14:00 . Cerita Juru Parkir saat Pandemi   |   13:30 . Adaptasi Kebiasaan Baru saat Pilkada 2020   |   13:00 . Pizzalicious Tetap Stabil Selama Pandemi   |   12:00 . Musim Hujan, Berkah Ganda Warga Sekitar Hutan   |   11:00 . Sempat Sepi Omzet, Penghasilan Usaha Sablon Kini Meningkat Pesat   |   10:00 . Cegah Covid-19, Korem 082/CPYJ Edukasi dan Bagi Masker Kepada Masyarakat   |   09:00 . Rapid Antigen 48 Kepala OPD , 4 Sampel Mengarah Positif Covid-19   |   08:00 . 6 Pasien Sembuh, Ada 8 Tambahan Baru Covid-19   |   07:00 . 10 Tips Menggunakan Media Sosial Saat Melamar Pekerjaan   |   06:00 . 3M, 3T dan Vaksinasi   |   05:00 . Inilah Lima Besar Provinsi di Indonesia Kesembuhan Covid-19 Harian Tertinggi   |   22:00 . AMSI Kembali Menggelar Indonesian Digital Conference 2020   |   20:00 . Wakili Bojonegoro pada Jambore Desa Wisata, TPG Suguhkan Produk Lokal   |   19:00 . Operasi Yustisi, Hukum di Tempat Pelanggar Protokol Kesehatan   |   18:00 . Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field 'Ngopi Susu' Bareng Wartawan   |  
Sat, 05 December 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 27 August 2020 12:00

Semarakan HUT RI, Warga Sekaran Bikin 1000 Kincir Angin

Semarakan HUT RI, Warga Sekaran Bikin 1000 Kincir Angin

Kontributor: Maulina Alfiyana

blokBojonegoro.com - Kincir angin identik dengan salah satu negara Eropa yakni Belanda. Akan tetapi, kita bisa menjumpai kincir angin di salah satu wilayah di Kabupaten Bojonegoro. Tepatnya di Dusun Sanggrahan, Desa Sekaran, Kecamatan Balen.

Sebidang lahan di tepi jalan dusun disulap menjadi kebun indah dipenuhi deretan kincir angin beraneka warna yang disusun sedemikian rupa oleh warga hingga menghasilkan pemandangan apik serta suara yang unik.

Kincir angin tersebut juga dilengkapi dengan penyangga kayu bambu cukup kuat yang mampu menahan goyangan angin yang berhembus memainkan baling-balingnya.

Kepala Desa Sekaran, Kunafah menjelaskan, bukan hanya keindahan alam yang dipertontonkan di desa yang berdekatan dengan Bengawan Solo ini, tapi juga kreativitas warganya dalam menciptakan atraksi wisata buatan, seperti kincir angin yang telah dibuat.

"Total ada 1000 kincir angin yang kami buat dengan beraneka warna," ujar Kunafah, Kamis (27/8/2020).

Dilajutkan, kincir angin ini sengaja dibuat guna menyemarakan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT-RI) yang ke-75. Selain itu, 1000 kincir air yang telah selesai digarap ini nantinya dapat menjadi icon sekaligus objek wisata Desa Sekaran ke depan.

"Diharapkan ini dapat menjadi icon utama sekaligus objek wisata berswafoto uggulan dari Desa Sekaran yang dapat dikenal masyarakat luas," harapnya. [lin/col]

Tag : Kincir angin, kemarau


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Sunday, 29 November 2020 00:00

    Selamat Jalan Mas Safuan

    Selamat Jalan Mas Safuan Innalillahi wainna ilaihi roojiuun. Reporter blokBojonegoro.com, Mochamad Safuan meninggal dunia, Sabtu (28/11/2020) petang....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat