21:00 . Ujian Perades di Balen, Inilah Nama-nama Peraih Nilai Tertinggi   |   20:00 . Desa Prayungan Masuk 5 Besar PPID Award, ini yang Dilakukan   |   19:30 . GP Ansor Ngambon Peringati Hari Santri dengan Donor Darah   |   19:00 . Inilah Pemenang Lomba Dalam Rangka Hari Santri   |   18:30 . Patuh Prokes Upacara Hari Santri Virtual Khidmat   |   18:00 . Harga Telur Ayam Ras Naik Kembali   |   17:30 . Berapa Lama Virus Corona Dapat Bertahan di Permukaan atau Benda?   |   17:00 . AMSI-EMCL Serahkan APD untuk Nakes di Bojonegoro dan Tuban   |   16:00 . Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang   |   15:00 . BPJS Kesehatan Ikuti Workshop Virtual Anugerah Jurnalistik   |   14:00 . Peringatan HSN, Santri Harus Patuhi Prokes   |   13:30 . 3 Wajib Melawan Covid-19 (Iman, Aman dan Imun)   |   13:00 . 5 Awak Media Di Bojonegoro Ikuti Workshop Virtual Anugerah Jurnalistik BPJS Kesehatan 2020   |   12:00 . Hari Santri IPNU-IPPNU PAC Tambakrejo Nobar Film Sang Kyai   |   11:00 . Peringati Hari Santri, Panitia Ujian Perangkat Desa Pakai Sarung dan Peci   |  
Thu, 22 October 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 22 September 2020 22:00

Pelatihan Berkelanjutan PEPC Kuatkan UMKM

Pelatihan Berkelanjutan PEPC Kuatkan UMKM

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Awalnya adalah minat. Siti Hamidah, warga Desa Pelem, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro, ini memang sejak kecil suka menjahit. Namun dia mempelajarinya otodidak, sampai kemudian PT Pertamina EP Cepu (PEPC) menggelar pelatihan bagi masyarakat di wilayah operasi pada 2018.

Pelatihan selama 20 hari yang diikuti 20 orang peserta dari 4 desa sekitar proyek JTB membekali Hamidah teknik-teknik dasar menjahit. "Setelah ikut pelatihan, saya akhirnya bisa memotong dan mengukur baju dengan baik," katanya.

Hamidah tak sendirian. Atik Aisah, temannya satu desa, mengikuti pelatihan PT Pertamina EP Cepu (PEPC) sejak 2016. "Awalnya, saya ikut pelatihan membatik cap. Tahun 2017 ada pelatihan membuat tas," katanya.

Mahir membuat batik cap tak lantas membuat usaha Atik lancar. Produksi batik tak semudah yang dibayangkan. "Modal dan penjualannya sulit. Akhirnya tahun 2018 ada pelatihan menjahit, saya pun ikut," katanya.

Pelatihan menjahit melengkapi keterampilan Atik. Kini dia tak hanya mengandalkan produksi dan penjualan kain batik cap Bojonegoro. Saat tak melayani permintaan konsumen untuk menjahitkan baju, ia membuat pakaian dari kain batik cap yang diproduksinya sendiri.

Apalagi,  PT Pertamina EP Cepu (PEPC) yang bekerjasama dengan Balai Latihan Kerja tak hanya berhenti pada pelatihan. Para pelaku usaha mikro kecil menengah ini mendapat bantuan peralatan, seperti mesin jahit, mesin obras, gunting jahit, penggaris serta kelengkapan menjahit lainnya.

Bantuan juga kembali diberikan setelah pelatihan menjahit tingkat lanjut digelar pada 2019. "Saat itu bantuannya sesuai request kami," kata Hamidah yang mendapat bantuan paket peralatan menjahit yang terdiri dari 16 items termasuk berupa mesin obras, etalase, meja fitting, dan setrika.

Atik mendapat bantuan berupa mesin jahit yang memungkinkannya menerima pesanan dengan bahan kain tipis maupun tebal. Usaha Atik Tailor yang dikelolanya berkembang. "Saya sekarang hampir setiap hari terima pesanan," katanya.

Bermodal keterampilan hasil pelatihan, Hamidah mengembangkan usaha jahit busana Hamidah Collection pada 2018. Ia memilih menerima pesanan pembuatan gamis dan terutama pakaian khusus wanita. "Alhamdulillah, sekarang lebih maju. Saya lebih sering mendapat orderan setiap hari," katanya.

Terakhir, pada masa pandemi Covid-19, PT Pertamina EP Cepu (PEPC) memesan pembuatan lima ribu lembar masker kepada para peserta pelatihan. Ada 16 orang warga yang mengerjakan pesanan tersebut. "Saya sendiri mengerjakan tiga ratus lembar. Selain itu, saya juga dapat pesanan pembuatn masker dari perusahaan lain," kata Hamidah.

Bulan puasa menjelang lebaran adalah saat-saat sibuk yang membahagiakan bagi Hamidah. "Pesanan banyak, bisa mengerjakan sampai malam," katanya.

Edy Purnomo, selaku JTB Site Office & PGA Manager PEPC, senang dengan perkembangan peserta pelatihan. Pelatihan dilakukan untuk warga Desa Kaliombo, Bandungrejo, Talok, Ngasem, Pelem, dan Dolokgede sejak 2015 hingga 2019. 

"Tujuan dari dilaksanakannya program pelatihan ini memang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah operasi. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menstimulasi pertumbuhan wirausaha mandiri di sekitar lokasi proyek sehingga akan berdampak pada penurunan tingkat pengangguran dan peningkatan ekonomi makro wilayah Bojonegoro," katanya. [ito/lis]

Tag : pertamina, pepc, bojonegoro, jtb, bantuan, jahit


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Thursday, 22 October 2020 16:00

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang M. Anang Febri Efendi reporter blokTuban.com resmi melepas lajang. Ikrar janji suci diucapkan Anang di akad nikah pukul 09.00 WIB hari Senin (19/10/2020) di kediaman mempelai wanita. Resespsi kedua, dilaksanakan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat