09:00 . 341 Pasien di Jatim Sembuh, 242 Kasus Baru   |   08:00 . Pasien Sembuh di Bojonegoro 3 Orang, Tambahan 4 Positif Covid-19   |   07:00 . 5 Alasan Memarahi Anak di Tempat Umum Pantang Dilakukan   |   06:00 . Jalan Mulus Kado Hari Jadi Bojonegoro   |   05:00 . Kampung KB Tanggap Covid-19 Dilaunching   |   23:00 . Adu Serangan, Laga Persahabatan Sepakbola FPKT Balen Tantang Gemini FC   |   22:00 . Silaturahim ke Mapolda, AMSI Jatim Bersinergi Lawan Hoax Terlebih saat Pandemi Covid-19   |   21:00 . Proses Pembangunan Jembatan KaRe dalam Tahap Pengajuan Rekomteks   |   20:30 . Bio Farma Siap Produksi Vaksin 17 Juta per Bulan   |   20:00 . Liga 3 Jatim Ditiadakan, Bojonegoro FC Fokus Kompetisi Tahun Depan   |   19:30 . Presiden Ingatkan Antisipasi Lonjakan Covid saat Libur Panjang   |   19:00 . Bupati Pimpin Prosesi Persemayaman Api Abadi HJB   |   18:30 . Positif Covid, Harus Melakukan Apa?   |   18:00 . Ibu Hamil Harus Sehat Saat Pandemi   |   17:00 . Pembeli Dan Pedagang di Pasar Bojonegoro Patuhi Prokes Gunakan Masker   |  
Tue, 20 October 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 31 July 2020 12:00

Warga Masih Pilih Cuci Jerohan Kurban di Bengawan

Warga Masih Pilih Cuci Jerohan Kurban di Bengawan

Kontributor: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Saat hari raya Idul Adha atau lebaran kurban, umat muslim di seluruh dunia melaksanakan penyembelihan hewan kurban.

Tentu selain daging yang akan dibagikan kepada fakir miskin, jerohan (organ dalam) hewan kurban juga turut sekalian dibagi.

Alhasil panitia penyembelihan harus membersihkan terlebih dahulu jerohan sebelum diterima oleh warga.

Beberapa warga memilih membersihkan organ dalam hewan kurban di Bengawan Solo, meski saat kemarau air bengawan berwarga cokelat kehitaman. Seperti yang dilakukan warga yang ada di wilayah Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Bojonegoro.

Dari pantauan blokBojonegoro.com, di bawah jembatan kaliketek, tampak air Bengawan Solo berwarna keruh dan warga tetap mencuci jerohan di sungai terpanjang di pulau jawa ini.

Salah seorang warga asal Banjarejo, Rafael berujar, momen cuci jerohan korban sudah menjadi kebiasaan warga tiap Idul Adha.

"Sudah biasa setiap moment Idul Adha. Selesai menyembelih kurban pasti mencuci jerohan di bengawan," ucapnya.

Ia juga berimbuh, alasan warga mencuci jerohan kurban di bengawan solo karena air mengalir dan tentu bisa mengurangi bau amis, berbeda apabila dicuci di lingkungan warga.

"Ya karena airnya mengalir, sekaligus supaya tidak berbau amis. Jadi warga pilih bengawan solo," pungkasnya. [liz/mu]

Tag : kurban, hewan kurban, idul adha, cuci jerohan, bengawan solo


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 20:00

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023 Asosiasi Media Siber Indonesa (AMSI) kembali mempercayakan tampuk kepemimpinan kepada Wensesleus Manggut (Pemred Merdeka.com), sebagai Ketua Umum dan Wahyu Dhyatmika/Komang (Pemred Tempo), sebagai Sekretaris Jenderal periode 2020-2023 pada kongres kedua...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat