21:00 . Sempat Membesar, Flare di Lapangan Banyu Urip Kembali Normal   |   20:00 . SKD CPNS 3 Kabupaten Digelar Bulan Oktober   |   19:00 . Lahan Kosong di Campurejo Dilahap Jago Merah    |   18:00 . KONI Gelar Workshop dan Pembinaan Cabor di Bojonegoro   |   17:00 . Ormawa UNU Sunan Giri Raih Apresiasi dari Rektorat   |   16:00 . Rumpun Bambu di Kapas Bojonegoro Terbakar   |   15:00 . Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Bisa Lewat Kantor Pos   |   14:00 . Pemkab Bojonegoro Gelontorkan Rp 78,48 Miliar Rehab 3.924 RTLH   |   13:00 . Vaksinasi di Bojonegoro Terus Berlanjut, Target Sasaran Capai 1 Juta Penduduk   |   08:00 . PMI Terus Komitmen Bergerak Bersama untuk Sesama   |   07:00 . Mau Anak Tumbuh Tinggi dan Sehat, Coba Terapkan Lima Kebiasaan Berikut   |   19:00 . Harlah Ke-5 UKM JQH Al-Humaida Unigiri Bojonegoro   |   16:00 . Bupati Dialog dengan RT/RW, Serap Aspirasi Pembangunan Daerah   |   15:00 . Terdampak Covid-19, Polres Bojonegoro Angkat Puluhan Anak Asuh   |   14:00 . Bupati Bojonegoro Segera Siapkan BPNT Daerah   |  
Sun, 19 September 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Hingga Oktober, Ada 2.486 Janda Millenial di Bojonegoro

blokbojonegoro.com | Monday, 16 November 2020 18:00

Hingga Oktober, Ada 2.486 Janda Millenial di Bojonegoro

Kontributor: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Jumlah janda baru di Kabupaten Bojonegoro terus mengalami penambahan. Berdasarkan laporan perkara yang diterima oleh Pengadilan Agama (PA) Bojonegoro ada 2.486 perkara perceraian tahun 2020 dengan status gugat cerai dari bulan Januari hingga Oktober 2020.

Menariknya, dari angka tersebut 80 persen di antaranya masuk kategori janda millenial atau kisaran usia dibawah 35 tahun. Kasus istri gugat suami sebanyak 1.694 dan suami menceraikan istri sebanyak 792. Total perkara perceraian tahun 2020 sebanyak 2.486 dari bulan Januari hingga Oktober 2020.

"Dominasi janda millenial. Karena  usia dibawah 35 tahun," ungkap Ketua Panitera PA Bojonegoro, Solihin Jamik. 

Menurut Solihin, tingginya angka perceraian tersebut selain karena faktor ekonomi, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) juga karena rendahnya pendidikan pasangan suami istri saat membina rumah tangga. 

"Pendidikan menjadi faktor utama dalam membina rumah tangga. Sebab semakin minim pengetahuan dan pengalaman dalam membina rumah tangga, semakin rentan untuk melakukan perceraian," imbuhnya. 

Sholikin Jamik berharap perlu dilakukan pembinaan bagi calon pasangan pengantian secara intens. 

"Selain adanya pembinaan bagi Catin, faktor pendidikan juga menjadi penentu dalam membina rumah tangga ideal. Karena di dalamnya sangat berpengaruh terhadap pengetahuan hingga pengalaman. Dengan harapan bisa mengurangi kasus perceraian dini," pungkasnya.

Hingga Oktober tahun 2020 ini total perkara yang masuk di PA Bojonegoro, baik perkara cerai, waris, dispensasi nikah dan yang lainnya total ada 3.197 perkara. [liz/lis]

 

Tag : Janda, PA, millenial



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 30 August 2021 20:00

    HMP PIAUD Unugiri Dukung Pemenuhan Hak Anak Usia Dini

    HMP PIAUD Unugiri Dukung Pemenuhan Hak Anak Usia Dini Semarak HUT RI ke-76 masih menyelimuti jiwa-jiwa pendidik millenial. Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (HMP PIAUD) UNU Sunan Giri (Unugiri) turut meramaikan bulan kemerdekaan tersebut dengan...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Monday, 02 August 2021 08:00

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB Perkembangan blokMedia Group (blokBojonegoro media dan blokTuban media) semakin pesat dengan pembaca yang terus meningkat untuk wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Hal itu membuat manajemen melakukan pembenahan, termasuk menambah jumlah reporter...

    read more