18:00 . Pasien Sembuh Harian di Indonesia Bertambah 4.545 Orang   |   17:00 . Hadiri Peluncuran Sifajargoro, Tamu Undangan Patuhi Prokes   |   16:00 . LaNyalla Apresiasi UMKM Kripik Singkong Bertahan Saat Pandemi   |   15:00 . Bantu Pembelajaran Siswa di Masa Pandemi, Disdik Luncurkan Sifajargoro   |   14:00 . Manjakan Lidah dengan Kuliner Tradisional Nuansa Jawa di Kampoeng 7   |   13:00 . BPA Bojonegoro Beri Informasi Asi Ekslusif Ibu-Ibu saat CFD   |   11:00 . RSUD Bojonegoro Dapat APD dari AMSI-EMCL   |   10:00 . Kembalikan Fungsi Trotoar, 29 Kursi Santai di Veteran Dipindahkan   |   09:00 . Bawa Balita, Denwatser Ikut Amankan Konfercab   |   08:00 . Tips Ibadah di Masjid Nyaman Saat Pandemi   |   07:00 . Mencium Bau Kentut Baik untuk Kesehatan   |   06:00 . 306 Pasien di Jatim Sembuh, 289 Kasus Baru   |   05:00 . 6 Orang di Bojonegoro Sembuh, Kasus Baru Tambah 4 Orang   |   23:00 . Festival Krecek Ala Fatayat NU Cengungklung Bojonegoro   |   22:00 . Tingkatkan Ketahanan Pangan Saat Pandemi, Disdik Himbau Sekolah untuk Konsumsi Pangan Lokal   |  
Mon, 26 October 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 21 September 2020 19:00

Menikmati 'Kopi Areng' Khas Jogja di Bojonegoro

Menikmati 'Kopi Areng' Khas Jogja di Bojonegoro

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Menikmati sajian kopi tak melulu harus di kafe-kafe mewah dengan harga yang wah. Tapi juga bisa di warung kopi lesehan atau angkringan di pinggir jalan.

Di Kabupaten Bojonegoro, ada tempat ngopi yang asyik, yaitu di Angkringan Sahabat. Meski tempatnya di pinggir jalan, rasanya juga tak kalah enak dengan kopi di kafe. Apalagi, kopi ini bisa dibilang baru di Kabupaten Bojonegoro.

Namanya Kopi Jos atau 'Kopi areng'. Dinamakan jos karena cara penyajiannya memakai arang yang masih membara. Begitu arang dimasukkan ke kopi, maka akan menimbulkan bunyi ‘joosss’. Bagi Anda yang tinggal atau sering mampir ke Jogja, pasti sudah tidak asing lagi dengan jenis kopi ini.

Pemilik Angkringan, Khoirul Iksan mengungkapkan, ide menyajikan Kopi Jos memang terinspirasi dengan Kopi Jos yang berada di Yogyakarta. Apalagi di Kabupaten Bojonegoro, bisa dikatakan masih jarang.

blokBojonegoro sempat menikmati Kopi Jos yang terletak di Jalan Veteran Kabupaten Bojonegoro. Rasanya memang berbeda dengan kopi lainnya. Selain pahit dan sedikit manis, juga ada kombinasi aroma asam. Kata Khoirul sapaan akrabnya, itu karena pengaruh arang yang berasal dari kayu asem.

“Memang harus pakai kayu khusus yaitu dari kayu pohon asem. Tetapi jangan khawatir, arang yang digunakan merupakan arang khusus sehingga masih bersih dan hanya digunakan sekali pakai saja,” katanya.

Untuk cara pembuatannya, kata Koirul, tak ada yang beda seperti di Kota Yogyakarta. Kopi diseduh lebih dulu, lalu arang yang masih membara dicelupkan. Menurut Khoirul, selama arang masih berwarna merah saat dicelupkan, cukup aman untuk dikonsumsi.

“Saya memang belajar di Jogja selama 1 bulan untuk bisa membuat Kopi Jos, sambil bekerja di Jogja. Sebelum buka memang sudah saya pelajari untuk meracik Kopi Jos,” kata Khoirul, yang baru 2 bulan buka Angkringan di Jalan Veteran ini.

Selain Kopi Jos, ia juga menyediakan kopi lainya yang jarang ada di Bojonegoro, seperti Kopi Walik, Kopi Santen dan Kopi Item.

Adapun untuk Kopi Jos, menurutnya, memakai kopi jenis khusus yang dia ambil dari reseller khusus yang ada di Bojonegoro. Di sini, Khoirul tinggal menyeduhnya lantaran ia membeli sudah dalam kemasan serbuk.

“Dari berbagai macam menu kopi, yang paling laris ya Kopi Jos. Karena mungkin di Bojonegoro baru ada di sini,” katanya.

Untuk menikmati satu cangkir Kopi Jos, kita tak perlu merogoh kocek dalam-dalam. Cukup dengan Rp5.000, kita bisa menyeruput kopi dengan kombinasi arang dalam cangkir yang cukup besar.

Selain menyediakan kopi, Khoirul juga menyediakan beberapa menu lainya dan seperti angkringan yang berada di Jogja. Seperti usus bakar, ampela bakar, sosis bakar, sego kucing dan lain sebagainya.

Sementara itu, salah satu pembeli, Farikhut Tamam mengaku, merasa ada sedikit rasa pahit di dalam kopi yang ia pesan. Namun, ada aroma yang khas ditimbulkan oleh arang yang dicelupkan ke dalam kopi.

"Rasanya terasa seperti kopi yang dibakar, sehingga menimbulkan rasa yang khas," tutup pria asal Desa Ringintunggal, Kecamatan Gayam ini.[din/col]

Tag : Angkringan, kopi, jogja


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Thursday, 22 October 2020 16:00

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang M. Anang Febri Efendi reporter blokTuban.com resmi melepas lajang. Ikrar janji suci diucapkan Anang di akad nikah pukul 09.00 WIB hari Senin (19/10/2020) di kediaman mempelai wanita. Resespsi kedua, dilaksanakan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat