16:00 . Hujan Disertai Angin Kencang, Tiga Pohon Tumbang ke Jalan   |   15:00 . BMG Sabet Juara 2 Kategori AJP   |   14:00 . Pameran Virtual Bulan Desember, dari 30 Perupa untuk Indonesia   |   13:00 . Zahrotul Aini Peraih IPK Tertinggi yang Hobi Main Game   |   11:00 . Covid-19 Berbahaya, Pencegahan denan Vaksin dan 3M   |   10:00 . Kasus Aktif Covid-19 Indonesia Lebih Baik dari Rata-Rata Dunia   |   09:00 . Pasien Sembuh Covid-19 di Indonesia Sudah Mencapai 458.880 Orang   |   08:00 . Warga Dusun Terpencil Boti Puji Kinerja Bupati Anna   |   07:00 . Mengapa Stres Membuat Kita Rentan Jatuh Sakit?   |   06:00 . 397 Pasien di Jatim Sembuh, Kasus Baru Tambah 460 Orang   |   05:00 . 5 Pasien di Bojonegoro Sembuh, Kasus Baru Bertambah 5 Orang   |   23:00 . Seleksi Bojonegoro FC, Dikerucutkan Jadi 30 Pemain   |   22:00 . Era Industri, Pemkab Optimalkan Peran Pemuda dalam Pembangunan Daerah   |   21:00 . BPBD Bojonegoro Minta Warga Waspadai Fenomena La Nina   |   20:30 . KPC PEN Gelar Webinar Kolaborasi dengan Pemkab Bahas Vaksin Covid-19   |  
Thu, 03 December 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 09 July 2020 07:00

5 Cara Agar Lekas Move On dari Seseorang yang Ghosting Kamu

5 Cara Agar Lekas Move On dari Seseorang yang Ghosting Kamu

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Masa pendekatan atau PDKT merupakan saat-saat penentuan hubungan, berlanjut atau berhenti. Tapi tak jarang setelah memasuki tahap berikutnya ada pula yang harus mengalami kegagalan karena calon pacar tiba-tiba menghilang tanpa kabar atau disebut dengan istilah ghosting.

Ghosting merupakan istilah seseorang yang sebelumnya selalu menghubungimu untuk mendekati, kemudian hilang begitu saja tanpa jejak. Fenomena ghosting memang terdengar kejam dan menyesakkan dada orang yang menjadi korbannya. Terutama ketika sudah merasa nyaman dengannya.

Lalu, apa yang harus dilakukan ketika mengalami ghosting? Berikut cara move on dari seseorang yang ghosting kamu:

1. Jangan Menyalahkan Diri Sendiri

Jangan salahkan dirimu, jika masih mempertanyakan penyebab dia melakukan ghosting. Tidak ada bukti konkret untuk menyimpulkan kenapa ia berusaha meninggalkan hubungan dengan cara ghosting. Menyerah pada diri sendiri justru akan menyebabkan diri anda lebih terluka secara emosional.

2. Jangan Buru-buru untuk Kembali Berkencan

Sebelum kembali membuka hati, fokuslah untuk menyembuhkan rasa sakit yang ada. Jangan terburu-buru mengambil risiko berpacaran sampai kamu merasa siap.

Untuk tidak melakukan kesalahan yang sama, perlu kembali menetapkan aturan saat ingin mulai berkencan. Pastikan dengan betul bahwa kali ini kamu tidak mengencani orang yang salah seperti sebelumnya. Bukan untuk mencurigai pasangan baru atau memberikan beban trauma padanya, hanya saja kamu perlu membuat semacam standar atau aturan saat kembali berkencan.

3. Tetapkan Batasan

Ketika menyadari menjadi korban ghosting, jangan berpikir untuk membalasnya dengan cara yang sama. Fokus saja terlebih dahulu untuk menyembuhkan luka akibat kejadian satu ini. Tetapkan batasan pada diri, jangan terburu-buru mengambil risiko membangun hubungan bersama orang lain.

4. Menyibukkan Diri

Untuk mempermudah proses move on setelah jadi korban ghosting yang cukup ampuk, salah satunya menyibukkan diri sendiri. Misalnya, menonton drama Korea kesukaan, melakukan hobi atau menghabiskan waktu bersama sahabat dan keluarga bisa membuat kamu tak punya waktu untuk memikirkan si dia.

5. Belajar dari Pengalaman

Terakhir, kamu hanya perlu belajar dari pengalaman ini untuk tidak terburu-buru melihat masa depan bersama orang yang baru saja dikenal. Kamu juga perlu menetapkan batasan dan berhati-hati jika gebetan atau kekasih memperlihatkan tanda-tanda ghosting. Ambil pelajaran berharga dari kejadian tersebut dan berbahagialah. Temukan seseorang yang bisa menghargai dan menyayangi kamu.

*Sumber: kumparan.com

Tag : Pendidikan, kesehatan


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Sunday, 29 November 2020 00:00

    Selamat Jalan Mas Safuan

    Selamat Jalan Mas Safuan Innalillahi wainna ilaihi roojiuun. Reporter blokBojonegoro.com, Mochamad Safuan meninggal dunia, Sabtu (28/11/2020) petang....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat