20:00 . Dara Asal Tambakrejo ini Geluti Breeding Kambing   |   19:00 . Ranitya Nurlita juga Finalis di Ajang Internasional   |   18:00 . Teguhkan Khittah, ISNU Bojonegoro Siapkan Santri Perdamaian di Era Milenial   |   17:00 . Liburan Tetap Ingat Pesan Ibu   |   16:00 . Merosot di Awal Pandemi, Omzet Para Perajin Mulai Merangkak Naik   |   14:00 . Sungai Mengkuris Meluap Terjang Pembangunan Jembatan dan Putus Saluran PDAM   |   13:00 . Libur Maulid, Pengunjung Wisata Desa Meningkat   |   12:00 . Pendemi Covid-19, Undian Berlangsung Virtual   |   11:00 . Peringati HUT, UDD PMI Akan Gelar Undian Berhadiah Bagi Pendonor   |   10:00 . Pasien Sembuh Nasional Sudah Mencapai Angka 325.793 Orang   |   09:00 . Disbudpar Persilahkan Masyarakat Berlibur ke Wisata   |   08:00 . Ayo Wisata dengan Tetap Patuh Prokes   |   07:00 . 6 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Mengencani Pria yang Lebih Muda   |   06:00 . Melirik Potensi dan Inovasi Desa Pilanggede   |   05:00 . 2 Sembuh, Positif Covid-19 di Bojonegoro Tambah 5 Orang   |  
Thu, 29 October 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 10 August 2020 10:00

Faktor Pendidikan Rendah, Picu Banyaknya Catin Ajukan Diska ke PA Bojonegoro

Faktor Pendidikan Rendah, Picu Banyaknya Catin Ajukan Diska ke PA Bojonegoro

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Angka pernikahan dini di Kabupaten Bojenegoro terbilang cukup tinggi dan cenderung naik tiap tahunnya. Pengadilan Agama (PA) Bojonegoro, mencatat hingga bulan Juli 2020, ada ratusan perkara pemohon yang mengajukan Dispensasi Kawin (Diska).

Ketua Panitera PA Bojonegoro, Solikin Jamik mengungkapkan tingginya pemohon diska itu dipicu karena faktor tingkat pendidikan Calon Pengantin (catin) itu, cukup rendah, sehingga beranggapan bahwa dengan menikah dini bisa hidup lebih nyaman. Namun bila faktor pendidikan tinggi, pastinya langkah untuk nikah dini akan difikirkan ulang

"Tingginya pernikahan dini atau pemohon diska itu juga disebabkan karena faktor ekonomi," terangnya kepada blokBojonegoro.

Pria yang disapa SJ ini menambahkan hingga bulan Juli 2020, ada 406 jumlah perkara yang dicatat oleh PA Bojonegoro, dan tingginya angka Diska juga dikarenakan adanya pemberlakuan batasan usia bagi Catin perempuan yang awalnya usia 16 tahun kini batasan usia itu minimal 19 tahun bagi catin perempuan.

"Tahun 2020 ini, angka pemohon diska naiknya cukup singnifikan, padahal 2019 lalu hanya ada 119 perkara," bebernya kepada blokBojonegoro.com.

PA memprediksi angka diska di Bojonegoro akan terus mengalami kenaikan seiring hingga bulan Juli 2020 PA sudah mencatat ratusan pemohon perkara Diska. Kenaikan perkara di PA juga tidak terjadi di perkara Diska saja, namun, diperkara perceraian, terlebih lagi, hingga saat ini masih masa pandemi berlangsung. "Rata-rata perceraian itu disebabkan diantaranya faktor ekonomi," pungkas SJ.[saf/ito]

 

Tag : Catin, diska, Bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Thursday, 22 October 2020 16:00

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang M. Anang Febri Efendi reporter blokTuban.com resmi melepas lajang. Ikrar janji suci diucapkan Anang di akad nikah pukul 09.00 WIB hari Senin (19/10/2020) di kediaman mempelai wanita. Resespsi kedua, dilaksanakan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat