15:00 . Musim Hujan, Berkah Ganda Warga Sekitar Hutan   |   14:00 . Cerita Juru Parkir saat Pandemi   |   13:30 . Adaptasi Kebiasaan Baru saat Pilkada 2020   |   13:00 . Pizzalicious Tetap Stabil Selama Pandemi   |   12:00 . Prokes, Disbudpar Gelar Travel Dialog di Pacitan   |   11:00 . Sempat Sepi Omzet, Penghasilan Usaha Sablon Kini Meningkat Pesat   |   10:00 . Cegah Covid-19, Korem 082/CPYJ Edukasi dan Bagi Masker Kepada Masyarakat   |   09:00 . Rapid Antigen 48 Kepala OPD , 4 Sampel Mengarah Positif Covid-19   |   08:00 . 6 Pasien Sembuh, Ada 8 Tambahan Baru Covid-19   |   07:00 . 10 Tips Menggunakan Media Sosial Saat Melamar Pekerjaan   |   06:00 . 3M, 3T dan Vaksinasi   |   05:00 . Inilah Lima Besar Provinsi di Indonesia Kesembuhan Covid-19 Harian Tertinggi   |   22:00 . AMSI Kembali Menggelar Indonesian Digital Conference 2020   |   20:00 . Wakili Bojonegoro pada Jambore Desa Wisata, TPG Suguhkan Produk Lokal   |   19:00 . Operasi Yustisi, Hukum di Tempat Pelanggar Protokol Kesehatan   |  
Sat, 05 December 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 06 September 2020 16:00

Pasar Sor Greng, Dongkrak Sektor Ekonomi Lewat Bantaran Bengawan Solo

Pasar Sor Greng, Dongkrak Sektor Ekonomi Lewat Bantaran Bengawan Solo

Penulis : Yudi Kuswanto

blokBojonegoro.com – Tumbuhkan geliat ekonomi warga memang dapat berasal dari mana pun, baik dalam pemanfaatan arus informasi melalui internet maupun pemaksimalan sumber daya alam yang kemudian didukung sumber daya manusia dari masyarakat.

Pasar Sor Greng bisa menjadi salah satu contoh kreativitas masyarakat di kabupaten Bojonegoro. Di bawah rindangnya “greng” atau bambu, pengunjung disajikan dengan hawa sejuk nan rindang, tak hanya itu bentang Bengawan Solo juga mampu menambah keelokannya.

Keberhasilan Pasar Sor Greng sebagai salah satu pilihan destinasi wisata saat ini tak bisa dilepaskan dari ide-ide segar, Budi Kurniawan, selaku ketua Paguyuban Pasar Sor Greng. Ia mengatakan bahwa setiap pedagang yang berjualan di tempat lokasi wisata kuliner Sor Greng memang dikhususkan bagi warga yang bermukim di sepanjang Bengawan wilayah tersebut sebagai wujud pemberdayaan di sektor ekonomi.

“Harus masyarakat sini tapi kalau untuk orang luar belum bisa. Kita emang tujuannya untuk masyarakat sini” tukas Budi.

Selaras dengan tujuan yang ingin coba diwujudkan Budi, Hamidah Rahwati atau biasa dipanggil dengan sapaan Bu Ida, penjual nasi buwuhan mengatakan, semenjak adanya Pasar Sor Greng yang sudah ada kurang lebih 1,5 tahun ini telah membawa peningkatan perekonomian.

Perempuan yang sehari-harinya berjualan gorengan di sebelah barat Pasar Bojonegoro itu mengaku, bahwa hampir selalu dagangannya habis, jikapun tidak maka hanya sisa sedikit. Biasanya Ida dengan nasi buwuhan yang tersisa, ia memberikan kepada warga sekitar.

“Kalau jualan ibu Rp.300.000 yang tinggi ini ya, karena penjualan sedang sepi-sepinya Rp.300.000 dapat Rp.600.000 – Rp.700.000,” imbuhnya. [ito]

*Penulis adalah Mahasiswa Universitas Trunojoyo yang magang di blokBojonegoro.com

Tag : Pasar, sor, greng, bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Sunday, 29 November 2020 00:00

    Selamat Jalan Mas Safuan

    Selamat Jalan Mas Safuan Innalillahi wainna ilaihi roojiuun. Reporter blokBojonegoro.com, Mochamad Safuan meninggal dunia, Sabtu (28/11/2020) petang....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat