09:00 . Satgas Covid-19 Monitoring Strain Virus Baru   |   08:00 . Makin Pedas, Harga Cabai Rawit Tembus Rp105 Ribu Perkilogram   |   07:00 . 30 Persen Anak Muda Disebut Alami Kecanduan Smartphone, Ini Saran Pakar   |   21:00 . Razia Kamar Kos, Dua Pasangan Diamankan, Satu Diantaranya Masih Pelajar   |   20:00 . Dinsos Tiadakan Pemberian Santunan Korban Covid-19 Meninggal Dunia   |   19:00 . Personil Binamulia Bantu Masyarakat Terdampak Bencana Banjir   |   18:00 . Asiknya Mancing di Embung Ngraden Kecamatan Padangan   |   17:00 . NU Sebut Vaksin Ikhtiar untuk Sehat   |   16:00 . Uang Nasabah BRI yang Sempat Hilang Telah Dikembalikan   |   15:00 . Warga Deling Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Teras Rumah   |   14:00 . Farida Hidayati Serahkan Hibah 20 Mesin Jahit dan 2 Laptop Pada Pelatihan DPD LDII   |   13:00 . Desa dan Masyarakat Menjadi Garda Terdepan dalam Pencegahan Terorisme   |   12:00 . Jalan Menuju Dusun Bangkle yang Belum Teraliri Listrik Memprihatinkan   |   11:00 . Peningkatan Zona Kuning Harus Memotivasi Daerah Masuk Zona Hijau   |   10:00 . Integrasi Data Pusat - Daerah Akan Meningkatkan Kualitas Keakuratan   |  
Fri, 05 March 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Pemkab Peringatkan Modus Penipuan Mengatasnamakan Bupati Bojonegoro

blokbojonegoro.com | Sunday, 24 January 2021 18:00

Pemkab Peringatkan Modus Penipuan Mengatasnamakan Bupati Bojonegoro

Reporter: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Penipuan melalui WhatsApp (WA) yang mengatasnakaman Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah kembali terjadi. Masyarakat diharapkan untuk berhati-hati dan waspada jika mendapatkan informasi akan menerima bantuan melalui telpon atau pesan dari nomer yang tidak dikenal. Karena saat ini tengah marak modus penipuan mengatasnamakan Bupati Bojonegoro, Anna Muawannah.

[Baca juga: Waspada Penipuan Mengatasnamakan Bupati Bojonegoro! ]

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Masirin, menyampaikan Minggu, (24/1/2021) ada kejadian dengan nomer 081218424973 tersebut menginformasikan ke pondok pesantren Al-Rahmani yang berada di Desa Kanten, Kecamatan Trucuk dan pondok pesantren Halaqotud Tadris, Desa Bakalan, Kecamatan Kapas. Yang mana kedua pondok pesantren tersebut akan menerima bantuan hibah dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

"Modusnya ada 2 ponpes tersebut dan diberi tahu akan menerima bantuan hibah tapi dengan syarat harus mentransfer sejumlah uang ke rekening tertentu. Namun kedua ponpes tersebut sudah waspada dan langsung klarifikasi ke kami sehingga tidak sempat terjadi transaksi ke oknum tersebut," kata Masirin.

Lebih lanjut, Masirin, menjelaskan, hal ini perlu kami informasikan karena modus juga telah terjadi di akhir tahun 2020 dan sangat disayangkan waktu itu, pelaku berhasil memperdaya para korban.

"Tahun 2020 lalu juga pernah terjadi hal serupa, pelaku berhasil memperdaya para korban," imbuh Masirin.

Pihaknya, juga berpesan dan menekankan agar masyarakat tidak mudah percaya dengan informasi yang belum jelas kebenarannya.

"Kami berpesan apabila terjadi hal serupa segera melaporkan, sebab informasi juga belum tentu jelas kebenarannya," pesan Masirin kepada Masyarakat. [liz/ito]

Tag : Penipuan, wa, bupati, bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat