23:00 . Gandeng Kantor Pos, RSUD Bojonegoro Luncurkan Layanan Antar Obat   |   22:00 . Inilah Susunan Kepengurusan DPC Partai Gerindra Bojonegoro   |   21:00 . Warga Ngrejeng Purwosari Hilang, Diduga Tenggelam di Sungai Gandong   |   20:00 . 30 Pasangan Mesum Terjaring Razia, 1 Pelajar Hamil 2 Bulan   |   20:00 . Begini Virus Corona Menyerang dan Menyebar   |   19:00 . Pelaku Pencurian 12 Laptop di SDN 1 Bakung Diamankan Polisi   |   19:00 . 3 Kabupaten/Kota Prioritas di Jatim Mulai Vaksinasi   |   18:00 . Terima SK, Sahudi Jabat Ketua DPC Gerindra Bojonegoro   |   17:00 . Ingin Dapat Beasiswa Tugas Akhir 2021 dari Pemkab Bojonegoro, Begini Syaratnya....   |   16:00 . 1 ASN Terancam Dikeluarkan, 7 Ajukan Pensiun Dini   |   15:30 . [Cek Fakta] Vaksin yang Dipakai Jokowi Tidak Asli karena Harus Menggunakan Alat Suntik?   |   14:00 . HIMABO UM Akan Menggelar Webinar untuk Siswa Tingkat SMA   |   13:00 . Tonton Video Porno, Warga Ngraho Cabuli Anak di Bawah Umur Tiga Kali   |   12:00 . Syarat-syarat Vaksinasi Covid-19, Perhatikan Rekam Medis   |   10:00 . RSUD Sosodoro Buka Layanan Rapid Antigen Drive Thru   |  
Tue, 19 January 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Satu Keluarga Meninggal Kesetrum

Ditetapkan Tersangka, Pemilik Setrum Jebakan Tikus Menangis

blokbojonegoro.com | Monday, 19 October 2020 10:00

Ditetapkan Tersangka, Pemilik Setrum Jebakan Tikus Menangis

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Dua warga yang memasang setrum jebakan tikus sehingga mengakibatkan empat orang meninggal dunia ditetapkan sebagai tersangka.

Pelaku yang sudah berusia lanjut menangis saat konferensi pers di halaman Polres Bojonegoro, Senin (19/10/2020).

"Kedua orang kita tetapkan tersangka, pemilik lahan dan pemilik listrik. Setelah penyelidikan dan menjalani pemeriksaan," kata Kapolres Bojonegoro, AKBP Budi Hendrawan.

Kapolres Budi menuturkan, peristiwa tragis yang merenggut nyawa sekeluarga  4 orang itu terjadi di Desa Tambakrejo Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro. Sedangkan kedua pelaku yang ditetapkan sebagai tersangka yakni T (63) selaku pemilik lahan dan S (57) yang memiliki aliran listrik.

Pemasangan listrik untuk jebakan tikus itu dilakukan T (63) di sawah miliknya. Arus listrik tersebut diambil dari  meteran listrik yang ada di rumah S (57).

"Karena roboh dan akibat kelalaian sehingga mengakibatkan 4 orang meninggal dunia," terangnya.

Ditambahkan, empat orang yang meninggal dunia yakni Parno (65), Jayadi (30), Zainal Arifin (21) dan Riswati (61). "Kejadian tersebut diketahui warga waktu itu sekira pukul 06.00 pagi," imbuhnya.

Sementara itu salah seorang pelaku berinisial T (63) mengakui sangat menyesal apa yang dilakukannya. "Saya sangat menyesal, pemasangan sudah lama dan di atas dengan penyangga tiang bambu," ungkapnya sambil menangis menyesali perbuatannya.

Melihat kedua pelaku yang menangis menyesali perbuatannya, Kapolres Bojonegoro AKBP Budi Hendrawan menenangkan pelaku. "Saya sudah tua, sangat menyesal," pungkas warga tersebut. [zid/mu]

 

Tag : jebakan tikus, petani, warga, listrik jebakan tikus


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat