18:00 . Pasien Sembuh Harian di Indonesia Bertambah 4.545 Orang   |   17:00 . Hadiri Peluncuran Sifajargoro, Tamu Undangan Patuhi Prokes   |   16:00 . LaNyalla Apresiasi UMKM Kripik Singkong Bertahan Saat Pandemi   |   15:00 . Bantu Pembelajaran Siswa di Masa Pandemi, Disdik Luncurkan Sifajargoro   |   14:00 . Manjakan Lidah dengan Kuliner Tradisional Nuansa Jawa di Kampoeng 7   |   13:00 . BPA Bojonegoro Beri Informasi Asi Ekslusif Ibu-Ibu saat CFD   |   11:00 . RSUD Bojonegoro Dapat APD dari AMSI-EMCL   |   10:00 . Kembalikan Fungsi Trotoar, 29 Kursi Santai di Veteran Dipindahkan   |   09:00 . Bawa Balita, Denwatser Ikut Amankan Konfercab   |   08:00 . Tips Ibadah di Masjid Nyaman Saat Pandemi   |   07:00 . Mencium Bau Kentut Baik untuk Kesehatan   |   06:00 . 306 Pasien di Jatim Sembuh, 289 Kasus Baru   |   05:00 . 6 Orang di Bojonegoro Sembuh, Kasus Baru Tambah 4 Orang   |   23:00 . Festival Krecek Ala Fatayat NU Cengungklung Bojonegoro   |   22:00 . Tingkatkan Ketahanan Pangan Saat Pandemi, Disdik Himbau Sekolah untuk Konsumsi Pangan Lokal   |  
Mon, 26 October 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 12 October 2020 08:00

Tersengat Listrik di Sawah, Satu Keluarga di Kanor Meninggal

Tersengat Listrik di Sawah, Satu Keluarga di Kanor Meninggal Foto: Whatsapp image

Reporter: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Satu keluarga di Dusun Prijek, Desa Tambahrejo Kecamatan Kanor, Bojonegoro tewas tersengat listrik, Senin (12/10/2020). Keempat orang itu adalah Parno (Ayah), Reswati (Ibu), Jayadi (Anak Pertama) dan Arifin (Anak Terakhir).

Mereka ditemukan sudah tak bernyawa dengan kondisi tergeletak dengan jarak cukup dekat satu sama lain. Kejadian ini sontak membuat warga terkejut lantaran mereka satu keluarga meninggal dengan cara tersengat listrik. 

Al, salah seorang warga setempat mengaku sangat terkejut dengan kejadian tersebut. Sebab, tadi malam masih sempat bertemu dengan Arifin salah satu korban. "Tadi malam masih ketemu sama korban, ternyata pagi ini sudah meninggal," ungkapnya lemas.

Sementara informasi lain menyebutkan jika tiga orang korban, kecuali Arifin lebih dulu pergi ke sawah. Lalu Arifin pamit kepada temannya untuk menyusul keluarganya yang sedang mengairi sawah.

Sementara warga lainnya mengaku sekitar pukul 04.00 WIB mendengar teriakan minta tolong. Suara tersebut diduga dari salah satu korban sebelum menemui ajal. Polisi sampai pagi tadi masih melakukan olah TKP untuk mendalami kejadian tersebut.

Tampak sawah yang ditanami cabai itu dipasang garis pembatas atau police line. Warga yang mengerumuni lokasi kejadian diharapkan tidak mendekat.

Terpisah Iptu Hadi Waluyo, Kapolsek Kanor belum bisa dikonfirmasi. Telpon maupun chat WA tidak direspon saat ditanya mengenai kejadian tersebut.[oel/lis]

Tag : Kesetrum, keluarga


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Thursday, 22 October 2020 16:00

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang M. Anang Febri Efendi reporter blokTuban.com resmi melepas lajang. Ikrar janji suci diucapkan Anang di akad nikah pukul 09.00 WIB hari Senin (19/10/2020) di kediaman mempelai wanita. Resespsi kedua, dilaksanakan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat