19:00 . Sarasehan Ansor, Pemimpin Bojonegoro Harus Harmonis Hadapi Pandemi   |   18:00 . BNI Cabang Bojonegoro Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir   |   17:00 . Bersinergi, CEC Berupaya Meningkatkan Penjualan Produk Melalui Online Marketing   |   16:00 . Harga Bawang Merah Kini Mengalami Penurunan   |   15:00 . Pemerintah Maksimalkan Penanganan Covid-19, Masyarakat Dihimbau Tetap Tenang   |   14:00 . Begini Strategi Menyiapkan Fasilitas Kesehatan Khusus Covid-19   |   13:00 . Banjir Mulai Surut, Warga Sibuk Bersihkan Rumah   |   12:00 . Pemdes Kalianyar Bagikan Bantuan Kepada Warga Terdampak Banjir   |   11:00 . Awal Tahun Harga Telur Ayam Turun   |   10:00 . Pasien Sembuh Covid-19 di Indonesia Bertambah Menjadi 781.147   |   09:00 . Akhir Pekan Harga Logam Mulia Turun Rp5.000 per Gram   |   08:00 . Bantu Pasien Covid-19, Polres Screening Pendonor Plasma Konvalesen   |   07:00 . Orangtua, Yuk Kenali Gaya Belajar Anak!   |   06:00 . Ayo Dukung Gerakan Nasional Donor Plasma Konvalesen   |   05:00 . 23 Orang Sembuh, 27 Kasus Baru di Bojonegoro, 1 Meninggal   |  
Sun, 24 January 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Jembatan Luwihaji - Medalem

2 Bulan, Progress Jembatan LuMe Capai 32%

blokbojonegoro.com | Wednesday, 02 September 2020 09:00

2 Bulan, Progress Jembatan LuMe Capai 32%

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com – Kontraktor yang mengerjakan proyek Jembatan LuMe (Luwihaji-Medalem) yang berada di Desa Luwihaji, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur dan Desa Medalem, Kecamatan Keradenan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, terus berpacu dengan waktu.

Hingga akhir Agustus 2020, atau dua bulan setelah peletakan batu pertama 1 Juli 2020, progress pengerjaan telah mencapai 32%. Yakni untuk sisi Bojonegoro dan Blora yang dikerjakan bersama-sama.

“Saat ini proses pembesian dan pengecoran struktur, mulai abutment, pilar, underpass, TPT dan akses jalan,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bojonegoro, Retno Wulandari, kepada blokBojonegoro.com.

Retno menambahkan, pihaknya terus memantau pekerjaan di lapangan agar sesuai dengan waktu maupun perencanaannya. Sebab, dua sisi langsung dikerjakan.

“Mengingat kondisi alam yang dinamis dan lokasi berada di sungai Bengawan Solo, untuk antisipasi fluktuasi air, pekerjaan struktur bawah perlu dilakukan percepatan,” jelasnya. 

Walaupun begitu, kontraktor harus tetap memperhatikan metode pelaksanaan, kuantitas dan kualitasnya. [ito/mu]

Tag : Jalan, Jembatan, pembangunan


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat