagai Rektor UNUGIRI, Gus Arif Prioritaskan Konsolidasi Internal   |   17:00 . Peduli Korban Longsor, Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field Berikan Bantuan   |   16:00 . Ini Target Produksi Migas Asset 4 Field Cepu   |   15:00 . Begini Tahapan dan Syarat Menjadi Donor Plasma Konvalesen   |   14:00 . PMI Bojonegoro dan Stakeholder Rakor Terkait Plasma Konvalesen, ini Hasilnya   |   13:00 . Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Bengawan Solo Gendungarum   |   12:00 . Banyak Hoaks Covid-19, Masyarakat Harus Saring Informasi   |   11:00 . Hujan Deras Disertai Angin Sebabkan Banjir dan Kantor Kecamatan Rusak   |   10:00 . Bupati Bojonegoro Lantik 15 Pejabat   |   09:00 . 12 Pejabat Pemkab Bojonegoro akan Divaksin Pertama   |   08:00 . 6 Pegawai Positif, Minggu Depan Pengadilan Agama Tutup   |   07:00 . Gejala dan Tips Cara Mengatasi Pilek pada Bayi   |   06:00 . Sudah Divaksin Tetapi Bisa Positif Covid-19   |  
Wed, 27 January 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tahu Ledok ini, Disajikan Tradisional Hingga Kekinian

blokbojonegoro.com | Wednesday, 01 July 2020 19:00

Tahu Ledok ini, Disajikan Tradisional Hingga Kekinian

 
 
Kontributor: Lizza Arnofia
 
blokBojonegoro.com - Kudapan tahu goreng mungkin sudah terbiasa dikonsumsi. Tetapi bagaimana jika diolah menjadi dimsum tahu, tahu susu, tahu walik, tahu bulat mercon, tahu kotak ledok hingga olahan tahu baso.
 
Anda penasaran?. Di Bojonegoro sendiri, tepatnya kelurahan Ledok kulon merupakan salah satu sentra perajin tahu di Kabupaten Bojonegoro. Yang tak kalah menarik, salah satu perajin tahu khas Ledok ini mampu mengolah tahu menjadi kudapan kekinian hingga tradisional, yang digemari oleh semua kalangan.
 
Pemilik rumah produksi tahu Ledok, Bu Mur, usaha ini telah ada sejak 35 tahun lalu atau lebih tepatnya ini merupakan sebuah usaha turun menurun milik keluarga Bu Mur. Namun sering berjalannya waktu, Nurul (35) merubah varian tahu Ledok menjadi kudapan kekinian yang digemari semua kalangan.
 
Dari tahu tradisional, kini berubah menjadi kudapan tahu yang beraneka varian hingga digemari semua kalangan. Baik anak-anak, remaja maupun orang tua.
 
"Usaha ini ada sejak saya lahir, sekitar 35 tahun. Akan tetapi saya harus tetap mempertahankan usaha pengolahan tahu khas Ledok, terlebih tahu juga memiliki kandungan protein yang banyak. Diantaranya mengolah tahu menjadi kudapan tradisional hingga kekinian yang digemari semua kalangan," ungkapnya.
 
Dikatakannya, Varian kudapan tahu yang ia sajikan, harganya bervariasi. Dari Tahu petis ledok Rp 8.000, tahu keriting petis Rp 8.000, tahu bulat mercon petis Rp 8.000, tahu susu ledok petis Rp 10.000, tahu susu ledok goreng petis Rp 12.000, tahu gejrot Rp 8.000, tahu dimsum Rp 8.000 dan tahu walik seharga Rp 8.000.
 
Nurul (35) juga mengatakan, yang paling laris dan diminati kudapan tahu susu ledok mentah maupun tahu dimsum. Sebab kudapannya lebih menarik.
 
"Yang paling diminati tahu susu sampai tahu dimsum, katanya berbeda saja lebih menarik sajiannya," tutur Nurul. 
 
Selama bertahun-tahun menjalani usaha sebagai perajin tahu, tahu yang ia produksi juga telah merambah penjualan hingga luar kota dalam bentuk partai.
 
Omzet yang ia peroleh per bulannya dari usaha tahu kekinian nyatanya cukup menjanjikan. Dalam sebulan saja kudapan tahu kekinian bisa mencapai Rp 9.000.000 serta membutuhkan sekitar 3 kuintal stok kedelai per harinya. [liz/ito]
 

Tag : tahu, ledok, bojonegoro, kuliner


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat