20:00 . Hari Kartini, Polwan Polres Bagi Masker dan Imbauan Larangan Mudik   |   19:00 . Harga Cabai Terpantau Stabil di Pasaran   |   18:00 . Disdik Ajak Seluruh Satuan Pendidikan Mengembangkan E-Library   |   17:00 . Pengurus AMSI┬áJatim Periode 2020-2023 Dilantik   |   16:00 . Satgas Covid-19 Minta Pemda Segera Tindaklanjuti Inmendagri Terbaru   |   15:00 . Berbekal KIS BPJS Kesehatan, Melahirkan Jadi Mudah   |   14:00 . Peringati Hari Kartini, Bupati Hingga OPD Wanita Tampil Cantik Berkebaya dan Bermasker   |   13:00 . Pemprov Jatim Beri Diskon Pengurangan Pokok PKB Hingga Undian Berhadiah   |   12:00 . Bupati Ajak Perempuan Berkontribusi Dalam Pembangunan Negeri   |   11:00 . Pemda Harus Optimalkan Peran Posko Agar Kualitas Penanganan Semakin Meningkat   |   10:00 . Berbagai Kebijakan Terkait Ramadan dan Idul Fitri Tahun ini Demi Mencapai Hasil Signifikan   |   09:00 . 6 Situs Film Online Gratis, Gantinya IndoXXI, Rebahin Hingga Lk21   |   08:00 . 40 Kata-Kata Selamat Hari Kartini Buat Status WA dan IG   |   07:00 . Cara Menghilangkan Jerawat Batu, Ini 4 Langkah yang Bisa Dicoba   |   21:00 . Jumlah Penerima BPNT Turun, Minggu Ini Dicairkan   |  
Wed, 21 April 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Warga Masih Pilih Cuci Jerohan Kurban di Bengawan

blokbojonegoro.com | Friday, 31 July 2020 12:00

Warga Masih Pilih Cuci Jerohan Kurban di Bengawan

Kontributor: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Saat hari raya Idul Adha atau lebaran kurban, umat muslim di seluruh dunia melaksanakan penyembelihan hewan kurban.

Tentu selain daging yang akan dibagikan kepada fakir miskin, jerohan (organ dalam) hewan kurban juga turut sekalian dibagi.

Alhasil panitia penyembelihan harus membersihkan terlebih dahulu jerohan sebelum diterima oleh warga.

Beberapa warga memilih membersihkan organ dalam hewan kurban di Bengawan Solo, meski saat kemarau air bengawan berwarga cokelat kehitaman. Seperti yang dilakukan warga yang ada di wilayah Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Bojonegoro.

Dari pantauan blokBojonegoro.com, di bawah jembatan kaliketek, tampak air Bengawan Solo berwarna keruh dan warga tetap mencuci jerohan di sungai terpanjang di pulau jawa ini.

Salah seorang warga asal Banjarejo, Rafael berujar, momen cuci jerohan korban sudah menjadi kebiasaan warga tiap Idul Adha.

"Sudah biasa setiap moment Idul Adha. Selesai menyembelih kurban pasti mencuci jerohan di bengawan," ucapnya.

Ia juga berimbuh, alasan warga mencuci jerohan kurban di bengawan solo karena air mengalir dan tentu bisa mengurangi bau amis, berbeda apabila dicuci di lingkungan warga.

"Ya karena airnya mengalir, sekaligus supaya tidak berbau amis. Jadi warga pilih bengawan solo," pungkasnya. [liz/mu]

Tag : kurban, hewan kurban, idul adha, cuci jerohan, bengawan solo


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat