21:00 . Mahasiswa IKIP Bojonegoro Ciptakan Aplikasi Android untuk Media Pembelajaran   |   20:00 . BPJS Kesehatan Gelar Media Gathering Bersama Awak Media   |   18:00 . Jabat Sebagai Rektor UNUGIRI, Gus Arif Prioritaskan Konsolidasi Internal   |   17:00 . Peduli Korban Longsor, Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field Berikan Bantuan   |   16:00 . Ini Target Produksi Migas Asset 4 Field Cepu   |   15:00 . Begini Tahapan dan Syarat Menjadi Donor Plasma Konvalesen   |   14:00 . PMI Bojonegoro dan Stakeholder Rakor Terkait Plasma Konvalesen, ini Hasilnya   |   13:00 . Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Bengawan Solo Gendungarum   |   12:00 . Banyak Hoaks Covid-19, Masyarakat Harus Saring Informasi   |   11:00 . Hujan Deras Disertai Angin Sebabkan Banjir dan Kantor Kecamatan Rusak   |   10:00 . Bupati Bojonegoro Lantik 15 Pejabat   |   09:00 . 12 Pejabat Pemkab Bojonegoro akan Divaksin Pertama   |   08:00 . 6 Pegawai Positif, Minggu Depan Pengadilan Agama Tutup   |   07:00 . Gejala dan Tips Cara Mengatasi Pilek pada Bayi   |   06:00 . Sudah Divaksin Tetapi Bisa Positif Covid-19   |  
Thu, 28 January 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Lestarikan Populasi, 25 Ribu Ikan Ditebar di Bengawan Solo

blokbojonegoro.com | Wednesday, 08 July 2020 10:00

Lestarikan Populasi, 25 Ribu Ikan Ditebar di Bengawan Solo

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Sebagai upaya untuk melestarikan populasi ikan di Sungai Bengawan Solo, sebanyak 25 ribu ekor bibit ikan Nila dan Tawes diterbar di bengawan turut Dukuh Kendal, Desa Kabalan Kecamatan Kanor, Rabu (8/7/2020).

Kegiatan ini menjadi rangkaian pembinaan kepada kelompok ternak dan perikanan yang berada di Kecamatan Kanor, Sumberrejo dan Balen.

Dengan ditebarkanya 25 ribu ekor ini, Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah berharap bisa melestarikan pupulasi ikan di Bengawan Solo. Tak hanya itu, juga bisa mengangkat perekonomian masyarakat bantaran sungai bengawan solo, khususnya Desa Kabalan Kecamatan Kanor.

Kedepannya bupati menginginkan Desa Kabalan bisa menjadi sentra ikan tawar. Bahkan bisa membuat wisata dengan latar belakang sungai bengawan solo.

"Kalau bisa kedepannya dibuat wisata, bisa berbasis ikan bakar ataupun Wisata Solo River dan jangan membuat tempat wisata yang sudah ada seperti tempat foto atapun lainnya, harusnya bisa saling berkesinambungan," jelas Bupati Perempuan pertama Kabupaten Bojonegoro ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Bojonegoro, Catur Rahayu mengungkapkan, ditebarnya ribuan bibit nila dan tawes di sungai terpanjang di Pulau Jawa ini merupakan langkah untuk menjaga kelestarian ikan di sungai. Jenis ini dipilih untuk disebar lantaran dirasa lebih cepat berkembang biak dan juga cocok dengan kondisi di Bengawan Solo.

“Perkembangannya relatif cepat dibanding ikan lain dan juga ikan jenis ini lebih cocok dengan kondisi bengawan solo,” kata Catur Rahayu.

Hingga sampai saat ini Disnakan telah menebar bibit ikan sebanyak 805 ribu ekor di berbagai tempat yang ada di Bojonegoro, seperti Bengawan Solo, Embung dan Waduk, melaui proposal dan Musrembangdes.

Dengan pembinaan yang dilakukan oleh Disnakan, diharapkan turut memberi kontribusi ketahanan pangan di Bojonegoro, khususnya protein hewani, baik dari jenis daging, ternak, telur, perikanan maupun pengelolaanya. 

Tak hanya itu, perempuan yang akrab disapa Catur ini juga berpesan, nantinya kelompok yang dibina oleh Disnakan kedepanya bisa terus eksis dan berkelanjutan. "Jangan sampai menjadi kelompok 'Prok-Prok Asem', yang hanya membuat kelompok dan mengandalkan bantuan saja," tegasnya.

Kunjungan bupati tersebut, merupakan kegiatan rutin yang dilakukan bunda Ana Mu'awannah kepada kelompok Peternak maupun Perikanan di 28 Kecamatan yang ada di Bojonegoro. Kegiatan ini dilakukan di desa-desa yang telah ditentukan dan diurutkan sesuai klaster kecamatan.

Sebelumnya, bupati juga menghadiri acara yang sama di Desa Tlogorejo, Kecamatan Kepohbaru, Kamis (2/7/2020) yang dihadiri oleh kelompok ternak dan perikanan dari tiga klaster, yaitu Kepohbaru, Baureno dan Kedungadem.

Sementara saat berkunjung ke Desa Kabalan, bupati melakukan serangkaian kegiatan. Seperti memberikan pengarahan terkait peternakan dan perikanan maupun potensi desa yang ada di Desa Kabalan. [din/mu]

Tag : ikan, bengawan, disnakan, perikanan


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat