06:00 . Manfaat Vaksin COVID-19   |   23:00 . Gandeng Kantor Pos, RSUD Bojonegoro Luncurkan Layanan Antar Obat   |   22:00 . Inilah Susunan Kepengurusan DPC Partai Gerindra Bojonegoro   |   21:00 . Warga Ngrejeng Purwosari Hilang, Diduga Tenggelam di Sungai Gandong   |   20:00 . 30 Pasangan Mesum Terjaring Razia, 1 Pelajar Hamil 2 Bulan   |   20:00 . Begini Virus Corona Menyerang dan Menyebar   |   19:00 . Pelaku Pencurian 12 Laptop di SDN 1 Bakung Diamankan Polisi   |   19:00 . 3 Kabupaten/Kota Prioritas di Jatim Mulai Vaksinasi   |   18:00 . Terima SK, Sahudi Jabat Ketua DPC Gerindra Bojonegoro   |   17:00 . Ingin Dapat Beasiswa Tugas Akhir 2021 dari Pemkab Bojonegoro, Begini Syaratnya....   |   16:00 . 1 ASN Terancam Dikeluarkan, 7 Ajukan Pensiun Dini   |   15:30 . [Cek Fakta] Vaksin yang Dipakai Jokowi Tidak Asli karena Harus Menggunakan Alat Suntik?   |   14:00 . HIMABO UM Akan Menggelar Webinar untuk Siswa Tingkat SMA   |   13:00 . Tonton Video Porno, Warga Ngraho Cabuli Anak di Bawah Umur Tiga Kali   |   12:00 . Syarat-syarat Vaksinasi Covid-19, Perhatikan Rekam Medis   |  
Tue, 19 January 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Jangan Remehkan Manfaat Menulis Jurnal

blokbojonegoro.com | Wednesday, 28 October 2020 07:00

Jangan Remehkan Manfaat Menulis Jurnal

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Setiap orang memiliki cara yang berbeda-beda untuk mengatasi kecemasan dan stres di masa pandemi ini. Salah satu yang terbukti cukup efektif adalah menulis jurnal atau "diary".

Faktanya, menulis jurnal ( journaling) ternyata dapat memberikan kita ruang khusus untuk memproses kejadian-kejadian yang kita alami dan menuangkan kecemasan yang ada di dalam pikiran.

Tanpa disadari, menulis jurnal bisa menjadi cara mengidentifikasi alasan kenapa kita merasa cemas. Setelah akar kecemasan dikenali, jurnal akan meningkatkan metakognisi dan kesadaran diri.

Pada intinya, journaling mampu memberikan ruang dan waktu untuk menampung perasaan yang terkait dengan pikiran yang menimbulkan rasa cemas, sekaligus mengurangi bentuknya menjadi sebuah tindakan.

Waktu memulainya

Seorang psikolog Rebecca Mannis merekomendasikan orang-orang menulis jurnal di waktu yang mereka inginkan, asalkan kebiasaan ini menjadi rutinitas setiap hari.

Sebab, setiap orang memiliki waktu dan tujuan yang berbeda dalam menulis jurnal. Maka, sesuaikan saja dengan pribadi masing-masing.

Dalam proses menulis jurnal, kita didorong untuk bersikap baik dan sabar dengan diri sendiri saat menuangkan apa yang dipikiran dan dirasakan.

Bukan pengobatan kecemasan

Penting juga untuk diperhatikan, meskipun menulis jurnal bisa efektif dalam mengelola kecemasan, tetapi ada banyak hal lain yang dapat dilakukan.

Menulis jurnal juga bukan bentuk pengobatan dari rasa cemas atau depresi. Jika kita sudah mulai merasakan cemas yang berlebihan, sebaiknya lakukan konsultasi dengan ahli atau perawatan yang lebih profesional.

*Sumber: kompas.com

Tag : pendidikan, kesehatan, jurnal, menulis


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat