10:00 . Pemuda Sekar Kembangkan Pupuk Organik   |   09:00 . 341 Pasien di Jatim Sembuh, 242 Kasus Baru   |   08:00 . Pasien Sembuh di Bojonegoro 3 Orang, Tambahan 4 Positif Covid-19   |   07:00 . 5 Alasan Memarahi Anak di Tempat Umum Pantang Dilakukan   |   06:00 . Jalan Mulus Kado Hari Jadi Bojonegoro   |   05:00 . Kampung KB Tanggap Covid-19 Dilaunching   |   23:00 . Adu Serangan, Laga Persahabatan Sepakbola FPKT Balen Tantang Gemini FC   |   22:00 . Silaturahim ke Mapolda, AMSI Jatim Bersinergi Lawan Hoax Terlebih saat Pandemi Covid-19   |   21:00 . Proses Pembangunan Jembatan KaRe dalam Tahap Pengajuan Rekomteks   |   20:30 . Bio Farma Siap Produksi Vaksin 17 Juta per Bulan   |   20:00 . Liga 3 Jatim Ditiadakan, Bojonegoro FC Fokus Kompetisi Tahun Depan   |   19:30 . Presiden Ingatkan Antisipasi Lonjakan Covid saat Libur Panjang   |   19:00 . Bupati Pimpin Prosesi Persemayaman Api Abadi HJB   |   18:30 . Positif Covid, Harus Melakukan Apa?   |   18:00 . Ibu Hamil Harus Sehat Saat Pandemi   |  
Tue, 20 October 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 01 August 2020 14:00

Panen Singkong Melimpah, Warga Dawe Buat Gaplek

Panen Singkong Melimpah, Warga Dawe Buat Gaplek

Reporter: Herman Bagus

blokBojonegoro.com - Panen singkong di Dusun Dawe Desa Bobol, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro melimpah.

Untuk mengawetkan hasil panen, warga membuat gaplek dari tanaman yang memiliki nama ilmiah Manihot utilissima tersebut.

Hal tersebut menjadi pilihan setelah sebagian hasil panen dijual.

Wanto, petani asal Dusun Dawe Desa Bobol menyebut, singkong ditanam dengan metode stek batang dan bisa dipanen di usia tanam empat sampai enam bulan. Singkong diawetkan dengan pengeringan dan dibuat menjadi gaplek.

Pengawetan dilakukan, sebagai cara untuk menyimpan singkong untuk kebutuhan bahan makan alternatif keluarga seperti nasi tiwul. 

"Singkong ditanam sebagai sumber makanan alternatif, dan bisa dijual sebagai sumber penghasilan tambahan," ujar Wanto saat ditemui blokBojonegoro.com, Sabtu (1/8/2020).

Menurut Wanto, singkong bisa jadi bahan untuk membuat tepung tapioka, petani sendiri menjual hasil panen singkong seharga Rp1.500 perkilogram.

Selain dijual singkong dijadikan gaplek, pembuatan gaplek dimaksudkan juga untuk memberi nilai tambah dari singkong. Perkilogram gaplek, bisa dijual Rp2.000.

"Warga membudidayakan singkong untuk berbagai kebutuhan. Tanam sendiri dilakukan terjadwal, dengan usia panen empat sampai enam bulan. Saya menanam singkong ketika awal mula musim penghujan," terang Sumarni petani lain.

Singkong hasil panen Sumarni, kerap dijual ke pengepul yang katanya akan dibuat untuk kebutuhan usaha kuliner, seperti pembuat keripik singkong, tape serta singkong goreng keju. 

Kendati demikian, Sumarni juga tetap melakukan pengawetan singkong hasil panen dengan membuat gaplek.

Proses pembuatan gaplek dilakukan dengan menjemur singkong yang sudah dikupas. Singkong kupas yang kering biasa disebut dengan gaplek, bisa diolah menjadi makanan dengan proses perendaman.

Gaplek yang sudah direndam dan dikukus, lalu dijemur hingga menjadi butiran beras singkong yang bisa disimpan dalam waktu lama dan apabila diolah disebut dengan nasi tiwul. [her/mu]

Tag : Panen, singkong, panen singkong


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 20:00

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023 Asosiasi Media Siber Indonesa (AMSI) kembali mempercayakan tampuk kepemimpinan kepada Wensesleus Manggut (Pemred Merdeka.com), sebagai Ketua Umum dan Wahyu Dhyatmika/Komang (Pemred Tempo), sebagai Sekretaris Jenderal periode 2020-2023 pada kongres kedua...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat