00:00 . Jembatan Ambruk Diterjang Banjir   |   23:00 . Dukung Anak Belajar dari Rumah saat Pandemi   |   22:00 . Peduli di Masa Pandemi Covid-19, Disabilitas di Bojonegoro Bagikan Ribuan Masker   |   21:00 . Datangi Kejari di Pantura, Kajati Jatim Sebut Banyak Inovasi Kejari Bojonegoro   |   20:30 . Waspada Efek Jangka Panjang Covid-19   |   20:00 . Dishub Bojonegoro Himbau Masyarakat Gunakan Jalur Alternatif Menuju Tuban   |   19:00 . Jembatan Glendeng Penghubung Bojonegoro-Tuban Kembali Ditutup Total   |   18:30 . Gejala Covid-19 Pada Lansia   |   18:00 . Dinsos Bojonegoro Rakor Terkait Evaluasi PKH 2020 dan Rencana PKH 2021   |   17:00 . Covid-19 Masih Mengancam, Kapolres Bojonegoro Gencar Operasi Yustisi   |   16:00 . Hujan Disertai Angin Kencang, Tiga Pohon Tumbang ke Jalan   |   15:00 . BMG Sabet Juara 2 Kategori AJP   |   14:00 . Pameran Virtual Bulan Desember, dari 30 Perupa untuk Indonesia   |   13:00 . Zahrotul Aini Peraih IPK Tertinggi yang Hobi Main Game   |   10:00 . Kasus Aktif Covid-19 Indonesia Lebih Baik dari Rata-Rata Dunia   |  
Fri, 04 December 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 28 September 2020 19:00

Hujan Perdana, Petani Tembakau di Selatan Bojonegoro Was-Was

Hujan Perdana, Petani Tembakau di Selatan Bojonegoro Was-Was

 

Kontributor : Herman Bagus

blokBojonegoro.com - Sejumlah petani tembakau di Kecamatan Ngambon dan Tambakrejo, Bojonegoro mengaku resah  karena kondisi cuaca yang kurang bersahabat. Sebab dalam beberapa hari terakhir, hujan mengguyur wilayah Bojonegoro dan sekitarnya.

Dikhawatirkan hujan akan berdampak buruk bagi petani tembakau, baik yang sudah dipanen maupun yang masih proses panen.

"Ya semoga saja tidak hujan lagi, kasihan para petani tembakau yang belum panen. Karena jika terguyur hujan dengan intensitas besar, maka kemungkinan besar tanaman tembakau itu akan mati," ucap Surono petani tembakau asal Desa Nglampin Kecamatan Ngambon.

Akibat hujan yang turun sejak beberapa satu minggu terakhir menyebabkan hasil panen tembakau miliknya serta beberapa petani lainnya mengalami kerusakan.

Arifin petani asala Mulyorejo - Tambakrejo mengatakan, Jika hasil tembakau tidak maksimal, penghasilannya pun menurun. Untuk hasil tembakau yang bagus dengan dukungan cuaca normal tembakau dijual ke perusahaan seharga Rp15.000 per kilogram, padahal tahun lalu harga jualnya mencapai Rp35.000 hingga Rp40.000 per kilogram.

"Semoga tidak terlalu berpengaruh yang membuat kami rugi, kami berharap perusahaan mengerti akan kondisi cuaca dalam kondisi hujan," harapnya.

Tanaman tembakau bagi petani di daerah ini masih menjadi primadona, meski dalam kondisi cuaca yang kurang memungkinkan dan harganya turun seperti saat ini. [her/col]

Tag : Tembakau, harga, petani


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Sunday, 29 November 2020 00:00

    Selamat Jalan Mas Safuan

    Selamat Jalan Mas Safuan Innalillahi wainna ilaihi roojiuun. Reporter blokBojonegoro.com, Mochamad Safuan meninggal dunia, Sabtu (28/11/2020) petang....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat