05:00 . 4 Hari Berturut-turut, Kasus Konfirmasi Positif di Bojonegoro Tetap 54 Orang   |   17:00 . Nyalip, Oleng, Pengemudi Mobil Meninggal Hantam Pohon   |   16:00 . Pelaksanaan Vaksinasi Dibagi di Rumah Sakit dan GOR SMT   |   15:00 . Pemerintah Upayakan Lansia Mudah Menjangkau Lokasi Vaksinasi   |   14:00 . Mendagri: Damkar Melayani Dalam Mendukung Kebiasaan Baru   |   13:00 . Pengunjung Agrowisata Belimbing Turun 50 Persen Saat Pandemi   |   12:00 . HUT Damkar Ke-102, Begini Pesan Bupati Bojonegoro   |   11:00 . Pemdes Desa Napis Siapkan Tempat Wisata Bersejarah   |   10:00 . Melepaskan Dan Menyimpan Masker Harus Memperhatikan Higienitas   |   09:00 . Lembaga Penyiaran Berperan Mengedukasi Masyarakat Mematuhi Prokes   |   07:00 . Kapan Waktu Paling Tepat untuk Memberi Susu Sapi pada Bayi?   |   06:00 . Pakai Masker yang Bisa Dikalungin? Praktis, Tapi ............   |   05:00 . 2 Bulan, 33 Orang Dinyatakan Positif Covid-19 Meninggal Dunia   |   23:00 . Pengendara Motor Tabrak Truk Parkir di Jalan   |   21:00 . MWC NU Ngasem Peringati Harlah NU ke 98   |  
Tue, 02 March 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Hujan Deras Disertai Angin Sebabkan Banjir dan Kantor Kecamatan Rusak

blokbojonegoro.com | Wednesday, 27 January 2021 11:00

Hujan Deras Disertai Angin Sebabkan Banjir dan Kantor Kecamatan Rusak

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Intensitas hujan yang tinggi memicu banjir di  beberapa desa yang ada di Kabupaten Bojonegoro. Seperti hujan deras di wilayah Kabupaten Bojonegoro yang terjadi pada pukul 16.30 Wib, Selasa (26/1/2021) sore mengakibatkan 9 rumah di Desa Jumput, Kecamatan Sukosewu terendam banjir setinggi 20 cm sampai 25 cm.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Nadif Ulfia menjelaskan, banjir juga mengakibatkan infrastruktur publik terendam, berupa jalan poros desa sepanjang 750 meter dengan ketinggian 70 cm sampai 100 cm. Sedangkan lahan padi sekitar 25 hektare (ha) yang berumur 1 bulan sampai 2 bulan juga ikut terendam.

"Saat ini air sudah surut, tetapi masih menggenangi jalan desa dan lahan pertanian. Sedangkan untuk kondisi rumah warga, sekarang sudah surut," ujarnya, Rabu (27/1/2021).

Nadif Ulfia menjelaskan, bahwa bajir tersebut disebabkan meluapnya Sungai Tegalkodo dan Sungai Jumput yang mengalami kenaikan, lantaran tidak bisa menampung debit air hujan. Air mulai meluap pada pukul 21.00 Wib dan sekitar pukul 01.00 WIB dan sudah menggenangi RT 03, RT 04, RT 05 di RW 02.

Merespons kejadian banjir ini, BPBD Bojonegoro telah berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya, seperti Satpol PP dan pihak desa untuk melakukan pemantauan dan pendataan dampak banjir di lokasi.

"Dalam musibah banjir ini tidak ada korban jiwa, sedangkan untuk kerugian masih dalam perhitungan," sambungnya.

Selain menyebabkan banjir, hujan deras yang disertai angin juga menyebabkan kerusakan di Kantor Kecamatan Sukosewu, berupa genteng kantor dan Pendopo Kecamatan jatuh karena diterjang angin. Tak hanya itu, Baliho milik Dinas Kominfo di depan kantor Kecamatan juga ikut ambruk dan menimpa Warung milik warga. [din/mu]

Tag : banjir, bpdb, hujan deras, angin kencang


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat