22:00 . Apa Itu Terapi Plasma Konvalesen ?   |   21:00 . Taman Gajah Bolong Diresmikan   |   20:00 . Perbaiki Peta Zonasi Risiko, dengan Disiplin Jalankan PPKM   |   19:00 . Lembaga Eijkman Tidak Temukan Varian Baru Virus Covid-19   |   18:00 . Monitoring dan Evaluasi Menjadi Dasar Perpanjangan PPKM   |   17:00 . Hujan Terus, Tanah di Desa Semanding Longsor   |   16:00 . Disuntik Vaksin, Arumi Pegang Erat Tangan Wagub Emil Dardak   |   15:00 . Diresmikan, Taman Gajah Bolong Tawarkan Fasilitas Menarik untuk Refreshing   |   14:00 . Relawan Nasi Bagikan Nasi untuk Korban Banjir   |   13:00 . Banjir Belum Surut, Pintu Air Dibuka   |   12:00 . Desa Kalianyar Masih Tergenang Banjir   |   11:00 . Dua Hari Banjir di TPK Bojonegoro Belum Surut   |   10:00 . Diresmikan Bupati, Taman Gajah Bolong Sebagai Tempat Berlibur dan Penghasil Oksigen   |   09:00 . Pasien Sembuh Covid-19 di Indonesia Sudah Mencapai 772.790   |   08:00 . Biznet Gencar Lakukan Ekspansi Jaringan ke Lebih Banyak Kota dan Area   |  
Sat, 23 January 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Puji Astuti, Guru SMPN 5 Bojonegoro

Ciptakan Smartphone Shower Plant SMP-5 untuk Siram Tanaman Via HP

blokbojonegoro.com | Tuesday, 24 November 2020 11:00

Ciptakan Smartphone Shower Plant SMP-5 untuk Siram Tanaman Via HP

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Harus diakui Pandemi Covid-19 memang cukup berdampak di berbagai sektor, baik ekonomi hingga pendidikan juga terkena dampaknya.

Dengan kondisi ini, semua sekolah di berbagai jenjang harus mengambil kebijakan yakni melakukan pembelajaran melalui daring, hal itu guna mencegah penyebaran Covid-19 agar tidak semakin luas.

Dengan Pembelajaran daring itu, bisa dikatakan selama pandemi pastinya keasrian lingkungan sekolah tetap harus dijaga, seperti halnya merawat dan menyirami tanaman yang ada di sekolah.

Padahal selama ini, untuk menyirami tanaman di sekolah yang biasa setiap siswa diberikan tanggung jawab, namun saat pandemi siswa harus belajar dari rumah.

Oleh karenanya agar tanaman yang ada di lingkungan sekolah tetap tumbuh dan berkembang, Puji Astuti salah satu guru SMPN 5 Bojonegoro menciptakan Smartphone Shower Plant SMP-5, yakni alat penyiram tanaman melalui aplikasi Smartphone (Android).

Dengan idenya tersebut, penyiraman tanaman di sekolah tak lagi mengandalkan penyiraman secara manual yang dilakukan siawa, namun tinggal mengaktifkan aplikasi melalui smartphone yang bisa langsung otomatis bisa menyirami tanaman yang ada di lingkungan sekolah.

"Untuk ide awal Smartphone Shower Plant SMP-5 berawal saat saya melihat taman di salah satu tempat wisata di Bojonegoro, yang penyiramannya dilakukan dengan memutar kran air terlebih dulu," ungkap Puji Astuti kepada blokBojonegoro.com.

Sehingga ia memiliki ide membuat aplikasi Smartphone Shower Plant SMP-5. Ide ini muncul sekitar bulan Maret 2020 lalu, saat awal Covid-19 mulai merebak, saat itu semua siswa dan guru harus bekerja dari rumah, sehingga dengan demikian kondisi lingkungan sekolah terutama tanaman khususnya lantai atas SMPN 5 banyak yang mengering dan hampir mati kekurangan air.

"Kalau sebelum pandemi Covid-19, setiap siswa diberlakukan sistem piket dan diwajibkan dan bertanggung jawab untuk menyiram beberapa tanaman," ujarnya.

Puji Astuti yang juga guru Mapel IPA di SMPN 5 Bojonegoro ini mengaku, saat awal mencoba aplikasi Smartphone Shower Plant SMP-5 itu, memang dirinya agak kesulitan, pasalnya banyak alat yang harus ditambahkan mulai dari pipa air hingga komponen elektronika aplikasi. Namun dengan kerja kerasnya itu akhirnya aplikasi Smartphone Shower Plant SMP-5 bisa digunakan.

"Aplikasi Smartphone Shower Plant SMP-5 ini bisa digunakan meski kita berada di ruang guru atau di lingkungan sekolah dan tidak usah memutar kran air lagi," terang wanita asal Kecamatan Kanor ini.

Meski begitu Smartphone Shower Plant SMP-5 masih harus terus dikembangkan, pasalnya aplikasi tersebut baru bisa diaktifkan bila berada di lingkungan sekolah. Hal ini karena sistem harus terus terkoneksi dengan jaringan internet sekolah.

Puji Astuti menjelaskan, rata-rata setiap jalur pipa yang disiapkan dalam aplikasi Smartphone Shower Plant SMP-5 bisa menyiram puluhan tanaman yang ada di lingkungan sekolah, khususnya tanaman hias maupun toga yang berada di lantai atas.

"Saat ini baru ada 5 komponen elektronika yang sudah terkoneksi dan sudah bisa diakses melalui smartphone," terang guru yang biasa disapa Bu Puji ini.

Aplikasi Smartphone Shower Plant SMP-5 ini beberapa waktu lalu juga telah meraih prestasi Best Vidio di salah satu ajang lomba KIR yang diselenggarakan oleh salah satu Universitas Negeri di Kabupaten Malang.

"Mudah-mudahan  Smartphone Shower Plant SMP-5 ini bisa bermanfaat bagi semua terkhusus untuk menjaga keasrian lingkungan SMPN 5 Bojonegoro," pungkasnya. [saf/mu]

Tag : covid 19, smpn 5, ingat pesan ibu, pakai masker, jaga jarak, hindari kerumunan, masker, cuci tangan pakai sabun, satgas covid 19, covid 19


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat