07:00 . Gejala dan Tips Cara Mengatasi Pilek pada Bayi   |   06:00 . Sudah Divaksin Tetapi Bisa Positif Covid-19   |   20:00 . Tembus 1 Juta, Kasus Covid Indonesia Tertinggi di Asia Tenggara   |   19:00 . Polres Bojonegoro Kawal 3.680 Vial Vaksin Covid-19   |   18:00 . Rektor UNUGIRI Resmi Dilantik Ketum PBNU Secara Virtual   |   17:00 . Polres Bojonegoro Amankan Pelaku Pembalakan Liar   |   16:00 . BPBD Laksanakan Kegiatan Edukasi Bencana Banjir dan Penyerahan Sembako   |   15:00 . IPNU IPPNU Gayam beserta FPKT Bahu Membahu Tanam 1000 Pohon   |   14:00 . BPBD Lakukan Penyemprotan Disinfektan   |   13:00 . Donor Plasma Konvalesen, PMI Bojonegoro Akan Lakukan Rapat Koordinasi   |   12:00 . 37.473 Warga Bojonegoro Terima BST Melalui Kantor Pos   |   11:00 . Dikawal Ketat, Vaksin Sinovac Tiba di Bojonegoro   |   10:00 . Hendak Melawan, Spesialis Pembobol Konter Didor   |   09:00 . Vaksin Sinovac Tiba di Bojonegoro   |   08:00 . Puluhan Ribu Vaksinator Bersiap Jadi Komunikator Andal   |  
Wed, 27 January 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Porang Tanaman Umbi dengan Prospek Bisnis Menjanjikan

blokbojonegoro.com | Friday, 08 January 2021 08:00

Porang Tanaman Umbi dengan Prospek Bisnis Menjanjikan

Kontributor: Herman Bagus

blokBojonegoro.com - Jika dulu banyak diabaikan sebagai tanaman liar di pekarangan rumah, porang (tanaman porang) kini banyak dibudidayakan petani di sejumlah daerah. Porang adalah tanaman umbi-umbian dengan nama latin Amorphophallus Muelleri.

Porang biasanya dimanfaatkan dengan diolah menjadi tepung yang dipakai untuk bahan baku industri untuk kosmetik, pengental, lem, mie ramen, dan campuran makanan.

Fatkhur Rohman salah seorang petani Porang dari Desa Pandantoyo Kecamatan Temayang mengatakan, Porang itu sebenarnya udah lama dibudidayakan di Bojonegoro, dari masih harga per kilogram hanya Rp3.000 hingga kini harga per kilogram Rp14.000.

"Awal mula menanam Porang itu 3 tahun yang lalu, ceritanya kan saya dulu Ketua MWCNU Temayang silaturahmi ke MWCNU Sekar, di ajak melihat lahan Porang beliau dan diberi tahu ilmunya budidaya porang akhirnya saya tertarik," ujar mantan Ketua MWCNU Temayang itu.

Menurutnya, Porang tidak harus ditanam di dataran tinggi. Porang  yang masuk jenis umbi-umbian ini memiliki banyak khasiat dan produk turunan dalam bidang pangan (tepung), farmasi, teknologi hingga kosmetik. Sehingga permintaan Porang di pasar domestik maupun ekspor lumayan besar.

"Untuk tanaman Porang sendiri ini tidak ada hamanya, sebab tanaman ini jika belum diolah beracun jadi hewan tidak ada yang ganggu, mungkin hamanya ya kalau dicuri orang," ucapnya.

Selama dua tahun ini dirinya sudah pernah memanen 1,3 ton Porang dengan harga 9000 per kilogram. 

"Hingga kini saya bekerja sama dengan Perhutani di wilayah Dander, Gondang dan Temayang menanami Porang di bawah Pohon Jati yang berada di hutan, insyaAllah musim ini sudah panen lagi " tutupnya.[her/col]

 

Tag : Tanaman, Porang, bisnis


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat