22:30 . Hujan Deras, Wilayah Selatan Bojonegoro Diterjang Banjir Bandang   |   20:00 . Tahun 2020, Perhiasan Emas Dominasi Agunan di Pegadaian   |   19:00 . Capaian Kapasitas Testing Menjadi Evaluasi Peningkatan Penanganan Covid-19   |   18:00 . Chip Dalam Vaksin Adalah Berita Bohong, Begini Penjelasannya   |   17:30 . Waspada Gelombang Dua Puncak Covid di Jawa Timur   |   17:00 . Gubernur Khofifah Ingkatkan Waspada Covid-19 Gelombang ke-2   |   16:30 . Melihat Aktivitas Gadis Manis di Kandang Kambing   |   16:00 . Mayat Wanita di Sungai Bengawan Solo di Kanor   |   15:00 . Satgas Covid-19: Daerah Harus Fokus Menjadi Zona Hijau   |   14:00 . DLH Bojonegoro Syukuran Gedung Baru   |   13:00 . Warga Hilang Diduga Tenggelam, Akhirnya Ditemukan   |   12:00 . Akurasi Data Menjadi Kunci Kebijakan yang Efektif   |   11:00 . Penambang Perahu di Kanor Temukan Mayat Mengambang   |   10:30 . Hari Ketiga Pencarian Warga Diduga Tenggelam, Tim SAR Siapkan 4 Perahu Karet   |   10:00 . Di Kecamatan Ngambon, Pelanggar Prokes Dihukum Push Up   |  
Wed, 20 January 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Seorang Warga Wedi Ditemukan Meninggal di Sawah

blokbojonegoro.com | Monday, 30 November 2020 23:00

Seorang Warga Wedi Ditemukan Meninggal di Sawah

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Salah satu warga Desa Wedi, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Mashudi (57) ditemukan meninggal dunia di sawah, selatan TPK, turut, RT.07 RW.02 Desa Wedi, Senin (30/11/2020).

Kapolsek Kapas, AKP Yaban menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, Ismail, Jabar dan Lasmiran, sekitar pukul 10.00 WIB, korban pamit ke keluarga untuk mengambil bibit padi karena terbawa banjir.

Namun hingga pukul 19.00 WIB korban tidak kunjung pulang sehingga di lakukan pencarian oleh keluarga dibantu warga dan juga di laporkan ke perangkat desa selanjutnya di teruskan ke polsek dan BPBD. Tidak lama kemudian polsek dan BPBD datang kemudian dibantu warga mencari korban.

"Sekitar pukul 20.30 WIB Korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia di sawah yang tergenang banjir," kata Kapolsek.

Selanjutnya korban dievakuasi BPDB dan warga ke rumah duka alamat Desa Wedi RT 09 RW.02. Kecamatan Kapas menggunakan ambulan puskesmas Tanjungharjo.

Diduga korban kelelahan, karena mencari bibit padi miliknya yang akan ditanam terendam dan terbawa banjir.

"Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan," pungkasnya.

Tag : Wedi, kapas, banjir


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat