19:00 . Desa Bakalan Gelar Bazar Murah Ramadan 7 Sumur   |   18:00 . Berburu Takjil, Lumpia Tribun Jadi Primadona   |   16:00 . 3 Bulan, Santunan Korban Meninggal Dunia Jasa Raharja Menurun   |   15:00 . Jelang Perayaan Hari Kartini, PNS Bojonegoro Siap Pakai Kebaya   |   14:00 . Inilah Susunan Pengurus dan Dewan Kehormatan PMI Bojonegoro 2021-2026   |   13:00 . Dewan Kehormatan Dan Pengurus PMI Kabupaten Bojonegoro Resmi Dilantik   |   12:00 . Disiplin Penerapan Prokes, Satgas Covid-19 Tindak 20 Pelanggar   |   10:00 . Perkembangan Kurang Baik Zonasi Risiko Harus Menjadi Peringatan   |   09:00 . Indonesia Lebih Siap Hadapi Pandemi di Bulan Suci Tahun Ini   |   08:00 . Posko Berdampak Signifikan Dalam Penanganan Pandemi Covid-19 di Indonesia   |   07:00 . Keuntungan Lain Menyusui, Mencegah Penumpukan Lemak!   |   05:00 . 2 Pasien Sembuh, Kasus Baru Tambah 2 Orang   |   21:00 . Awal Ramadan, Jemaah Tarawih Penuhi Masjid di Bojonegoro   |   16:00 . Klaim Triwulan Pertama Tahun 2021, Santunan Jasa Raharja Tembus Rp3,7 M   |   15:00 . Inpres Diteken Presiden Jokowi, Seluruh Elemen Pemerintah Harus Mendukung BPJS Ketenagakerjaan   |  
Wed, 14 April 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Begini Strategi Jatim Bebas dari Zona Merah Covid-19

blokbojonegoro.com | Thursday, 08 October 2020 06:30

Begini Strategi Jatim Bebas dari Zona Merah Covid-19

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Per tanggal 6 Oktober 2020, Provinsi Jawa Timur (Jatim) lepas dari zona merah. Kabar baik itu, diterima Pemerintah Provinsi Jatim dari Satuan Gugus Tugas Covid-19 Nasional.

Pemprov Jatim, melalui akun resmi media sosial @jatimpemprov menyebutkan, dari 38 Kabupaten/Kota seluruh Jatim, 28 wilayah dinyatakan berkategori orange atau resiko sedang. Sedangkan 10 sisanya terkategori zona kuning atau resiko rendah.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak, yang bahu membahu menekan penyebaran virus Corona atau Covid-19 dengan hasil yang cukup menggembirakan.

Menurutnya, data penggunaan masker yang masif dan serentak, terbukti mampu menurunkan kurva penambahan kasus COVID-19 di berbagai Negara. Di samping itu, apabila 60% saja populasi mau pakai masker, Rate of Transmission atau tingkat penularan bisa turun di bawah 1. "Oleh karena itu, kita adopsi gagasan yang telah scientifically proven ini di Jawa Timur," ungkapnya.

Selain itu, dengan adanya 1,275,928 masyarakat Jatim yang telah ditindak oleh operasi Yustisi, kepatuhan masyarakat akan protokol kesehatan tentunya semakin meningkat.

Tak hanya peningkatan cakupan penggunaan masker, percepatan 3T yang lebih masif juga sebagai kunci utama guna mengendalikan laju penyebaran Covid-19. Secara kumulatif, testing di Jawa Timur per 6 Oktober 2020 telah dilakukan kepada 1,346,878 orang, dengan rincian rapid test sebanyak 976.711 test dan PCR sebanyak 370.107 test.

Pemerintah terus mengimbau bagi masyarakat, untuk tetap konsisten menerapkan 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, serta mencuci tangan pakai sabun dengan air yang mengalir, sebagai upaya untuk terus menekan penyebaran Covid-19.

Tag : #ingatpesanibu, #ingatpesanibupakaimasker, #ingatpesanibujagajarak, #ingatpesanibucucitangan, #satgascovid19, #pakaimasker, #cucitangan, #jagajarak, #cucitangandengansabun


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat