Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Kekeringan di Bojonegoro Diprediksi Tak Separah 2019

blokbojonegoro.com | Tuesday, 29 September 2020 09:00

Kekeringan di Bojonegoro Diprediksi Tak Separah 2019

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro memprediksi kekeringan yang terjadi di Bojonegoro pada tahun 2020 ini, diprediksi tak separah pada tahun 2019 lalu. Sebab, pada akhir bulan ini Kabupaten Bojonegoro sudah memasuki musim pancaroba, peralihan dari musim kemarau ke musim penghujan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Nadief Ulfia mengatan, sesuai prediksi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisik (BMKG) puncak kekeringan di Bojonegoro terjadi pada bulan Oktober. Namun, iklim yang sulit diprediksi menjadikan saat ini sudah memasuki musim pancaroba.

"Kemungkinan kekeringan di Bojonegoro tak separah tahun lalu, kalau kekeringan saat ini tidak meluas, apalagi saat ini sudah memasuki musim pancaroba," ujarnya.

Berdasarkan data dari BPBD pada tahun 2019 ada 79 desa dari 22 Kecamatan di Bojonegoro terdampak kekeringan. Sedangkan, untuk data terbaru pengajuan drooping air bersih pada musim kemarau tahun 2020 ini ada 27 Desa dari 13 Kecamatan.

Untuk 27 Desa tersebut meliputi, Desa Sumberrejo, Desa Margoagung, Desa Butoh untuk Kecamatan Sumberrejo. Sedangkan di Kecamatan Ngasem ada Desa Ngasem, Desa Butoh, Desa Jelu, Desa Kolong, Desa Ngadiluweh, Desa Bareng dan Desa Wadang.

Kemudian untuk Kecamatan Tambakrejo meliputi Desa Mulyorejo, Desa Malingmati, Desa Kalisumber dan Desa Gamongan. Untuk Kecamatan Bubulan meliputi Desa Sumberbendo, Desa Ngorogunung dan Desa Clebung.

"Untuk Kecamatan Sukosewu dan Kasiman, masing-masing hanya ada satu desa yaitu Sumberejokidul dan Kasiman," imbuhnya kepada blokBojonegoro.com.

Selain itu, Kecamatan Ngraho juga ikut terdampak yang meliputi Desa Sugihwaras dan Desa Nganti. Sedangkan untuk Kecamatan Dander meliputi Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Purwosari meliputi Desa Donan, Kecamatan Temayang meliputi Bakulan, Kecamatan Kedungadem meliputi Jamberejo, Kecamatan Ngambon meliputi Desa Sengon dan Kecamatan Sugihwaras meliputi Desa Bareng.

"Kalau untuk total Kepala Keluarga yang terdampak ada 12.454 KK, sedangkan untuk total dusun ada 45. Dari total 27 desa itu, memang tidak menyeluruh yang terdampak kekeringan, karena hanya beberapa dusun yang kesulitan air bersih," pungkasnya.[din/mu]

Tag : kekeringan, bojonegoro, bpbd


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.



Berita Terkini