07:00 . Awas, Kurang Paparan Lingkungan Hijau Tingkatkan Risiko ADHD pada Anak   |   20:00 . Grebek Pasangan Mesum, Satpol Temukan Alat Kontrasepsi Bekas Pakai   |   19:30 . Banjir Bandang Terjang 4 Desa di Gondang   |   19:00 . TMMD Perkuat Sinergitas Personel TNI dengan Masyarakat   |   18:00 . Reses, Farida Hidayati Sampaikan Kerawanan Pinjam Online   |   17:00 . Sinergitas Pelajar Putri Nahdlatul Ulama dalam Menyiapkan Generasi Emas Indonesia 2045   |   16:00 . PC Fatayat NU Bojonegoro Ikuti Vaksinasi   |   15:00 . Wagub Emil Didampingi Bupati Anna Tinjau Lokasi TMMD di Desa Ngrancang   |   14:00 . Di Tangan Totok, Bonsai Endemik Bojonegoro Jadi Indah dan Berharga Fantatis   |   13:00 . Bupati Bojonegoro: TMMD Mampu Mempercepat Pembangunan di Daerah Terisolir   |   12:00 . Wakil Gubernur Hadiri Pembukaan TMMD di Bojonegoro   |   10:00 . Inovasi, Adaptasi, dan Kolaborasi Membangkitkan Pariwisata Indonesia   |   09:00 . Angka Kesembuhan Nasional Semakin Bertambah Mencapai 1.151.915 Orang   |   08:00 . 17 Hari Bebas COVID-19, Doni Monardo Donor Plasma Konvalesen   |   07:00 . Kaki Sulit Diangkat, Waspadai Gejala Diabetes   |  
Wed, 03 March 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Maraknya Gadis di Bawah Umur Hilang

P3A: Orang Tua Harus Perhatian dan Batasi Penggunaan Gawai Kepada Anak

blokbojonegoro.com | Wednesday, 26 August 2020 13:00

P3A: Orang Tua Harus Perhatian dan Batasi Penggunaan Gawai Kepada Anak Ilustrasi.net

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Maraknya gadis di bawah  umur pergi dan meninggalkan rumah akhir-akhir ini memang menjadi banyak perhatian bagi beberapa pihak, terlebih lagi, gadis yang meninggalkan rumah tersebut diketahui pergi bersama seorang lelaki. Oleh karenanya, P3A Bojonegoro, mengimbau kepada orangtua agar  lebih memperhatikan anaknya agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

"Maraknya hilangnya anak dibawah umur, kita himbau agar orangtua lebih perhatikan anaknya," ucap Kepala P3A Bojonegoro, Suharto.

Suharto menambahkan maraknya anak hilang dibawah umur ini juga bisa sebagai dampak pengaruh penggunaan media sosial yang berlebih dari anak tersebut dan kurangnya kontrol penggunaan gadget/gawai sehingga, peoblem penyalahgunaan ini bisa terjadi kepada anak.

Lanjut Suharto, meski berada di rumah, namun penggunaan gawai yang tidak terkontrol itu, sehingga ada peluang untuk disalahgunakan, terlebih lagi, saat ini, pembelajaran KBM secara daring menjadi salah satu faktor anak bisa mencari peluang untuk bermedia sosial secara berlebih apabila, orang tua tidak mengontrolnya.

"Di sinilah peran orang tua dalam mendampingi anak dalam belajar dan pembatasan penggunaan gawai sangat diperlukan," terang Suharto kepada blokBojonegoro.com.

Seperti diketahui, beberapa hari lalu gadis dibawah umur yang hilang atau pergi dari rumah dan tidak ada pamit ke keluarganya terjadi di Bojonegoro, beruntung gadis di bawah umur tersebut berhasil dilacak keberadaan dan akhirnya diketemukan. Ternyata hilangnya anak gadis dibawah umur tersebut diketahui bersama seorang pria dan akhirnya pria tersebut jadi tersangka dan diamankan oleh Polres Bojonegoro.[saf/ito]
   

Tag : anak, hilang, bojonegoro, p3a


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat