16:00 . Hujan Disertai Angin Kencang, Tiga Pohon Tumbang ke Jalan   |   15:00 . BMG Sabet Juara 2 Kategori AJP   |   14:00 . Pameran Virtual Bulan Desember, dari 30 Perupa untuk Indonesia   |   13:00 . Zahrotul Aini Peraih IPK Tertinggi yang Hobi Main Game   |   11:00 . Covid-19 Berbahaya, Pencegahan denan Vaksin dan 3M   |   10:00 . Kasus Aktif Covid-19 Indonesia Lebih Baik dari Rata-Rata Dunia   |   09:00 . Pasien Sembuh Covid-19 di Indonesia Sudah Mencapai 458.880 Orang   |   08:00 . Warga Dusun Terpencil Boti Puji Kinerja Bupati Anna   |   07:00 . Mengapa Stres Membuat Kita Rentan Jatuh Sakit?   |   06:00 . 397 Pasien di Jatim Sembuh, Kasus Baru Tambah 460 Orang   |   05:00 . 5 Pasien di Bojonegoro Sembuh, Kasus Baru Bertambah 5 Orang   |   23:00 . Seleksi Bojonegoro FC, Dikerucutkan Jadi 30 Pemain   |   22:00 . Era Industri, Pemkab Optimalkan Peran Pemuda dalam Pembangunan Daerah   |   21:00 . BPBD Bojonegoro Minta Warga Waspadai Fenomena La Nina   |   20:30 . KPC PEN Gelar Webinar Kolaborasi dengan Pemkab Bahas Vaksin Covid-19   |  
Thu, 03 December 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 09 September 2020 19:00

Polemik Forkomas-Baja dengan Rekind

Tak Dihadiri Forkomas-Baja, Mediasi Tak Membuahkan Hasil

Tak Dihadiri Forkomas-Baja, Mediasi Tak Membuahkan Hasil

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro mencoba memfasilitasi polemik Forum Komunikasi Masyarakat Banyuurip-Jambaran (Forkomas Baja) dengan Rekind. Namun pertemuan tidak membuahkan hasil, karena Forkomas-Baja tidak menghadiri pertemuan tersebut.

Rapat mediasi di ruang DPRD Kabupaten Bojonegoro, Rabu (9/9/2020), dipimpin Wakil Ketua DPRD, Sukur Priyanto bersama Ketua, Imam Solihin dan Wakil Ketua, Mitro'atin. Tentunya ada pula pihak PT Rekind dan juga Pertamina EP Cepu (PEPC).

Sukur Priyanto menuturkan, hari ini sengaja mengundang pihak Rekind, PEPC dan Forpomas-Baja, karena Forkomas-Baja beberapa waktu sempat mengirim surat kepada pihak dewan. 

"Harapan kami bisa menyelesaikan, memfasilitasi kepada mereka agar tidak terjadi persoalan. Apa yang dituduhkan pihak Forpomas-Baja terkait pemberitaan surat tersebut kami bisa menjawab," tuturnya.

Politisi Partai Demokrat juga menyesalkan, kenapa Forpomas-Baja tidak datang. "Kalau mereka Forpomas-Baja mengatasnamakan masyarakat itu mestinya bisa datang ke DPRD. Sehingga bisa menjelaskan sebenarnya yang terjadi. Tapi tidak ada yang hadir, katanya ada kesibukan masing-masing, ada yang masih mengajar dan mereka saling melempar," ujar pria yang juga Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bojonegoro.

Sementara itu, Manajer Site RJJ PT Rekind, Zainal Arifin mengaku sudah melakukan apa yang direkomendasikan pihak Forpomas-Baja.

"Kalau ada pembayaran terlambat 3 bulan kami rasa wajar. Kalau proyek sebelumnya sampai setahun dua tahun, bayangkan kami tidak ada itu. Kalau terbayar itu mengikuti progres ya, tergantung dari jatuh temponya kapan," paparnya usai pertemuan.

Disinggung terkait hasil mediasi, pihaknya mengembalikan ke DPRD dan mengapresiasi langkah mediasi yang dilaksanakan. Mediasi dilakukan sebagai bentuk upaya klarifikasi kepada Forkomas-Baja.

"Harapan kami seharusnya tadi datang supaya kami bisa menjelaskan, masih puas atau tidaknya kan masih bisa kita serahkan kembali. Kami tidak akan deliver data kalau tidak di forum resmi. Kami tidak akan memberikan data jika tidak diforum resmi," ungkapnya.

Sementara itu Ketua Fokomas-Baja, Sumber Purnomo mengakui ketidak hadirannya. Pihaknya berterima kasih kepada pihak DPRD atas undangan   tertanggal 2 September 2020 yang agenda utamanya adalah mediasi PT.Rekind dan Forkomas-Baja.

Menurutnya, undangan tersebut baru diterima Forkomas-Baja lewat Whatsap pada tanggal 8 September 2020 pukul 21.00 WIB. "Kamj berterima kasih karena telah diundang oleh DPRD Bojonegoro, walapaun sampai tanggal 9 September 2020 pagi masih belum menerima undangan resmi fisiknya," ujarnya.

Terkait dengan undangan tersebut, Forkomas-Baja mengambil keputusan tidak menghadiri undangan dengan alasan permasalahan yang ada di Project JTB Bojonegoro, telah disampaikan ke DPR RI tanggal 19 Agustus 2020. Dan hingga saat ini, Laporan yang disampaikan ke DPR RI masih berjalan dengan pelibatan kementerian terkait.

Ditambahkan, selain itu arena proses masih berjalan di lembaga yang Lebih tinggi kedudukannya, maka sebagai warga Negara yang baik sudah seharusnya menghormati proses tersebut. "Forkomas-Baja akan hadir jika yang diundang dalam mediasi adalah jajaran pimpinan PT.Rekind pusat, SKK Migas dan Pimpinan PEPC," pungkasnya. [zid/lis]

Tag : Mediasi, dprd


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Sunday, 29 November 2020 00:00

    Selamat Jalan Mas Safuan

    Selamat Jalan Mas Safuan Innalillahi wainna ilaihi roojiuun. Reporter blokBojonegoro.com, Mochamad Safuan meninggal dunia, Sabtu (28/11/2020) petang....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat