06:00 . Sukseskan Vaksinasi, Pemerintah Pastikan Kesiapan dengan Cara ini   |   23:00 . Seorang Warga Wedi Ditemukan Meninggal di Sawah   |   22:00 . Waspada Hoax! Kabar Berantai Ledakan Jumlah Pasien Covid-19   |   21:00 . Begini Cara Vaksin Simpan   |   20:30 . Teman Seangkatan Bercanda Covid di Grup, Aku Positif   |   20:00 . 3 Kecamatan di Bojonegoro Terdampak Banjir Selama November   |   19:30 . Sambut Piala Soeratin dan Liga 3 Jatim, Askab PSSI Seleksi Pemain   |   19:00 . Pemda Boleh Buka Pembelajaran Tatap Muka, Asal .....   |   18:30 . Kapolres Bojonegoro Berkunjung ke Pondok Pesantren At-Tanwir Talun, Sumberrejo   |   18:00 . Mencari Penyebab dan Solusi Banjir Tahunan di Dander, Bupati Anna Kunjungi Lokasi   |   17:30 . Benih Hanyut Terbawa Banjir, Petani Gagal Tanam   |   17:00 . Ketua DPD RI Doakan Ketum PBNU Sembuh dari Covid-19   |   16:30 . Terendam Banjir, Aktivitas di Pasar Sroyo Lumpuh   |   16:00 . Patut Ditiru, Guyub dan Rukunnya Petani Desa Wedoro Saat Tanam Bawang Merah   |   15:00 . Petani di Sugihwaras Mulai Tanam Padi Bantuan PPM KPM dari Pemkab   |  
Tue, 01 December 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 17 November 2020 13:00

Ratusan Nakes Wafat karena Covid-19, LaNyalla Imbau Warga Serius Jauhi Kerumunan

Ratusan Nakes  Wafat karena Covid-19, LaNyalla Imbau Warga Serius Jauhi Kerumunan

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengungkap ada 282 tenaga kesehatan yang wafat akibat COVID-19. Untuk itu, Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti meminta masyarakat patuh terhadap protokol kesehatan dan serius menjauhi kerumunan.

"Saya menyampaikan rasa keprihatinan dan duka yang dalam atas wafatnya para tenaga kesehatan kita yang berjuang di garis terdepan melawan virus Corona. Semoga arwah rekan-rekan tenaga kesehatan diterima di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan," ujar LaNyalla di sela-sela kunjungannya ke Bolmut, Sulawesi Utara, Selasa (17/11/2020) siang.

Sebanyak 282 tenaga kesehatan yang wafat itu merupakan data IDI sejak awal pandemi pada Maret lalu hingga bulan November ini. LaNyalla menyebut, hal tersebut merupakan kehilangan besar bagi dunia medis, khususnya di Indonesia.

"Ada 159 dokter, 9 dokter gigi, dan 114 perawat yang sudah menjadi korban ganasnya COVID ini. Jangan sia-siakan pengorbanan mereka dengan sikap apatis terhadap pandemi," sebut LaNyalla.

Dari 159 dokter yang wafat itu, terdiri dari 84 dokter umum, 73 dokter spesialis, serta 2 residen. Mereka berasal dari 20 IDI Wilayah (provinsi), dan 71 IDI Cabang (kota/kabupaten).

Ketua DPD pun mengajak seluruh pihak untuk hening sejenak mendoakan para tenaga kesehatan yang gugur karena COVID. LaNyalla meminta kepada masyarakat untuk menjadikan kematian para tenaga medis ini sebagai bahan perenungan agar tidak abai menerapkan protokol kesehatan.

"Diharapkan dengan sangat kepada masyarakat untuk betul-betul mematuhi protokol kesehatan. Jaga diri sendiri, jaga keluarga dan orang-orang terdekat. Menjaga diri sendiri itu artinya kita juga turut menjaga keluarga dan sesama," tuturnya.

"Jauhi kerumunan. Jika terpaksa harus keluar terapkan jaga jarak, memakai masker, dan tidak lupa selalu mencuci tangan. Virus ini nyata. Banyak tenaga kesehatan yang tertular Corona dari pasien. Kita harus menjaga agar tidak ada lagi tenaga kesehatan yang berjatuhan akibat COVID agar mereka bisa terus memberi perawatan kepada masyarakat yang sakit," sambung LaNyalla.

Tag : Nakes, Covid-19, satgas, ingat pesan ibu, cuci tangan, masker, pakai masker, jaga jarak


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Sunday, 29 November 2020 00:00

    Selamat Jalan Mas Safuan

    Selamat Jalan Mas Safuan Innalillahi wainna ilaihi roojiuun. Reporter blokBojonegoro.com, Mochamad Safuan meninggal dunia, Sabtu (28/11/2020) petang....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat