08:00 . Irfan dan Rida Nahkodai PC IPNU - IPPNU Bojonegoro Periode 2020-2022   |   06:00 . Banjir Bandang Terjang Desa di 3 Kecamatan   |   21:00 . Pembangunan Maju, Bojonegoro Semakin Produktif   |   20:00 . Rakor KONI, Bahas Evaluasi dan Penyusunan Program Kerja 2021   |   19:30 . Hujan Deras, Banjir Bandang Terjang Malo dan Dander   |   19:00 . Semua Umat Agama Rindu Beribadah Bersama   |   18:00 . Pemerintah Kawal Kesiapan Sarana Vaksin Covid-19   |   17:00 . Bupati Anna: Mas Safuan Wartawan Baik   |   16:00 . Begini Harapan Bupati Bojonegoro pada Pembukaan Raker KONI   |   15:00 . Satgas Covid-19 Harap Tak ada yang Menghalangi Petugas Kesehatan   |   14:00 . Buka Konfercab IPNU-IPPNU, Bupati Ingatkan Pemuda untuk Melek Media   |   13:00 . Kerumunan Berpotensi Besar Pemicu Klaster Baru Covid-19   |   12:00 . Perempuan Produktif, Muslimat Bojonegoro Latihan Wirausaha   |   11:00 . Ciri Kelelahan Akibat Covid-19   |   10:00 . Melepas Mas Safuan   |  
Mon, 30 November 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 22 October 2020 06:00

Berawal dari Hobi, Gadis Ini Selami Dunia Literasi

Berawal dari Hobi, Gadis Ini Selami Dunia Literasi

Kontributor: Herman Bagus

blokBojonegoro.com - Semangat literasi saat ini tak mengenal batas ruang dan waktu. Media sosial menjelma bak langit, dengan awan-awan sebagai karya tulis yang bertebaran sejauh mata memandang. Tidak peduli anak desa, kota, sekolah di perkotaan maupun perdesaan kini bisa menggoreskan pikiran-pikiran mereka dengan menulis, hingga menghasilkan karya. 

Seperti semangat yang dimiliki Nita Puji Arti, dara asal Desa/Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro ini telah menghasilkan berbagai karya baik berupa antologi maupun karya pribadi. 

Wanita yang bekerja di Rumah Sakit Muhammadiyah Kalitidu sebagi Teknologi Laboratorium Medik Itu telah menulis enam karya buku, di antaranya buku antologi The Best Father and Mother, Lensa Pendidikan Abad-21, Jalan Juang Para Pemenang, dan Fix Enggak Bakal Salah Jurusan. Sedangkan, buku yang ditulis sendiri Assalamualaikum Generasi Milenial, Saatnya Berevolusi Tunggu Apalagi, dan Menjemput Mimpi Meraih Cinta.

"Ceritanya hobi sih dari kecil, suka baca buku, suka nulis buku diary, terus akhirnya seiring bertambahnya usia. Suka menulis status di berbagai media sosial terus akhirnya dapat respon positif dari teman-teman," ceritanya kepada awak media blokBojonegoro.com.

Perempuan alumni STIKes ICME Jombang ini mengatakan, akhirnya dari situ dia mencari mentor, pertama kalinya dia menulis antologi. Terus setelah itu dirinya belajar menulis buku solo.

"Target mas satu bulan satu naskah waktu itu, akhirnya alhamdulillah naskah pertama lolos di Penerbit Nasional Elex Media Komputindo," kata wanita kelahiran 1996 itu.

Buku solo pertamanya adalah Assalamualaikum Generasi Milenial genre religi, dia membutuhkan waktu sebulan untuk menyelesaikan naskah buku solo perdananya itu.

"Buku itu sudah lama, terbitnya buku itu pas saya masih duduk di bangku kuliah semester enam tahun 2018," ujarnya.

Bukunya yang sudah terbit itu ada enam dan ada dua yang masih proses cetak. Hingga kini, dia masih fokus menulis buku non fiksi dan menulis berbagai genre. Seperti genre religi, pendidikan, pra-nikah, dan self improvement. Selain itu, beberapa karya buku seperti antologi hasil penjualannya didonasikan untuk kegiatan sosial.

"Gini lo, sebenarnya menulis itu menjembatani kita dalam media dakwah, sekarang kita memandang dakwah itu gak harus semerta-merta mengisi acara-acara di majelis, kan gak seperti itu kan. Jadi sekarang kita menulis status di media sosial mengajak kepada hal kebaikan itu pun juga bisa di bilang dakwah," tutupnya.[her/col] 

 

Tag : literasi, profil


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Sunday, 29 November 2020 00:00

    Selamat Jalan Mas Safuan

    Selamat Jalan Mas Safuan Innalillahi wainna ilaihi roojiuun. Reporter blokBojonegoro.com, Mochamad Safuan meninggal dunia, Sabtu (28/11/2020) petang....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat