09:00 . Satgas Covid-19 Monitoring Strain Virus Baru   |   08:00 . Makin Pedas, Harga Cabai Rawit Tembus Rp105 Ribu Perkilogram   |   07:00 . 30 Persen Anak Muda Disebut Alami Kecanduan Smartphone, Ini Saran Pakar   |   21:00 . Razia Kamar Kos, Dua Pasangan Diamankan, Satu Diantaranya Masih Pelajar   |   20:00 . Dinsos Tiadakan Pemberian Santunan Korban Covid-19 Meninggal Dunia   |   19:00 . Personil Binamulia Bantu Masyarakat Terdampak Bencana Banjir   |   18:00 . Asiknya Mancing di Embung Ngraden Kecamatan Padangan   |   17:00 . NU Sebut Vaksin Ikhtiar untuk Sehat   |   16:00 . Uang Nasabah BRI yang Sempat Hilang Telah Dikembalikan   |   15:00 . Warga Deling Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Teras Rumah   |   14:00 . Farida Hidayati Serahkan Hibah 20 Mesin Jahit dan 2 Laptop Pada Pelatihan DPD LDII   |   13:00 . Desa dan Masyarakat Menjadi Garda Terdepan dalam Pencegahan Terorisme   |   12:00 . Jalan Menuju Dusun Bangkle yang Belum Teraliri Listrik Memprihatinkan   |   11:00 . Peningkatan Zona Kuning Harus Memotivasi Daerah Masuk Zona Hijau   |   10:00 . Integrasi Data Pusat - Daerah Akan Meningkatkan Kualitas Keakuratan   |  
Fri, 05 March 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tebing Kali Pacal Longsor, Ancam Rumah Warga Kabunan dan Jembatan Nasional

blokbojonegoro.com | Tuesday, 02 February 2021 13:00

Tebing Kali Pacal Longsor, Ancam Rumah Warga Kabunan dan Jembatan Nasional

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Bojonegoro dan banjir kiriman dari wilayah selatan Bojonegoro dua pekan lalu, mengakibatkan tebing Kali Pacal yang berada di Desa Kabunan, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro longsor sepanjang 50 meter. Hal itu tersebut juga mengancam sekitar 12 rumah warga setempat.

Kondisi material tebing setinggi 3 sampai 4 meter tersebut mulai berjatuhan. Curah hujan yang masih tinggi membuat warga merasa was-was. Sebab, longsor sudah merusak sebagian samping rumah dan akan mengancam keselamatan mereka. Apalagi longsor bisa terjadi kapan saja.

Menurut salah seorang pemilik rumah, Maksum (57), tebing Kali Pacal longsor sekitar 10 hari lalu, akan tetapi dalam seminggu terakhir semakin parah. Hal ini membuat ia bersama warga terpaksa membuat talud atau penahan tebing agar tidak terjadi longsor susulan.

"Kemarin kita (Warga sekitar) bergotong royong memasang talud menggunakan bambu dan matrial seadaanya dan ini juga menggunakan anggaran pribadi," ujarnya, Selasa (2/2/2021).

Maksum mengaku cukup was-was dengan kondisi yang ada. Sebab rumah miliknya dengan tebing yang longsor sekarang hanya berjarak kurang lebih 2 meter. Sedangkan sebelumnya berjarak 7 meter dengan tebing kali pacal.

Bapak tiga anak ini pun berharap segera ada tindakan dari pemerintah untuk mengantisipasi longsor agar tidak terjadi terlalu parah. Ia pun hanya bisa berharap, ada tindakan dari pemerintah.

"Harapan saya, minimal dari pemerintah desa ataupun dari aparat pemerintah agar dilihat dan segera ditanggulangi," pungkasnya.

Selain mengancam rumah milik warga, Tebing yang longsor sekitar 50 meter ini juga mengancam Jembatan Nasional penghubung Kecamatan Balen dan Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro. Longsor tersebut terjadi di utara jembatan, tepatnya berada di barat Kali Pacal, masuk wilayah Kecamatan Kapas.[din/ito]

Tag : jembatan, longsor, kali pacal, kabunan, kapas, balen


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat