12:00 . Pemdes Kalianyar Bagikan Bantuan Kepada Warga Terdampak Banjir   |   10:00 . Awal Tahun Harga Telur Ayam Turun   |   09:00 . Akhir Pekan Harga Logam Mulia Turun Rp5.000 per Gram   |   08:00 . Bantu Pasien Covid-19, Polres Screening Pendonor Plasma Konvalesen   |   07:00 . Orangtua, Yuk Kenali Gaya Belajar Anak!   |   06:00 . Ayo Dukung Gerakan Nasional Donor Plasma Konvalesen   |   22:00 . Apa Itu Terapi Plasma Konvalesen ?   |   21:00 . Taman Gajah Bolong Diresmikan   |   20:00 . Perbaiki Peta Zonasi Risiko, dengan Disiplin Jalankan PPKM   |   19:00 . Lembaga Eijkman Tidak Temukan Varian Baru Virus Covid-19   |   18:00 . Monitoring dan Evaluasi Menjadi Dasar Perpanjangan PPKM   |   17:00 . Hujan Terus, Tanah di Desa Semanding Longsor   |   16:00 . Disuntik Vaksin, Arumi Pegang Erat Tangan Wagub Emil Dardak   |   15:00 . Diresmikan, Taman Gajah Bolong Tawarkan Fasilitas Menarik untuk Refreshing   |   14:00 . Relawan Nasi Bagikan Nasi untuk Korban Banjir   |  
Sat, 23 January 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

DLH Bojonegoro Kini Miliki 186 Bank Sampah Desa

blokbojonegoro.com | Monday, 23 November 2020 20:00

DLH Bojonegoro Kini Miliki 186 Bank Sampah Desa

Reporter: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com -  Melalui data yang dihimpun blokBojonegoro.com dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro, setiap harinya warga Bojonegoro yang membuang sampah sebanyak 0,4 kilogram per hari. Sedangkan jumlah penduduk Bojonegoro ada sekitar 1,3 juta penduduk yang mampu menghasilkan sampah baik organik maupun non organik. 

Dari data itu, sehingga kurang lebih 550 ton sampah dihasilkan setiap hari, di sisi lain kapasitas tempat pembuangan akhir/TPA hanya mampu menampung 80 sampai 100 ton perhari. Dari problematika yang ada, maka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui DLH Bojonegoro berusaha merealisasikan bank sampah yang tersebar di beberapa desa di Bojonegoro. 

Guna mengurangi volume sampah yang menumpuk, DLH Bojonegoro di tahun 2020 ini telah memberikan fasilitas berupa bank sampah di 186 desa.Tak hanya fasilitas, akan tetapi juga memberikan pelatihan hingga pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) berupa pengelolaan bank sampah. 

"Guna mengurangi volume sampah, Pemkab Bojonegoro melalui DLH Bojonegoro kini memberikan fasilitas berupa bank sampah di 186 Desa yang ada di Bojonegoro," ungkap Kabid Persampahan DLH Bojonegoro, Ahmad. 

Menurutnya, 186 data bank sampah desa dari DLH Bojonegoro tersebut di antaranya di Kecamatan Dander dan Baureno terdapat 8 bank sampah Desa, kecamatan Tambakrejo, Gayam dan Kedewan tersebar 4 bank sampah desa, Kecamatan Kapas dan Balen ada 20 bank sampah, Kecamatan Ngraho dan Sugihwaras terdapat 7 bank sampah desa. 

Kemudian, Kecamatan Sumberejo terdapat 2 bank sampah, Kecamatan Margomulyo 3 bank sampah, Kecamatan Kanor terdapat 26 bank sampah Desa, Kecamatan Trucuk ada 10 bank sampah.

Selanjutnya, untuk Kecamatan Purwosari 5 bank sampah, Kecamatan Ngasem dan Kalitidu ada 16 bank sampah, Kecamatan Kepohbaru 2  bank sampah, Kecamatan Kedungadem 11 bank sampah, Kecamatan Padangan dan Kecamatan Bojonegoro telah tersebar 6 bank sampah Desa dari DLH Bojonegoro. 

"Terbanyak bank sampah di Kecamatan Kanor, sekitar 26 bank sampah desa," imbuhnya. 

Pria yang menjabat sebagai Kabid Persampahan DLH Bojonegoro ini juga mengatakan, terkait program bank sampah Desa sendiri sudah berjalan sejak tahun 2018. Serta dalam satu tahun sudah melakukan pembinaan sebanyak 3 kali, baik dari  penguatan sumber daya manusia (SDM), pengenalan produk olahan sampah hingga pembinaan cara berbisnis. 

"Dalam setahun sudah tiga kali pembinaan sejak program ini berlangsung dari tahun 2018," papar Kabid Persampahan. 

Pihaknya juga berharap, di tahun 2021 ini semoga nantinya 432 Desa se-Bojonegoro dapat memiliki bank sampah sendiri. Selain mengurangi volume sampah, bank Sampah juga membantu roda perekonomian masyarakat. [liz/lis]

 

 

Tag : Dlh, sampah, TPA


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat