12:00 . Diduga Hendak Menyebrang, Seorang Pria Tenggelam di Bengawan   |   09:00 . 6 Cara Kurangi Risiko Penularan Covid Saat Liburan   |   08:00 . Sehari Damkar Evakuasi 2 Sarang Lebah dan 1 Ekor Biawak   |   07:00 . Musim Hujan, Waspadai 4 Penyakit Kulit Berikut   |   06:00 . 242 Pasien Sembuh di Jatim, Tambahan 268 Kasus Baru Covid-19   |   05:00 . Update Covid-19, 3 Orang Sembuh dan Tambahan Baru 3 Orang   |   04:00 . Tingkatkan Kedisiplinan Patuhi Prokes, Tim Satgas Terus Lakukan Operasi Yustisi   |   18:00 . Pasien Sembuh Harian di Indonesia Bertambah 4.545 Orang   |   17:00 . Hadiri Peluncuran Sifajargoro, Tamu Undangan Patuhi Prokes   |   16:00 . LaNyalla Apresiasi UMKM Kripik Singkong Bertahan Saat Pandemi   |   15:00 . Bantu Pembelajaran Siswa di Masa Pandemi, Disdik Luncurkan Sifajargoro   |   14:00 . Manjakan Lidah dengan Kuliner Tradisional Nuansa Jawa di Kampoeng 7   |   13:00 . BPA Bojonegoro Beri Informasi Asi Ekslusif Ibu-Ibu saat CFD   |   11:00 . RSUD Bojonegoro Dapat APD dari AMSI-EMCL   |   10:00 . Kembalikan Fungsi Trotoar, 29 Kursi Santai di Veteran Dipindahkan   |  
Mon, 26 October 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 03 August 2020 11:00

Tusuk Sate Masih Diminati Meski Jumlah Pembeli Menurun

Tusuk Sate Masih Diminati Meski Jumlah Pembeli Menurun

Kontributor: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Momentum Idul Adha 1441 Hijriyah tampak berbeda dari tahun sebelumnya. Dikarenakan adanya pandemi Covid-19

Dari pantauan blokBojonegoro.com meski moment Idul Adha telah usai, pedagang di pasar Kota Bojonegoro, masih menyediakan stok penjualan tusuk sate. Akan tetapi stok yang terjual berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Jika tahun lalu para penjualan menyediakan ribuan stok tusuk sate ketika moment Idul Adha tiba, kini mereka menyediakan separuh saja.

Seperti halnya, Diah, pedagang kelontong di lapak kios pasar Kota Bojonegoro, menjelaskan, tahun lalu setiap moment Idul Adha ia menyediakan sebanyak 500 tusuk sate. Saat ini ia hanya menyediakan 100 tusuk sate, meski begitu penjualan tetap diminati para pembeli.

"Penjualan masih diminati, hanya saja tahun ini menyediakan separu tusuk sate dari tahun sebelumnya," ujar Diah kepada blokBojonegoro.com.

Senada juga diungkap, Sri yati, penjual tusuk sate dan arang dipasar Kota Bojonegoro, meski berbeda dari tahun sebelumnya. Penjualan tusuk sate masih tetap diminati sekaligus untuk persediaan hanya menyediakan separu tusuk sate.

"Masih diminati juga tetapi hanya beberapa, tahun ini menyediakan ratusan tusuk sate. Kalau tahun lalu bisa ribuan," imbuhnya.

Sriyati juga berucap, untuk harga tusuk sate yang ia jual di pasaran berkisar dari Rp 2.000 hingga Rp 8.000. [liz/ito]

 

Tag : Tusuk, sate, Bojonegoro, pasar


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Thursday, 22 October 2020 16:00

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang M. Anang Febri Efendi reporter blokTuban.com resmi melepas lajang. Ikrar janji suci diucapkan Anang di akad nikah pukul 09.00 WIB hari Senin (19/10/2020) di kediaman mempelai wanita. Resespsi kedua, dilaksanakan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat