21:00 . Pembangunan Maju, Bojonegoro Semakin Produktif   |   20:00 . Rakor KONI, Bahas Evaluasi dan Penyusunan Program Kerja 2021   |   19:30 . Hujan Deras, Banjir Bandang Terjang Malo dan Dander   |   19:00 . Semua Umat Agama Rindu Beribadah Bersama   |   18:00 . Pemerintah Kawal Kesiapan Sarana Vaksin Covid-19   |   17:00 . Bupati Anna: Mas Safuan Wartawan Baik   |   16:00 . Begini Harapan Bupati Bojonegoro pada Pembukaan Raker KONI   |   15:00 . Satgas Covid-19 Harap Tak ada yang Menghalangi Petugas Kesehatan   |   14:00 . Buka Konfercab IPNU-IPPNU, Bupati Ingatkan Pemuda untuk Melek Media   |   13:00 . Kerumunan Berpotensi Besar Pemicu Klaster Baru Covid-19   |   12:00 . Perempuan Produktif, Muslimat Bojonegoro Latihan Wirausaha   |   11:00 . Ciri Kelelahan Akibat Covid-19   |   10:00 . Melepas Mas Safuan   |   09:00 . Begini Pesan Satgas Covid-19 saat Pembelajaran Tatap Muka   |   08:00 . Kiat Lansia Tetap Sehat di Masa Pandemi   |  
Mon, 30 November 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 29 October 2020 19:00

Ranitya Nurlita, Pemuda Utama Jatim 2020

Ranitya Nurlita juga Finalis di Ajang Internasional

Ranitya Nurlita juga Finalis di Ajang Internasional

Kontributor: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Peringatan sumpah pemuda Rabu, (28/10/2020), Pemerintah Provinsi Jawa Timur turut serta memberikan penghargaan kepada Pemuda Utama yang berkarya legacy di Jawa Timur.

Ada 7 pemuda dari perwakilan daerah di Jawa Timur yang dinobatkan memperoleh penghargaan di setiap bidangnya. Penghargaan ini langsung diberikan oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa kepada Putri Daerah asal Bojonegoro, Ranitya Nurlita yang tengah dinobatkan sebagai Millenial Peduli Lingkungan.

[Baca juga: Ranitya Nurlita Asal Bojonegoro, Menang di Pemuda Utama Jatim 2020 ]

"Penghargaan dari Ibu Gubernur adalah suatu titipan dan amanah agar saya bisa terus berkarya dan memberikan manfaat lebih," ungkap Ranitya kepada blokBojonegoro.com.

Kerja keras Ranitya Nurlita, perempuan asal Kelurahan Mojokampung, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, tak hanya penobatan yang diberikan Gubernur Jawa Timur. Ia bersama Vania Santoso turut serta mewakili Indonesia masuk sebagai 10 besar finalis regional Asia Pasifik Young Champions Of The Earth yang digelar United Nations Environment Programme (UNEP) atau Badan Lingkungan Hidup PBB. Dirinya berhasil menyisihkan 845 pendaftar Asia-pasifik lainnya.

Total sepuluh kontestan dari Asia-pasifik terseleksi atas ide yang mereka usulkan dalam mengatasi krisis lingkungan yang paling mendesak, menggunakan ide-ide terobosan, terukur dan inovatif.

Saat dikonfirmasi blokBojonegoro.com, Ranitya Nurlita dengan wastehub.id menghubungkan pembeli dengan pemulung dan pengguna hub yang ingin menjual limbah daur ulang. Dengan demikian tercipta ekonomi sampah lokal yang efektif dan bertanggung jawab.

"Inovasi ini bertujuan untuk meningkatkan area pengumpulan sampah lokal yang efektif dan bertanggung jawab, untuk transisi ke pendekatan ekonomi sirkular dengan melibatkan pemulung," jelas Alumnus IPB kepada blokBojonegoro.com

Masih lanjut, wastehub.id dibagi menjadi beberapa program seperti konsultasi pengelolaan sampah hingga pemberdayaan 1222 pemulung. Serta selama beroperasi, wastehub.id telah mengedukasi lebih dari 32.609 peserta dan pengunjung pameran hingga melibatkan 257 relawan dan sampah yang dikelola sebanyak 6 ton dan terus bertambah.

[Baca juga: Raih Penghargaan Millenial Peduli Lingkungan Jatim ]

Saat pandemi pun wastehub.id bekerjasama dengan berbagai donatur untuk mendistribusikan lebih dari 5.000 paket sembako, dan turut serta menyelenggarakan pelatihan secara darring dalam pengelolaan sampah di rumah selama pandemi.

"Wastehub.id dibagi menjadi beberapa program, baik konsultasi pengelolaan sampah hingga pemberdayaan 1222 pemulung. Serta selama pandemi juga turut serta menyelengarakan pelatihan secara darring dalam pengelolaan sampah di rumah," tutur Ranitya.

Nantinya juri tingkat global akan memilih tujuh young champions pada bulan Desember, dan akan diapresiasi dalam acara serah terima penghargaan bersama champions of the earth.

Young Champions of the Earth sendiri merupakan sebuah penghargaan visioner untuk mengapresiasi para pemuda berusia 18 hingga 30 tahun, yang memiliki ide besar dalam melindungi/memperbaiki lingkungan di bawah naungan UN Environment Programme (UNEP). Lembaga global PBB yang menyuarakan lingkungan hidup dunia. [liz/ito]

Tag : Ranitya Nurlita, bojonegoro, Regional Asia Pasifik Young Champions of The Earth, Pemuda Utama, Jatim


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Sunday, 29 November 2020 00:00

    Selamat Jalan Mas Safuan

    Selamat Jalan Mas Safuan Innalillahi wainna ilaihi roojiuun. Reporter blokBojonegoro.com, Mochamad Safuan meninggal dunia, Sabtu (28/11/2020) petang....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat