06:00 . Ayo Dukung Gerakan Nasional Donor Plasma Konvalesen   |   22:00 . Apa Itu Terapi Plasma Konvalesen ?   |   21:00 . Taman Gajah Bolong Diresmikan   |   20:00 . Perbaiki Peta Zonasi Risiko, dengan Disiplin Jalankan PPKM   |   19:00 . Lembaga Eijkman Tidak Temukan Varian Baru Virus Covid-19   |   18:00 . Monitoring dan Evaluasi Menjadi Dasar Perpanjangan PPKM   |   17:00 . Hujan Terus, Tanah di Desa Semanding Longsor   |   16:00 . Disuntik Vaksin, Arumi Pegang Erat Tangan Wagub Emil Dardak   |   15:00 . Diresmikan, Taman Gajah Bolong Tawarkan Fasilitas Menarik untuk Refreshing   |   14:00 . Relawan Nasi Bagikan Nasi untuk Korban Banjir   |   13:00 . Banjir Belum Surut, Pintu Air Dibuka   |   12:00 . Desa Kalianyar Masih Tergenang Banjir   |   11:00 . Dua Hari Banjir di TPK Bojonegoro Belum Surut   |   10:00 . Diresmikan Bupati, Taman Gajah Bolong Sebagai Tempat Berlibur dan Penghasil Oksigen   |   09:00 . Pasien Sembuh Covid-19 di Indonesia Sudah Mencapai 772.790   |  
Sat, 23 January 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Bupati: Peran Pengelola Air Waduk Pacal Sangat Penting untuk Produksi Pertanian

blokbojonegoro.com | Monday, 07 September 2020 16:00

Bupati: Peran Pengelola Air Waduk Pacal Sangat Penting untuk Produksi Pertanian

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Guna memberikan pemahaman kepada para petani pemakai air di musim kemarau ini, Pemkab Bojonegoro bersama BBWS Bengawan Solo serta pengurus pengelola air, memberikan Bimbingan tekhnis kepada HIPPA (Himpunan Petani Pemakai Air) GHIPPA (Gabungan Himpunan Petani Pemakai Air ) dan IHIPPA (Induk Himpunan Petani Pemakai Air). Kegiatan tersebut digelar di Desa Ngampal, Kecamatan Sumberrejo, Senin (7/9/2020).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Bojonegoro, Kepala PU SDA Bojonegoro, BBWS Bengawan Solo, serta Pengurus dan anggota HIPPA/GHIPPA/IHIPPA daerah irigasi Pacal Kanan serta Forkopimca Sumberrejo.

"Bimtek ke pengurus Pengurus dan anggota HIPPA/GHIPPA/IHIPPA daerah irigasi Pacal Kanan ini sebagai bentuk komitmen menumbuhkan produksi hasil produksi pertanian disekitar wilayah setempat," ungkap Kepala PU Sumber Daya Air (SDA) Bojonegoro, Tedjo Soekmono.

Pria yang disapa Tedjo ini menjelaskan daerah irigasi waduk Pacal sendiri memang terbagi menjadi 2 bagian yaitu daerah irigasi Pacal Kiri seluas 1965 ha dan daerah irigasi Pacal Kanan 14659 ha, bahkan Waduk Pacal sendiri merupakan waduk yang bersifat musiman atau tadah hujan.

"Maka dari itu, pengelolaan air di daerah tersebut perlu diatur dan terpola agar pendistribusian air bisa secara baik dan merata ke setiap lahan petani," terang pria yang pernah menjabat Kepala Disdukcapil Bojonegoro.

Di sisi lain, Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah memberikan arahan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, memang menyiapkan sumberdaya air untuk pertanian agar nantinya, pertaniandi Bojonegoro bisa berjalan dengan baik dan bisa lebih produktif.

Oleh karenanya, untuk mendukung itu zemua diharapkan peran aktif dari HIPPA/GHIPPA/IHIPPA dirasa penting, agar nantinya, membagi air dengan baik dan memberikan laporan yang sesuai agar kebutuhan air secara baik.

"Dengan pembagian air secara merata bisa hasil pertanian di Bojonegoro bisa maksimal produksinya," [saf/]

Tag : hippa, bojonegoro, pertanian


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat