22:00 . Apa Itu Terapi Plasma Konvalesen ?   |   21:00 . Taman Gajah Bolong Diresmikan   |   20:00 . Perbaiki Peta Zonasi Risiko, dengan Disiplin Jalankan PPKM   |   19:00 . Lembaga Eijkman Tidak Temukan Varian Baru Virus Covid-19   |   18:00 . Monitoring dan Evaluasi Menjadi Dasar Perpanjangan PPKM   |   17:00 . Hujan Terus, Tanah di Desa Semanding Longsor   |   16:00 . Disuntik Vaksin, Arumi Pegang Erat Tangan Wagub Emil Dardak   |   15:00 . Diresmikan, Taman Gajah Bolong Tawarkan Fasilitas Menarik untuk Refreshing   |   14:00 . Relawan Nasi Bagikan Nasi untuk Korban Banjir   |   13:00 . Banjir Belum Surut, Pintu Air Dibuka   |   12:00 . Desa Kalianyar Masih Tergenang Banjir   |   11:00 . Dua Hari Banjir di TPK Bojonegoro Belum Surut   |   10:00 . Diresmikan Bupati, Taman Gajah Bolong Sebagai Tempat Berlibur dan Penghasil Oksigen   |   09:00 . Pasien Sembuh Covid-19 di Indonesia Sudah Mencapai 772.790   |   08:00 . Biznet Gencar Lakukan Ekspansi Jaringan ke Lebih Banyak Kota dan Area   |  
Sat, 23 January 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

3 Kecamatan di Bojonegoro Terdampak Banjir Selama November

blokbojonegoro.com | Monday, 30 November 2020 20:00

3 Kecamatan di Bojonegoro Terdampak Banjir Selama November

Reporter:  Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Memasuki musim penghujan, sejumlah jalan di wilayah Kabupaten Bojonegoro kerap kali tergenang banjir. Genangan air kerap muncul setelah hujan deras dengan intensitas cukup tinggi. Tidak hanya dijalan, genangan juga mengalir ke sejumlah permukiman warga.

Dari pantauan blokBojonegoro.com di lapangan, intensitas curah hujan yang cukup tinggi pada Minggu, (29/11/2020) mengakibatkan beberapa Desa yang ada di Kecamatan Bojonegoro, Malo dan Dander terjadi banjir.

Berdasarkan rekapitulasi data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro sebanyak 574 permukiman di 11 Desa, 3 Kecamatan di Bojonegoro telah masuk data rekapitulasi banjir luapan sungai sepanjang bulan November 2020.

"Selama November 2020, ada sekitar 574 permukiman di 11 Desa dan 3 kecamatan yang masuk data rekapitulasi terdampak banjir. Di antaranya Kecamatan Gondang, Bojonegoro dan Dander," ungkap Kasi Kesiapsiagaan Bencana, BPBD Bojonegoro, Eko Susanto.

Menyikapi peristiwa banjir air genangan tersebut,  untuk wilayah Bojonegoro saat ini di atas normal sehingga perlu diwaspadai kemungkinan adanya banjir bandang, juga banjir luapan terutama untuk wilayah Bojonegoro selatan.

Sedangkan dalam kota ada beberapa jalan protokol yang irigasinya masih dalam perbaikan yakni Jalan Untung Suropati, Bundaran Adipura, Jalan Panglima Polim serta Diponegoro.

"Untuk wilayah selatan perlu diwaspadai banjir bandang, sedangkan wilayah dalam kota baik sepanjang Adipura hingga Untung Suropati masih dalam proses perbaikan drainase sehingga memungkinkan tergenang banjir," pungkasnya. [liz/lis]

Tag : Banjir, dampak


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat