16:00 . Vaksin Sinovac Didistribusikan ke 48 Faskes   |   15:00 . Sempat Naik, Harga Telur Ayam Turun   |   14:00 . Vaksinasi Covid-19 di Bojonegoro Dimulai   |   13:00 . Ansor Sekar Bedah Rumah Korban Banjir Bandang   |   11:00 . Pertama Divaksin Sinovac, Begini Kata Bupati Bojonegoro   |   10:00 . Lolos Screening, Bupati bersama Pejabat yang Ada di Bojonegoro Awali Vaksinasi   |   09:00 . PMII Unugiri Galang Dana Bantu Korban Bencana Alam   |   08:00 . Januari 2021, Kantor Pos Selesai Cairkan BST   |   07:00 . Ketahui 5 Manfaat Sinar Matahari Pagi untuk Bayi   |   06:00 . Presiden Jokowi Terima Dosis Kedua Vaksin Covid-19   |   23:00 . Gejala Covid-19 Ini Sering Tak Disadari   |   22:00 . Persiapan Donor Plasma di Bojonegoro   |   21:00 . Mahasiswa IKIP Bojonegoro Ciptakan Aplikasi Android untuk Media Pembelajaran   |   20:00 . BPJS Kesehatan Gelar Media Gathering Bersama Awak Media   |   18:00 . Jabat Sebagai Rektor UNUGIRI, Gus Arif Prioritaskan Konsolidasi Internal   |  
Thu, 28 January 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Pengelola UMKM dan Koperasi Berlatih Manfaatkan Bahan Alami

blokbojonegoro.com | Friday, 11 September 2020 18:00

Pengelola UMKM dan Koperasi Berlatih Manfaatkan Bahan Alami

Kontributor: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan koperasi merupakan langkah yang strategis dalam meningkatkan sekaligus memperkuat dasar kehidupan perekonomian Indonesia. 

Khususnya melalui penyediaan lapangan kerja dan mengurangi kesenjangan pada tingkat kemiskinan. Terlebih di tengah Pandemi ini, koperasi dan UMKM tengah menghadapi tantangan sehingga butuh keahlian untuk bertahan agar tak gulung tikar.

Karena itu, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Bojonegoro menggelar kegiatan yang berlangsung selama 3 hari, dimulai hari Rabu hingga Kamis, (09-11/09/2020) di Desa Tikusan, Kecamatan Kapas, Bojonegoro.

Dalam kegiatan ini, Koperasi, UMKM dan Usaha Mikro diberikan wawasan dan pelatihan agar tidak hanya menjual bahan baku namun lebih pada menjual produk jadi melalui pemanfaatan tanaman lokal yang bisa dijumpai di sekitar pekarangan rumah.

"Dengan menjadikan konsep kemandirian bahan baku bisa diterapkan, sebab bahan baku tidak perlu beli sehingga peningkatan laba menjadi signifikan," ungkap Adib Nurdiyanto, sebagai trainer pemanfaatan bahan baku alam. 

Adapun tiga tanaman lokal yang di gunakan pada pelatihan ini di antaranya, bunga telang, jeruk nipis dan daun sirih. Sebab tanaman tersebut sangat mudah dibudidaya karena memiliki usia tanam yang relatif panjang, berkhasiat dan memiliki potensi penjualan yang baik. 

"Pengolahan tanaman ini menjadi produk jadi berupa minuman herbal ternyata sangat praktis dan tidak memerlukan waktu lama," ucap Adib. 

Pihaknya juga berharap, melalui pemanfaatan tanaman lokal dan menyatakan bahwa dengan konsep kemandirian bahan baku. Maka pelaku usaha bisa memiliki keuntungan hingga 100% per penjualan satu produknya. [liz/lis]

Tag : Umkm, tanaman, lokal


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat