14:00 . Cerita Juru Parkir saat Pandemi   |   13:30 . Adaptasi Kebiasaan Baru saat Pilkada 2020   |   13:00 . Pizzalicious Tetap Stabil Selama Pandemi   |   12:00 . Musim Hujan, Berkah Ganda Warga Sekitar Hutan   |   11:00 . Sempat Sepi Omzet, Penghasilan Usaha Sablon Kini Meningkat Pesat   |   10:00 . Cegah Covid-19, Korem 082/CPYJ Edukasi dan Bagi Masker Kepada Masyarakat   |   09:00 . Rapid Antigen 48 Kepala OPD , 4 Sampel Mengarah Positif Covid-19   |   08:00 . 6 Pasien Sembuh, Ada 8 Tambahan Baru Covid-19   |   07:00 . 10 Tips Menggunakan Media Sosial Saat Melamar Pekerjaan   |   06:00 . 3M, 3T dan Vaksinasi   |   05:00 . Inilah Lima Besar Provinsi di Indonesia Kesembuhan Covid-19 Harian Tertinggi   |   22:00 . AMSI Kembali Menggelar Indonesian Digital Conference 2020   |   20:00 . Wakili Bojonegoro pada Jambore Desa Wisata, TPG Suguhkan Produk Lokal   |   19:00 . Operasi Yustisi, Hukum di Tempat Pelanggar Protokol Kesehatan   |   18:00 . Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field 'Ngopi Susu' Bareng Wartawan   |  
Sat, 05 December 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 24 July 2020 08:00

Aransemen Lagu Ebit, Anggota DPRD Perhatikan Seni dan Budaya Bojonegoro

Aransemen Lagu Ebit, Anggota DPRD Perhatikan Seni dan Budaya Bojonegoro

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Kepedulian sutradara muda asal Kabupaten Bojonegoro, Zulma Dwi Satrio Putra terhadap kesenian dan budaya lokal Bojonegoro patut diapresiasi.

Pria yang juga angggota DPRD Kabupaten Bojonegoro ini mengkolaborasikan aransemen yang lebih ringan dan khas kekinian lagu Ebit G Ade.

Zulma, panggilan Zulma Dwi Satrio Putra, menggandeng musisi dan sineas milenal Bojonegoro membuat lagu Cover dari Ebiet G Ade berjudul 'Cintaku Kandas di Rerumputan'. "Jadi ceritanya memang masih pada percintaan anak muda," kata Zulma yang anggota Komisi A DPRD Bojonegoro.

Selama ini menurut Zulma, khalayak menganggap lagu-lagu karya Ebiet G Ade hanya dinikmati oleh kalangan tertentu saja, terutama era 80-an. Sehingga menurut pria ramah ini, kemasan Cover lagu yang lebih kekinian diharapkan mampu merengkuh pangsa pasar generasi milenial.

"Semuanya hasil karya musisi dan sineas milenial. Saya hanya menyanyikan saja, meng-cover lagu seringan mungkin dan bisa diterima era sekarang dan semua kalangan termasuk anak muda," terang pria alumnus Fakultas Hukum Universitas Airlangga ini.

Ditambahkan, melihat banyaknya potensi anak muda di Bojonegoro, Zulma akhirnya membentuk Komunitas Totalitas Menembus Batas, agar mampu berinovasi menciptakan video klip dalam cover lagunya tersebut.

"Meski baru pertama merilis lagu Cover, saya berharap antusiasme masyarakat Bojonegoro terutama dari kaum milenial bisa meningkat," imbuhnya.

Hasil karya itulah, menurut pria kelahiran Dilli 1985, yang diharapkan mampu memunculkan gairah generasi muda di Bojonegoro untuk membuat karya lebih banyak lagi. Apalagi, dengan tema yang berbeda dari Video klip aslinya, Zulma bisa mengajak masyarakat menikmati lagi sekaligus untuk bernostalgia.

"Hasil video ini, semuanya dari karya Komunitas Totalitas Menembus Batas, mulai dari aksi di sekolah, dirumah, dijalan, sampai pada closingnya," paparnya.

Secara pribadi, kata milenial hanya istilah praktis jaman sekarang. Tetapi, tetap saja tema di dalam lagu itu mengangkat tema cinta, patah hati, putus asa, dan bahagia. Didalam lagu Ebit G Ade ini, secara keseluruhan mengemas lagu yang mengangkat tentang balada kehidupan, tentu akan masuk ke semua zaman.

"Paling tidak kita sudah mencoba untuk menarik perhatian anak-anak muda. Semoga dengan lirik lagu yang pas bisa diterima semuanya," pungkas Ketua Barisan Muda Penegak Amanat Nasional ini.

Zulma mengajak semua untuk tidak melewatkan cover lagu 'Cintaku Kandas di Rerumputan'. Melalui kreativitas para sineas dan musisi milenial berbakat Bojonegoro.

Silahkan like dan subscribe sebanyak-banyaknya, kita dukung kreativitas anak muda di Bojonegoro melalui karya. [zid/mu]

Tag : lagu ebit, aransemen, cover lagu


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Sunday, 29 November 2020 00:00

    Selamat Jalan Mas Safuan

    Selamat Jalan Mas Safuan Innalillahi wainna ilaihi roojiuun. Reporter blokBojonegoro.com, Mochamad Safuan meninggal dunia, Sabtu (28/11/2020) petang....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat