10:00 . Pemkab Bojonegoro Raih Dua Penghargaan dari Kemenaker RI   |   09:30 . Lontong Kikil Ala Mak Sih   |   09:00 . Eksekutif-Legislatif Sepakati APBD 2021 Diangka 6,2 T   |   08:00 . Penting untuk Kenali Gejala Covid Sejak Awal   |   07:00 . Wajib Tahu, Ini 4 Penyebab Sperma Encer dan Solusinya   |   06:00 . Momentum HGN; dari Guru untuk Bangsa   |   05:00 . Wabup Sebut Pademi Covid Tak Pengaruhi UMKM di Bojonegoro   |   21:00 . TBM Budi Utomo Tingkatkan Budaya Literasi di Kecamatan Malo   |   20:00 . Workshop dan Pelatihan untuk Perajin Resmi Dibuka Hari Ini   |   19:00 . Wisata Gerabah Rendeng Masih Bertahan di Tengah Pandemi   |   18:30 . Update Perkembangan Terkini Covid-19 di Indonesia   |   18:00 . Sempat Pindah-pindah Tempat, Geprek ini Kebanjiran Pelanggan Setiap Hari   |   17:00 . Cegah Pernikahan Dini, 44 Mahasiswa Ikuti Pembinaan Pra Nikah   |   16:00 . Wisata Edukasi Grabah Kembali Dibuka, Begini Kondisinya di Masa Pandemi   |   15:00 . AKBP Eva Guna Pandia Resmi Jabat Kapolres Bojonegoro   |  
Wed, 25 November 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 20 November 2020 18:00

Daftar Harga Pokok yang Merangkak Naik

Daftar Harga Pokok yang Merangkak Naik

Reporter: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Sejumlah harga kebutuhan pokok di pasar tradisional Kota Bojonegoro, berdasarkan pantauan blokBojonegoro.com di lapangan mulai kompak merangkak naik, Jumat (20/11/2020).

Adapun harga pokok yang mengalami kenaikan diantaranya cabai rawit merah dari harga semula Rp25.000 merangkak naik menjadi Rp30.000 per kilogram, cabai merah lompong/besar dari Rp20.000 naik Rp35.000 per kilogram. Serta tomat yang semula Rp5.000 naik menjadi Rp10.000 per kilogram, hingga jahe Rp35.000 naik hingga Rp45.000 per kilogram.

Selain komoditi jenis cabai dan empon-empon, komoditi seperti bawang putih yang semula Rp15.000 juga merangkak naik jadi Rp25.000 per kilogram, serta bawang merah Rp30.000 naik menjadi Rp35.000 per kilogram.

"Ada 6 pokok komoditi yang kompak merangkak naik di pasaran. Baik dari jenis komoditi cabai, bawang hingga empon-empon," ungkap salah seorang pedagang di pasar Bojonegoro, Karsini.

Karsini juga mengatakan, merangkaknya komoditi di pasaran ini sudah berlangsung selama satu Minggu. Diperkirakan naik karena pengaruh cuaca yang tidak menentu sehingga stok hasil panen berkurang.

"Kompak merangkak naik sudah berlangsung seminggu. Diantaranya karena faktor cuaca yang tidak menentu sehingga hasil panen untuk dibawa ke pasaran berkurang," imbuhnya.

Sementara itu, Qodri salah seorang pelanggan juga mengungkapkan, meski beberapa komoditi di pasaran mengalami kenaikan harga. Hal tersebut memang sesuatu yang wajar, seperti halnya cabai hingga bawang merah dan putih. Sebab keduanya merupakan bahan pokok dapur dalam kehidupan rumah tangga.

"Wajar saja komoditi mengalami kenaikan harga, keduanya merupakan barang pokok dapur yang tidak bisa ditinggalkan," pungkasnya. [liz/mu]

Tag : bahan pokok, naik, harga naik, kebutuhan pokok, pasar, pasar tradisional


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Thursday, 22 October 2020 16:00

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang M. Anang Febri Efendi reporter blokTuban.com resmi melepas lajang. Ikrar janji suci diucapkan Anang di akad nikah pukul 09.00 WIB hari Senin (19/10/2020) di kediaman mempelai wanita. Resespsi kedua, dilaksanakan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat