22:00 . Jawa dan Bali Masih Dominasi Kabupaten/Kota Zona Merah   |   21:00 . Sejarah Perguruan Silat PSHT di Bojonegoro   |   20:00 . Kesiapsiagaan Bencana Penting Guna Cegah Penularan Covid-19 di Pengungsian   |   19:00 . Sejauh ini, Semua Laporan KIPI Bersifat Ringan   |   18:30 . Agar Banjir Tidak Melebar ke Jalan Raya, Petugas Membuat Saluran   |   18:00 . Pemkab Minta Puskesmas Mendata Penyitas Covid-19 untuk Donor Plasma Konvalesen   |   17:30 . Dampak Banjir Bandang Sekar, Rumah Roboh Hingga Ternak Hanyut   |   17:30 . Bupati Anna Meninjau Jembatan Putus Pasca Banjir   |   17:00 . Jalan Nasional di Bojonegoro Tergenang Banjir   |   16:30 . Jembatan Ambrol Diterjang Banjir Bandang   |   16:00 . Tunggu Banjir Surut, Warga Kalianyar Cari Ikan   |   15:00 . Banjir Kiriman Kembali Genangi Pemukiman di TPK Bojonegoro   |   14:00 . Empat Kecamatan Banjir, Rumah Hingga Ternak Warga Hanyut   |   13:00 . Banjir di Kalianyar Merendam 614 Rumah dan 44,337 Hektar Sawah   |   12:30 . Akibat Air Kiriman, Jalan Nasional Bojonegoro-Babat Terendam Sampai 30 Cm   |  
Fri, 22 January 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Begini Strategi Jatim Bebas dari Zona Merah Covid-19

blokbojonegoro.com | Thursday, 08 October 2020 06:30

Begini Strategi Jatim Bebas dari Zona Merah Covid-19

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Per tanggal 6 Oktober 2020, Provinsi Jawa Timur (Jatim) lepas dari zona merah. Kabar baik itu, diterima Pemerintah Provinsi Jatim dari Satuan Gugus Tugas Covid-19 Nasional.

Pemprov Jatim, melalui akun resmi media sosial @jatimpemprov menyebutkan, dari 38 Kabupaten/Kota seluruh Jatim, 28 wilayah dinyatakan berkategori orange atau resiko sedang. Sedangkan 10 sisanya terkategori zona kuning atau resiko rendah.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak, yang bahu membahu menekan penyebaran virus Corona atau Covid-19 dengan hasil yang cukup menggembirakan.

Menurutnya, data penggunaan masker yang masif dan serentak, terbukti mampu menurunkan kurva penambahan kasus COVID-19 di berbagai Negara. Di samping itu, apabila 60% saja populasi mau pakai masker, Rate of Transmission atau tingkat penularan bisa turun di bawah 1. "Oleh karena itu, kita adopsi gagasan yang telah scientifically proven ini di Jawa Timur," ungkapnya.

Selain itu, dengan adanya 1,275,928 masyarakat Jatim yang telah ditindak oleh operasi Yustisi, kepatuhan masyarakat akan protokol kesehatan tentunya semakin meningkat.

Tak hanya peningkatan cakupan penggunaan masker, percepatan 3T yang lebih masif juga sebagai kunci utama guna mengendalikan laju penyebaran Covid-19. Secara kumulatif, testing di Jawa Timur per 6 Oktober 2020 telah dilakukan kepada 1,346,878 orang, dengan rincian rapid test sebanyak 976.711 test dan PCR sebanyak 370.107 test.

Pemerintah terus mengimbau bagi masyarakat, untuk tetap konsisten menerapkan 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, serta mencuci tangan pakai sabun dengan air yang mengalir, sebagai upaya untuk terus menekan penyebaran Covid-19.

Tag : #ingatpesanibu, #ingatpesanibupakaimasker, #ingatpesanibujagajarak, #ingatpesanibucucitangan, #satgascovid19, #pakaimasker, #cucitangan, #jagajarak, #cucitangandengansabun


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat