16:00 . Hujan Disertai Angin Kencang, Tiga Pohon Tumbang ke Jalan   |   15:00 . BMG Sabet Juara 2 Kategori AJP   |   14:00 . Pameran Virtual Bulan Desember, dari 30 Perupa untuk Indonesia   |   13:00 . Zahrotul Aini Peraih IPK Tertinggi yang Hobi Main Game   |   11:00 . Covid-19 Berbahaya, Pencegahan denan Vaksin dan 3M   |   10:00 . Kasus Aktif Covid-19 Indonesia Lebih Baik dari Rata-Rata Dunia   |   09:00 . Pasien Sembuh Covid-19 di Indonesia Sudah Mencapai 458.880 Orang   |   08:00 . Warga Dusun Terpencil Boti Puji Kinerja Bupati Anna   |   07:00 . Mengapa Stres Membuat Kita Rentan Jatuh Sakit?   |   06:00 . 397 Pasien di Jatim Sembuh, Kasus Baru Tambah 460 Orang   |   05:00 . 5 Pasien di Bojonegoro Sembuh, Kasus Baru Bertambah 5 Orang   |   23:00 . Seleksi Bojonegoro FC, Dikerucutkan Jadi 30 Pemain   |   22:00 . Era Industri, Pemkab Optimalkan Peran Pemuda dalam Pembangunan Daerah   |   21:00 . BPBD Bojonegoro Minta Warga Waspadai Fenomena La Nina   |   20:30 . KPC PEN Gelar Webinar Kolaborasi dengan Pemkab Bahas Vaksin Covid-19   |  
Thu, 03 December 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 21 July 2020 20:00

Waspada Corona, Jangan Panik

Forkomas BAJA Tuntut Pekerja JTB Dirapid Test

Forkomas BAJA Tuntut Pekerja JTB Dirapid Test

Reporter : Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Tak ingin penyebaran virus corona atau Covid-19 semakin meluas di area pengeboran minyak, Forum Komunikasi Masyarakat Banyuurip-Jambaran (Forkomas Ba-Ja) mendatangi lokasi proyek pengembangan Lapangan Gas Unitisasi Jambaran-Tiung Biru (JTB) yang berada di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (21/07/2020).

Kedatangan perwakilan 10 warga dengan membawa beberapa tulisan di atas kain putih dan kardus tersebut, menginginkan seluruh pekerja agar dirapid test secara massal. Hal itu dilakukan, mengingat ada salah satu satpam terpapar Covid-19 dan menjadikan satu keluarganya diisolasi di BLK Kecamatan Dander.

"Ibaratnya walaupun ekonominya masyarakat mapan, tetapi nyawanya hilang bagaimana?," ujar salah satu warga, Edy Majnun.

Banyaknya para pekerja Migas yang bermukim di rumah warga, juga membuat keresahan masyarakat menjadi-jadi. Untuk mengantisipasi agar virus Corona tidak menyebar semakin luas, pihak perusahaan diharapkan juga melihat kondisi masyarakat sekitar pengeboran.

"Kami hanya menyampaikan aspirasi kita, agar perusahaan di proyek gas JTB tanggung jawab untuk melakukan peningkatan rapid test, dan mengkarantina tenaga kerja luar daerah," lanjut Edy Majnun saat berada di pintu masuk Gate-1 GPF JTB.

Ia pun berharap agar aspirasi dari masyarakat ini segara disikapi oleh pihak perusahaan secepatnya, minimal dengan dilakukan rapid test. Dengan adanya rapid test tersebut, masyarakat bisa mengetahui kondisi yang ada dan jika ada yang dinyatakan positif juga diharapkan ditangani dengan prosedur yang ada.

"Kita memang bukan ahlinya terkait Covid-19 ini, tetapi paling tidak kita bisa mengetahui dan mengantisipasinya, agar masyarakat bisa hidup aman, nyaman dan tentram," terang Edy Majnun.[din/col]

Tag : Covid, migas, positif


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Sunday, 29 November 2020 00:00

    Selamat Jalan Mas Safuan

    Selamat Jalan Mas Safuan Innalillahi wainna ilaihi roojiuun. Reporter blokBojonegoro.com, Mochamad Safuan meninggal dunia, Sabtu (28/11/2020) petang....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat