13:00 . Program Pemulihan Ekonomi Nasional Sokong Pendidikan Nasional Hadapi Pandemi Covid-19   |   12:00 . Bantuan Bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Non PNS di Kemenag   |   11:00 . Kemenag Alokasikan Bantuan Pemulihan Ekonomi untuk Pendidikan Keagamaan   |   10:00 . Mayoritas Provinsi Prioritas Mengalami Penurunan Kasus Positif   |   09:00 . Dakwah Islam Indonesia: Merangkul Bukan Memukul (Munas X MUI 2020)   |   08:00 . Indonesia Berpengalaman dan Siap Distribusi Vaksin Sampai ke Pelosok   |   07:00 . Nyeri Haid Hilang Setelah Menikah, Mitos atau Fakta?   |   06:00 . Ayo Warga Jatim Jangan Lengah Lur.....   |   05:00 . 4 Pasien di Bojonegoro Sembuh, Tambahan Baru 5 Orang   |   20:00 . UPDATE Perkembangan Penanganan Covid-19 Indonesia   |   19:00 . Optimisme Pendidik di Tengah Tantangan Pandemi Covid-19   |   18:00 . Pembelajaran di Tengah Pandemi Covid, Pemkab Semangati Guru   |   17:00 . Vaksin Upaya Serius Negara Melindungi Masyarakat   |   16:00 . 36 Pelanggar Prokes di Ngasem Diberikan Sanksi Sosial   |   15:00 . Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang   |  
Fri, 27 November 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 16 August 2020 19:00

Diduga Terpeleset Usai Mandi di Bengawan Solo, Santri Ini Ditemukan Meninggal

Diduga Terpeleset Usai Mandi di Bengawan Solo, Santri Ini Ditemukan Meninggal

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Seorang Santri di salah satu Pondok Pesantren (Ponpes) di Desa Panjunan, Kecamatan Kalitidu, ditemukan meninggal karena tenggelam di sungai Bengawan Solo, Minggu (16/8/2020) siang. Diduga tenggelamnya korban akibat tepeleset usai mandi bersama temannya.

"Diketahui korban tenggelam diketahui atas nama Abid Murtadho (13) yang berasal dari Desa Mojosari Kecamatan Kalitidu," kata Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan, BPBD Bojonegoro, Eko Susanto.

Eko mengungkapkan awal mula kejadian yang menimpa korban, bermula saat korban bersama santri lainnya, mandi di Sungai Bengawan Solo jam 14.00 WIB. Namun selang 30 menit kemudian, korban bersama teman atau santri lain hendak kembali ke Ponpes, namun nahas, korban terpeleset dan terpeleset hingga jatuh kembali ke Bengawan Solo.

"Terpelesetnya korban, dikiranya bercanda dan setelah ditunggu 30 menit, korban tak kunjung kembali dan akhirnya temanya langsung mencari korban ditempat semula," terang Eko.

Lanjut Eko, setelah teman korban mencarinya hingga waktu 30 menit di lokasi, namun korban tak kunjung ditemukan, akhirnya santri/teman lain melaporkan kejadian tersebut kepengurus Ponpes dan kemudian pengurus Ponpes melaporkan kejadian itu ke BPBD Bojonegoro.

"Setelah dilakukan pencarian, akhirnya korban ditemukan sekitar jam 17.00 WIB dalam keadaan meninggal," pungkas Eko kepada blokBojonegoro.com.[saf/ito]

 

Tag : Tenggelam, bengawan, bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Thursday, 26 November 2020 15:00

    Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang

    Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang Momen bahagia kembali dirasakan Keluarga besar Blok Media Group (BMG). Personil dari Blok Multimedia (anak perusahaan BMG), M. Tholibin resmi melepas masa lajangnya setelah menyunting pujaan hatinya, Siti Muza'roah....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat