21:00 . Gubernur Jatim Siap Hadir pada Pelantikan Pengurus AMSI   |   20:00 . Kerugian Ditaksir Capai Rp10 M, Pedagang Pasar Kepohbaru Direlokasi   |   19:00 . Diskusi Reboan Bahas Kesejahteraan Masyarakat dan Pelestarian Hutan   |   18:00 . Penyelenggara Vaksinasi Diminta Pastikan Tenaga Kesehatan Sudah Divaksin   |   17:00 . Tokoh Lintas Agama Divaksin Covid 19 di Masjid Istiqlal   |   16:00 . Ujian Ditiadakan, Berikut Persyaratan Kelulusannya   |   15:00 . Siasati Harga Cabai Rawit yang Sedang Naik, Konsumen Beralih ke Cabai Kering   |   14:00 . Korban Saldo BRI Hilang Bertambah, Warga Balen Kehilangan 5 Juta Rupiah   |   13:00 . Upaya Kesejahteraan Masyarakat dan Pelestarian Hutan, IDFoS Gelar Diskusi Reboan   |   12:00 . Vaksinasi Tahap 2, Bojonegoro Terima 1.994 Vial Vaksin   |   11:00 . Upaya Skrining untuk Memastikan Pelaku Perjalanan Internasional dalam Keadaan Sehat   |   10:00 . Dampak Positif PPKM Jawa - Bali Dialami Sebagian Besar Wilayah   |   09:00 . Kesembuhan Covid-19 Bertambah Mencapai 1.104.990 Orang   |   08:00 . 4 Fungsi Posko Jaga Desa saat PPKM Mikro   |   07:00 . 12 Perilaku Sederhana untuk Tingkatkan Kesuburan Perempuan Usia 30 Tahunan   |  
Thu, 25 February 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

3 Bulan Usaha, Kini Omset Hingga Puluhan Juta

blokbojonegoro.com | Thursday, 24 December 2020 19:00

3 Bulan Usaha, Kini Omset Hingga Puluhan Juta

Kontributor: Uul Lyatin

blokBojonegoro.com - Maraknya pandemi, membuat banyak orang untuk membuat usaha sendiri dan dipasaran secara online maupun off-line. Dengan berbagai cara banyak orang yang memanfaatkan waktu di rumah hingga mengasah hobi mereka hingga dijadikan usaha.

Seperti halnya ibu rumah tangga satu ini. Hobi memasak membuat ibu cantik ini membuka usaha cemilan grubi. Cemilan yang berbahan dasar ubi ini, ia olah menggunakan cara yang tradisional.

Dengan poses pengolahan tradisional, ia mencampurkan ubi jalar dengan garam, gula jawa dan minyak nabati serta tanpa menggunakan pengawet makanan. Dengan begitu grubi hasil karya ibu cantik ini memiliki ciri khas yang berbeda. Sehingga banyak pelanggan yang suka menikmati cemilan hasil ibu rumah tangga ini.

"Saya menggunakan cara yang tradisional. Dan saya juga tidak menambahkan pengawet makanan di cemilan grubi saya ini. Sehingga citra rasanya berbeda dan hasilnya pun juga berbeda," ungkap Refi, pemilik usaha Grubi.

Refi juga mengatakan bahwa dalam satu hari ia bisa menghabiskan 1000 kilogram ubi untuk diolah menjadi 200 pack ubi untuk dijual kembali. Ia menjual  berbagai dengan berbagai macam kemasan. Mulai dari harga yang paling murah 22.000 hingga 24.000. Adapun variasi grubinya yaitu, grubi original, grubi isi, dan grubi ungu.

"Setiap kemasan itu berbeda, namun rata-rata per pack yang isi 42 grubi dengan harga 22.000 itu berat bersih 250 gram. Kalau yang isi 30 itu ganya 200 gram," ujarnya.

Ibu rumah tangga itu juga berimbuh, bahwa awal mula membuat grubi ini hanya karena iseng dan coba-coba. Setelah ia mendapatkan respon baik dari keluarga. Akhirnya Refi memutuskan untuk membuka usaha ini.

Dengan modal awal kurang lebih 7 juta rupiah. Kini omset yang berhasil ia dapatkan dalam satu bulannya berkisar di angka 17 hingga 25 juta.

Berbagai proses pemasaran yang ia coba. Refi memanfaatkan be berapa media sosialnya untuk berjualan. Ia memasarkan usahanya ini melalui akun instagram, Facebook serta shoope.

Ia juga memiliki kedai yang bisa dikunjungi secara langsung. Yaitu terletak di outlet kinicheesetea depan minimarket Pacul Bojonegoro.

"Selain penjualan online dan di outlet sendiri, saya juga mau bekerja sama dengan pihak supermarket di Bojonegoro. Agar usaha saya Kini bisa dikenal masyarakat Bojonegoro secara luas," tandasnya. [uul/ito]

Tag : usaha, ubi, bojonegoro, grubi


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat