11:00 . Selama Pandemi, Laju Penjualan Toko Buku Ini Tetap Stabil   |   09:00 . Jumlah Pendonor Darah di UDD PMI Bojonegoro 2020 Menurun   |   07:00 . Meski Divaksin, Orang Masih Bisa Tularkan Virus Corona?   |   17:00 . Imunisasi saat Pandemi? Jangan Ditunda   |   16:00 . Hadir di Pelantikan IMM, Komisi C Bahas Masalah Pembelajaran Daring   |   15:00 . Pengurus Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Bojonegoro Resmi Dilantik   |   14:00 . Satgas Minta Tokoh Muda Ajak Kaum Milenial Sukseskan Vaksinasi   |   13:00 . Mengantisipasi Masuknya Varian Baru, Pintu Masuk Luar Negeri Diperketat   |   12:00 . Satgas Kedepankan Edukasi Masyarakat Manfaat Vaksinasi   |   11:00 . Perhutani Bersama CEC Bojonegoro Tanam Bibit Durian, Alpukat dan Kayu Putih   |   10:00 . Kesembuhan Pasien Nasional Bertambah Menjadi 718.696 Orang   |   09:30 . Bertekad Kembangkan Lembaga, Siapkan Siswa Mengabdi pada Masyarakat   |   09:00 . Turun Rp3.000 di Akhir Pekan, Harga Emas Dibanderol Rp940.000   |   08:00 . Warga Kedungadem Nekat Bunuh Diri Masuk Sumur   |   07:00 . Punya Penyakit Penyerta, Apakah Harus Tetap Vaksinasi Covid-19?   |  
Sun, 17 January 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Pengunjung Wisata Khayangan Api Harus Patuh Prokes

blokbojonegoro.com | Monday, 26 October 2020 17:00

Pengunjung Wisata Khayangan Api Harus Patuh Prokes

Reporter: M Safuan

blokbojonegoro.com - Wisata khayangan api, merupakan salah satu andalan Kabupaten Bojonegoro, bahkan tiap akhir pekan wisata yang ada di selatan Bojonegoro, tepatnya ada di Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, selalu ramai wisatawan yang ingin menghabiskan waktu akhir pekan di tempat wisata ini. Namun di masa Pandemi Covid-19 ini semua wisatawan yang datang berkunjung harus melalui protokol kesehatan (prokes) ketat.

"Di akhir pekan atau hari Minggu pengunjung yang datang ke khayangan api ini mencapai 450-an pengunjung," ungkap Kabid Kelembagaan, Disbudpar Bojonegoro, Deny Ike.

Wanita yang disapa Deny, meski diakhir pekan wisata ini banyak pengunjung yang datang, namun,  pengunjung yang datang harus melewati pemeriksaan penerapan prokes secara ketat oleh petugas jaga, sebelum memasuki area wisata kayangan api ini.

"Semua pengunjung mulai pintu masuk dites suhu tubuh, harus cuci tangan dan diharuskan membawa masker," terang Deny kepada blokBojonegoro.com.

Deny menambahkan, tidak hanya itu, saat berada diarea wisata, pengunjung harus menjaga jarak antar sesama, sehingga pengunjung bisa menikmati suasana keindahan khayangan api sekaligus untuk antisipasi penyebaran virus Corona.

Masih kata Deny, sejak adanya Pandemi Covid-19 mulai melanda berbagai daerah tidak terkecuali Bojonegoro, sejumlah wisata andalan Bojonegoro sempat tutup, guna mengantisipasi penyebaran virus corona agar tidak semakin meluas di Kabupaten Bojonegoro ini. Namun setelah ditutup beberapa bulan akhirnya, pada pertengahan bulan Agustus sejumlah wisata di Bojonegoro mulai dibuka.

"Untuk saat ini, pengunjung yang datang ke wisata kayangan api masih tidak dipungut biaya alias masih gratis," pungkasnya.[saf/ito]

Tag : khayangan, api, bojonegoro, Ingat pesan ibu, jaga jarak, hindari kerumunan, pakai masker, cuci tangan, cuci tangan pakai sabun, satgas covid 19, satgas


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat