17:00 . Bersinergi, CEC Berupaya Meningkatkan Penjualan Produk Melalui Online Marketing   |   12:00 . Pemdes Kalianyar Bagikan Bantuan Kepada Warga Terdampak Banjir   |   10:00 . Awal Tahun Harga Telur Ayam Turun   |   09:00 . Akhir Pekan Harga Logam Mulia Turun Rp5.000 per Gram   |   08:00 . Bantu Pasien Covid-19, Polres Screening Pendonor Plasma Konvalesen   |   07:00 . Orangtua, Yuk Kenali Gaya Belajar Anak!   |   06:00 . Ayo Dukung Gerakan Nasional Donor Plasma Konvalesen   |   22:00 . Apa Itu Terapi Plasma Konvalesen ?   |   21:00 . Taman Gajah Bolong Diresmikan   |   20:00 . Perbaiki Peta Zonasi Risiko, dengan Disiplin Jalankan PPKM   |   19:00 . Lembaga Eijkman Tidak Temukan Varian Baru Virus Covid-19   |   18:00 . Monitoring dan Evaluasi Menjadi Dasar Perpanjangan PPKM   |   17:00 . Hujan Terus, Tanah di Desa Semanding Longsor   |   16:00 . Disuntik Vaksin, Arumi Pegang Erat Tangan Wagub Emil Dardak   |   15:00 . Diresmikan, Taman Gajah Bolong Tawarkan Fasilitas Menarik untuk Refreshing   |  
Sat, 23 January 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

10 Tips Makan Sehat Saat Bekerja dari Rumah

blokbojonegoro.com | Tuesday, 08 September 2020 07:00

10 Tips Makan Sehat Saat Bekerja dari Rumah

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Menjaga nutrisi tetap terkendali bisa jadi hal yang sulit ketika rumah kini juga menjadi kantor. Kita merasa nyaman dan tersedia banyak makanan. Dan tidak seperti di kantor, kita bebas makan camilan sepanjang hari dan lemari es adalah milik kita sendiri.

Ketika menyiapkan diri melakukan rapat secara virtual seringkali kita juga mengambil aneka camilan untuk diasup. Atau untuk mengusir rasa kantuk dan bosan, setiap sore kita memesan panganan enak.

Tetapi kebiasaan ini dapat merusak lingkar pinggang, menyabotase upaya penurunan berat badan dan menghentikan produktivitas.

Ahli diet terdaftar Anna Taylor membahas strategi dan trik untuk makan sehat saat bekerja dari rumah agar kesehatan tetap terjaga.

1. Jangan bekerja di dekat dapur

Cobalah untuk menyiapkan meja kerja di area yang tidak dekat dengan dapur. Kita mungkin tergoda untuk berjalan dan memeriksa lemari es untuk kesekian kalinya jika lemari es tersebut terjangkau dengan tempat bekerja.

Putuskan bahwa satu-satunya waktu berada di dapur adalah saat bersiap-siap untuk merencanakan camilan atau makanan.

Jika ini sulit diikuti, gantung tanda di lemari es dan pantry untuk mengingatkan bahwa dapur tutup sampai jadwal makan atau kudapan berikutnya.

2. Rencanakan waktu makan dan camilan

Sama seperti menjadwalkan dan merencanakan kegiatan harian seperti kapan harus bangun, berolahraga dan mandi, tentukan kapan kamu akan makan.

Jika kamu suka makan siang sekitar tengah hari atau ngemil sore, rencanakan untuk itu.

Perlakukan jam makan dan jam ngemil seperti di kantor.

3. Pastikan makan secara teratur

Setelah mulai bekerja, mungkin sulit untuk beristirahat dan makan dengan tenang. Tetapi penting untuk mengetahui tanda-tanda kamu mulai merasa lapar dan sadari bahwa tidak makan dapat memengaruhi kewaspadaan dan produktivitas.

Makan teratur akan menyelamatkan kita dari kekacauan besar makan terlalu larut yang akan menimbun lemak. Jika perlu, setel alarm di ponsel untuk mengingatkan jam makan agar kamu bisa ambil ancang-ancang untuk berhenti bekerja sejenak dan makan sesuatu.

4. Persiapkan makanan

Jika kamu termasuk orang yang impulsif, siapkan akan makan apa siang nanti sebelum mulai membuka laptop untuk bekerja.

Cobalah untuk menyiapkan makan siang terlebih dahulu, seperti yang kamu lakukan pada hari-hari biasa kamu pergi ke kantor untuk bekerja. Pilih resep yang praktis tapi bernutrisi. Jangan lupa sepiring buah untuk camilan.

5. Fokus pada makanan asli, bukan olahan

Makanan seimbang dan bergizi membuat kita lebih produktif. Itu membuat kita kenyang lebih lama dan membantu kita agar tetap fokus.

Fokus pada protein, serat, lemak sehat, buah-buahan dan sayuran. Merencanakan menu jauh-jauh hari akan memudahkan kita untuk tidak memikirkan apa pun yang tampak paling lezat dan tercepat saat itu, namun tidak sehat.

6. Minum cukup air

Dehidrasi dapat menyebabkan sakit kepala dan kelelahan, yang keduanya tidak baik untuk produktivitas. Jangan hilangkan kebiasaan menyiapkan air minum di meja kerja seperti halnya saat di kantor.

7. Hati-hati dengan terlalu banyak kafein

Bekerja di rumah memungkinkan kamu meminum puluhan cangkir kopi, tetapi berhati-hatilah dengan kafein.
Terlalu banyak kafein diketahui dapat menyebabkan sakit kepala, kecemasan, masalah pencernaan, dan bahkan kelelahan yang tentu tidak baik untuk kamu yang harus bekerja.

Usahakan tidak lebih dari dua cangkir kopi per hari untuk menghindari perasaan gelisah dan hindari krim beraroma dan tambahan kalori tinggi lainnya.

8. Batasi jajan junk food

Jangan menyimpan makanan junk food atau makanan siap saji di lemari es atau dapur. Makanan ini memang praktis namun efeknya tidak baik bagi kesehatan.

Usahakan sebisa mungkin untuk menjauhkan junk food dari rumah, terutama makanan yang dapat memicu untuk makan berlebihan.

9. Makan tepat waktu

Kamu mungkin tergoda untuk terus bekerja selama istirahat makan siang karena tak ada rekan kerja yang mengajakmu ke kantin seperti baisanya. Tapi jangan lakukan itu, gangguan saat makan dapat menyebabkan makan berlebihan dan penurunan rasa kenyang serta kepuasan dari makanan.

Sebaliknya, istirahatlah dari pekerjaan untuk duduk di meja untuk menikmati makan siang dan bersantai selama beberapa menit. Kita dapat menikmati makanan dan membuat semangat pulih lagi.

10. Atur porsi camilan dan makanan

Jangan pernah mengeluarkan camilan dari wadah aslinya, karena akan jauh lebih sulit untuk mengontrol porsi dengan cara itu.

Periksa ukuran porsi pada wadah jika kamu membutuhkan panduan tambahan.

Untuk makanan, cobalah metode piring sehat yakni dengan mengisi piring berberdiamter 22 cm dengan sayuran non-tepung, seperempat piring dengan protein tanpa lemak yang bisa didapat dari unggas, makanan laut, kacang-kacangan, telur, tahu, keju atau yogurt dan seperempat piring dengan karbohidrat tinggi serat.

*Sumber: kompas.com

Tag : pendidikan, kesehatan


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat