05:00 . 5 Pasien di Bojonegoro Sembuh, Kasus Baru Bertambah 5 Orang   |   23:00 . Seleksi Bojonegoro FC, Dikerucutkan Jadi 30 Pemain   |   22:00 . Era Industri, Pemkab Optimalkan Peran Pemuda dalam Pembangunan Daerah   |   21:00 . BPBD Bojonegoro Minta Warga Waspadai Fenomena La Nina   |   20:30 . KPC PEN Gelar Webinar Kolaborasi dengan Pemkab Bahas Vaksin Covid-19   |   20:00 . Ademos Latih Timlak Patra Daya Program 2020   |   19:30 . Infrastruktur Publik di Bandungrejo Rampung, Warga Lancar Beraktifitas   |   19:00 . Setelah Vaksin Tiba, Harus Masyarakat Tetap Disiplin 3M   |   18:30 . Satgas Sayangkan Sikap Habib Rizieq yang Tak Mau Telurus Kontak   |   18:00 . Jumlah Kasus Meningkat, Menjadi Pembelajaran Serius   |   17:30 . Diterjang Banjir, Jembatan di Kuniran Ambruk   |   17:00 . Menyambut HPN 2021, PWI Bojonegoro Siapkan Beberapa Kegiatan   |   16:30 . Detik-detik Jembatan Bambu Hanyu Terbawa Banjir Sungai   |   16:00 . Jaga Kamtibmas, Kapolres Bojonegoro Ajak Terus Lawan Covid-19   |   15:00 . Bahas 15 Raperda, DPRD Bojonegoro Utamakan Raperda RTRW   |  
Thu, 03 December 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 16 September 2020 12:00

Kemarau, 19 Desa Ajukan Permintaan Droping Air

Kemarau, 19 Desa Ajukan Permintaan Droping Air

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Dampak kemarau, kini mulai dirasakan oleh masyarakat Bojonegoro, bahkan beberapa wilayah sudah mengalami kesulitan air bersih untuk memenuhi kebituhan sehari-harinya. Hingga saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, telah mencatat sudah ada 31 dusun di 19 Desa di wilayah Kabupaten Bojonegoro, telah terdampak kekeringan dan kesulitan air bersih akibat musim kemarau yang telah terjadi.

"Saat ini, sudah ada 19 desa di 10 Kecamatan yang mengalami kesulitan air dan terjadi kekeringan dan telah mengajukan permohonan droping air," kata Kepala Seksi (Kasi) Rehabilitasi dan Rekonstruksi, BPBD Bojonegoro, Yudi Hendro Kartono.

Pria yang akrab disapa Yudi melanjutkan untuk pendistribusian air bersih sudah dilaksanakan oleh BPBD Bojonegoro, sejak awal September ini, bahkan dengan kondisi kemarau seperti ini, petugas BPDB terus melakukan pendistirbusian air bersih ke warga yang terdampak.

"Untuk desa yang memenuhi syarat administrasi akan langsung dikirimi air sesuai permintaan yang diajukan," terang Yudi kepada blokBojonegoro.com.

Yudi mencontohkan, seperti pada hari Selasa, (15/9/2020) kemar BPBD Bojonegoro telah melakukan kegiatan distribusi air bersih di 6 Desa, yakni Desa Mulyorejo, Desa Gamongan Kecamatan Tambakrejo, Desa Sugihwaras, Desa Nganti Kecamatan Ngraho,Desa Kasiman kecamatan Kasiman, Desa Donan Kecamatan Purwosari.

"Untuk saat ini, total air bersih sudah didistribusikan kewarga mulai dari tanggal 7 September 2020 sampai hari ini sebanyak 77 tangki," ungkapnya.

Guna mengantisipasi dampak kekeringan itu, BPBD meminta pihak Kepala Desa (Kades) ataupun camat agar proaktif melaporkan desa atau wilayahnya yang terdampak kekeringan, hal itu dilakukan droping air bersih kita bisa merata dan tidak terjadi ada desa terdampak yang tak mendapatkan bantuan air.

Adapun Desa yang mengajukan permintaan bantuan air bersih sampai hari ini adalah 31 dusun 19 desa di 10 Kecamatan diantarannya, Desa Sumberharjo dan Desa Margoagung Kecamatan Sumberejo, Desa Ngasem, Desa Butoh, Desa Kolong, Desa Jelu Kecamatan Ngasem, Desa Sumberbendo dan Desa Ngorogunung Kecamatan Bubulan, Desa Mulyorejo, Desa Gamongan.

Kemudian Desa Malingmati, Desa Kalisumber Kecamatan Tambakrejo, Desa Sumberjokidul Kecamatan Sukosewu, Desa Nganti dan Desa Sugihwaras Kecamatan Ngraho, Desa Kasiman Kecamatan Kasiman, Desa Ngumpakdalem Kecamatan Dander dan Desa Donan Kecamatan Purwosari, Desa Bakulan Kecamatan Temayang.[saf/ito]

Tag : Dropping, air, bpbd


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Sunday, 29 November 2020 00:00

    Selamat Jalan Mas Safuan

    Selamat Jalan Mas Safuan Innalillahi wainna ilaihi roojiuun. Reporter blokBojonegoro.com, Mochamad Safuan meninggal dunia, Sabtu (28/11/2020) petang....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat