21:00 . Pelaksanaan PTM Terbatas SMA-SMK di Bojonegoro Dinilai Lancar   |   20:00 . Tiga Pilar di Bojonegoro Terus Optimalkan 3T Saat Pandemi Covid-19   |   19:00 . Tiga Pekerja Migran Bojonegoro Dipulangkan Usai Karantina di Surabaya   |   18:00 . Rental Novel dan Komik Ini Masih Bertahan di Tengah Digitalisasi   |   17:00 . Telat Cutting, Ruas Kumpulrejo-Bendo Bentuk Pola Retak   |   16:00 . Kupas Tuntas Cara Berlaboratorium yang Baik Bersama Prodi Farmasi UNU Sunan Giri Bojonegoro   |   15:00 . Targetkan Rampung November, Proyek Jargas di Bojonegoro Capai 70 Persen   |   14:00 . Tahap Akhir Pengerjaan, Bendungan Gongseng Mulai Dilakukan Pengisian Awal   |   13:00 . Konferwil IPNU Jatim di Bojonegoro Usung Tema Akselerasi Pelajar   |   07:00 . Benarkah Berjalan 10.000 Langkah Bisa Menurunkan Berat Badan? Begini Faktanya   |   18:00 . Petani Toge Desa Talok, Omzet Jutaan, Ciptakan Lapangan Kerja Bagi   |   17:00 . Mapping dan Konseling Anggota Polres Bojonegoro di Masa Pandemi Covid-19   |   16:00 . 2 Bulan, Ada 9 Peristiwa Kebakaran Akibat Ulah Orang Tak Bertanggung Jawab    |   15:00 . Catat...! Ini Jadwal Tes SKD CASN di Bojonegoro   |   14:00 . 10 Karya Terbaik Akan Mendapatkan Piagam Penghargaan   |  
Thu, 23 September 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

AMSI Desak Polisi Usut Doxing Atas Jurnalis Liputan6com

blokbojonegoro.com | Saturday, 12 September 2020 19:00

AMSI Desak Polisi Usut Doxing Atas Jurnalis Liputan6com

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) mendesak Kepolisian Republik Indonesia segera mengusut tindakan teror melalui doxing yang dialami jurnalis Liputan6com, Cakrayuni Nuralam. Doxing adalah pelacakan dan pembongkaran identitas seseorang, lalu menyebarkannya ke media sosial untuk tujuan negatif.

Tindakan doxing tersebut bisa dikategorikan sebagai bentuk intimidasi dan upaya menghalang-halangi jurnalis menjalankan pekerjaannya. Tindakan menghalang-halangi jurnalis dalam menjalankan profesinya bisa dijerat dengan pasal 18 Undang-undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers, yang memuat ketentuan bahwa setiap orang yang dengan sengaja menghambat atau menghalangi kemerdekaan pers dapat dipidana dengan ancaman paling lama dua tahun penjara atau denda paling banyak Rp 500 juta.

Cakrayuni mengalami doxing secara masif sejak 11 September 2020. Para pelaku doxing mempublikasikan data pribadi korban seperti foto, alamat rumah, nomor telepon, hingga identitas keluarga. Para pelaku juga membuat narasi yang mengajak orang untuk melakukan tindak kekerasan terhadap korban. Sejak saat itu, akun media sosial korban diserang oleh berbagai macam komentar yang mengintimidasi. Rumah korban juga mulai dipantau oleh beberapa orang yang tidak dikenal.

Teror ini bermula saat Cakrayuni menulis sebuah artikel di kanal Cek Fakta Liputan6com tentang verifikasi klaim yang menyebut politikus PDI Perjuangan, Arteria Dahlan, adalah cucu dari pendiri Partai Komunis Indonesia (PKI) di Sumatera Barat, Bachtaroeddin.

Artikel tersebut terbit pada 10 September 2020 dengan link: https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/4352565/cek-fakta-tidak-benar-anggota-dpr-dari-fraksi-pdi-perjuangan-cucu-pendiri-pki-di-sumbar

Keesokan harinya, sekitar pukul 18.20 WIB, akun Instagram @d34th.5kull mengunggah foto korban dengan narasi yang mengintimidasi. Disusul kemudian oleh akun Instagram cyb3rw0lff_, cyb3rw0lff99.tm, _j4ck5on, dan __bit_chyd__. Malamnya, sekitar pukul 21.03 WIB, akun @d34th.5kull mengunggah sebuah video provokatif dengan narasi teror pada Cakrayuni yang disebarkan akun i.b.a.n.e.m.a.r.k.o.b.a.n.e dan bit__chyd_.

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut menegaskan, AMSI mengecam keras teror dan intimidasi terhadap jurnalis melalui doxing ini. "Jika ada pihak yang berkeberatan dengan isi artikel yang dibuat jurnalis, hendaknya menempuh mekanisme yang telah diatur oleh Undang-undang, yakni melalui hak jawab atau mengadukan ke Dewan Pers," tegasnya.

Karena itulah, AMSI menuntut polisi bergerak cepat mengusut kasus ini. AMSI mendukung tindakan manajemen Liputan6com untuk melaporkan peristiwa teror ini ke aparatur penegak hukum.

AMSI juga meminta perusahaan pengelola platform media sosial untuk meningkatkan pengawasannya atas konten berbahaya seperti teror dan doxing semacam ini. "Pelanggaran hukum semacam itu tak pantas diberi ruang di media sosial. Pengelola perusahaan media sosial harus aktif menghapus posting-posting teror, intimidatif, dan hasutan untuk berbuat kekerasan seperti itu," kata Wenseslaus Manggut.

 

Tag : Doxxing, media, wartawan, Dewan, pers



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 30 August 2021 20:00

    HMP PIAUD Unugiri Dukung Pemenuhan Hak Anak Usia Dini

    HMP PIAUD Unugiri Dukung Pemenuhan Hak Anak Usia Dini Semarak HUT RI ke-76 masih menyelimuti jiwa-jiwa pendidik millenial. Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (HMP PIAUD) UNU Sunan Giri (Unugiri) turut meramaikan bulan kemerdekaan tersebut dengan...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Monday, 02 August 2021 08:00

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB Perkembangan blokMedia Group (blokBojonegoro media dan blokTuban media) semakin pesat dengan pembaca yang terus meningkat untuk wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Hal itu membuat manajemen melakukan pembenahan, termasuk menambah jumlah reporter...

    read more