20:00 . Grebek Pasangan Mesum, Satpol Temukan Alat Kontrasepsi Bekas Pakai   |   19:30 . Banjir Bandang Terjang 4 Desa di Gondang   |   19:00 . TMMD Perkuat Sinergitas Personel TNI dengan Masyarakat   |   18:00 . Reses, Farida Hidayati Sampaikan Kerawanan Pinjam Online   |   17:00 . Sinergitas Pelajar Putri Nahdlatul Ulama dalam Menyiapkan Generasi Emas Indonesia 2045   |   16:00 . PC Fatayat NU Bojonegoro Ikuti Vaksinasi   |   15:00 . Wagub Emil Didampingi Bupati Anna Tinjau Lokasi TMMD di Desa Ngrancang   |   14:00 . Di Tangan Totok, Bonsai Endemik Bojonegoro Jadi Indah dan Berharga Fantatis   |   13:00 . Bupati Bojonegoro: TMMD Mampu Mempercepat Pembangunan di Daerah Terisolir   |   12:00 . Wakil Gubernur Hadiri Pembukaan TMMD di Bojonegoro   |   10:00 . Inovasi, Adaptasi, dan Kolaborasi Membangkitkan Pariwisata Indonesia   |   09:00 . Angka Kesembuhan Nasional Semakin Bertambah Mencapai 1.151.915 Orang   |   08:00 . 17 Hari Bebas COVID-19, Doni Monardo Donor Plasma Konvalesen   |   07:00 . Kaki Sulit Diangkat, Waspadai Gejala Diabetes   |   06:00 . 457 Pasien di Jatim Sembuh, Kasus Baru Bertambah 341 Orang   |  
Wed, 03 March 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Berawal dari Iseng, Warga Sukowati Sulap Limbah Bambu Menjadi Miniatur Air Mancur

blokbojonegoro.com | Saturday, 12 September 2020 18:00

Berawal dari Iseng, Warga Sukowati Sulap Limbah Bambu Menjadi Miniatur Air Mancur

Reporter : Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Bambu bagi masyarakat Bojonegoro bisa dikatakan sudah tak asing lagi. Bambu bisa digunakan sebagai bahan bangunan maupun anyaman untuk alat rumah tangga seperti Bakul atau Wakul, Tampah, Besek, Keranjang dan alat dapur lainnya.

Namun, di tangan Samsul Hadi (35), warga Dukuh Glagah, Desa Sukowati, Kecamatan Kapas, bambu tak sekadar digunakan untuk membuat alat rumah tangga maupun bahan bangunan. Bahkan ia mampu menyulap bambu menjadi miniatur air mancur yang sangat bagus dan unik.

Berawal dari iseng, ia mampu merubah limbah bambu bekas menjadi kerajinan tangan yang khas. Ia membuat sebuah miniatur kincir air yang cocok digunakan untuk hiasan taman.

"Awalnya cuma iseng karena melihat banyak bambu yang berserakan dirumah, kemudian saya melihat tutorial pemanfaatan bambu bekas di youtube dan kemudian saya menemukan cara membuat miniatur air mancur dari bambu," ujar Samsul Hadi, Sabtu (12/9/2020).

Untuk membuat satu miniatur, ia membutuhkan waktu selama satu sampai tiga hari, tergantung kerumitan dalam pembuatannya. Sebab, didalam satu set miniatur air mancur, ada beberapa hiasan, seperti kincir air, orang-orangan dari kayu hingga hiasan atap untuk orang-orangan tersebut.

Dalam pembuatannya, ia mengaku tidak menemukan kendala yang begitu berarti. Namun, membutuhkan kejelian dalam pembuatanya, seperti kincir air atupun miniatur orang-orangan agar bisa bergerak.

"Yang sedikit rumit itu dalam pembuatan kincir air, orang-orangan dan pemasangan selang airnya, agar bisa berputar jika dialiri air dari pompa listrik," sambungnya.

Walaupun terbilang baru digelutinya selama 3 minggu, bapak dua anak ini mengaku sudah banyak masyarakat yang tertarik dengan buatanya tersebut. Walaupun masih didominasi pembeli dari wilayah Bojonegoro, tetapi ada juga pembeli yang berasal dari luar Kabupaten, seperti Kabupaten Tuban.

Untuk satu set miniatur air mancur, ia menjualnya seharga Rp125 ribu tanpa pompa air dan Rp150 ribu dengan pompa air. Terkait pencualan sendiri, selama ini ia memanfaatkan media sosial, khususnya facebook.

"Sementara saya hanya melayani Cash On Delivery (COD), tetapi rencana kedepanya saya menggunakan pembayaran secara online, tergantung jauhnya pembeli," pungkasnya.[din/ito]

 

Tag : Sukowati, kerajinan, Bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat