21:00 . Sembuh 3 Orang, 23 Pasien Positif Covid-19 Dirawat   |   20:00 . Unik, Layang-Layang Penis Terbang di Langit Ngasem   |   18:00 . New Normal: Persewaan Sound System Mulai Normal   |   17:00 . 1 Bulan, 2.296 Warga Bojonegoro Ikut Rapid Test Gratis   |   16:00 . Tim Basket Bojonegoro Bakal Latih Tanding dengan 3 Kabupaten   |   15:00 . Baznas Anggarkan R585 Juta Lebih untuk Beasiswa SD dan SMP   |   14:00 . 36 Siswa SMPN 4 Bojonegoro Dapat Beasiswa dari Baznas   |   13:00 . Pemkab Bojonegoro Gelar Pelatihan Pemulasaran Jenazah Covid-19   |   12:00 . Petani di Semambung Ikuti Sarasehan dan Penyemprotan Massal   |   11:00 . Tusuk Sate Masih Diminati Meski Jumlah Pembeli Menurun   |   08:00 . Kemarau Datang, Air Terjun Kedung Gupit Mengering   |   07:00 . Dampak Anak Nonton Youtube, Baik atau Buruk?   |   15:00 . Berkah Kurban Buat Pengepul Kulit Hewan   |   14:00 . Petani Bawang Merah di Klino Panen Raya   |   13:00 . Mantabkan Mental, Latihan Basket Digelar Seminggu 2 Kali   |  
Tue, 04 August 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 07 July 2020 19:00

Omzet Penjualan Seragam Sekolah Turun, Pedagang Mengeluh

Omzet Penjualan Seragam Sekolah Turun, Pedagang Mengeluh

Kontributor : Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Menjelang tahun ajaran baru, para penjual seragam di Pasar Bojonegoro mengeluh karena
omzet penjualan mereka menurun hingga 90 persen. Hal itu akibat sepi pembeli dan anjuran siswa sekolah untuk belajar di rumah karena pandemi.

Salah seorang pedagang seragam sekolah, Mbak Tutik, berujar, penjualan seragam sekolah tahun ajaran baru kali ini memang tak seperti tahun lalu. Padanya situasi pandemi yang mana belum ada kejelasan terkait kapan memulai aktivitas kegiatan belajar mengajar seperti biasa.

"Penjualan seragam sekolah tahun ajaran baru kali ini lumayan sepi, beda seperti tahun lalu. Ya karena pandemi," ungkap Mbak Tutik.

Ia juga mengatakan, jika tahun lalu ketika menjelang tahun ajaran baru selalu menambah stok persediaan seragam sekolah. Untuk tahun ini ia justru mengurangi stok persediaan untuk antisipasi beberapa kemungkinan.

Senada yang diungkapkan Tutik, Rahmad, penjual seragam sekolah di lapak pasar Bojonegoro, mengatakan, penjualan seragam sekolah menjelang tahun ajaran baru memang mengalami penurunan hingga 90 persen. Berbeda dengan tahun lalu yang begitu membludak.

"Penjualan seragam sekolah tahun ajaran kali ini mengalami penurunan omzet 90 persen. Berbeda dengan tahun lalu sebelum pandemi," tutur Rahmad.

Rahmad menambahkan, untuk hari-hari biasa pun yang membeli keperluan seragam sekolah hanya hitungan jari. [liz/lis]

Tag : Seragam, sekolah


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Monday, 20 July 2020 23:00

    Ultah 9 Tahun blokBojonegoro.com

    Inilah Juara Video Pendek New Normal

    Inilah Juara Video Pendek New Normal Sebanyak 50 video telah naik di saluran youtube blokBojonegoroTV sebagai peserta lomba video pendek dalam rangka 9 tahun blokBojonegoro.com....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 16 June 2020 19:00

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau Guna meningkatkan SDM petani, khususnya petani tembakau, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro mengadakan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) tembakau di kelompok tani Sumber Rejeki, Desa Bulu, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat