20:00 . Grebek Pasangan Mesum, Satpol Temukan Alat Kontrasepsi Bekas Pakai   |   19:00 . TMMD Perkuat Sinergitas Personel TNI dengan Masyarakat   |   18:00 . Reses, Farida Hidayati Sampaikan Kerawanan Pinjam Online   |   17:00 . Sinergitas Pelajar Putri Nahdlatul Ulama dalam Menyiapkan Generasi Emas Indonesia 2045   |   16:00 . PC Fatayat NU Bojonegoro Ikuti Vaksinasi   |   15:00 . Wagub Emil Didampingi Bupati Anna Tinjau Lokasi TMMD di Desa Ngrancang   |   14:00 . Di Tangan Totok, Bonsai Endemik Bojonegoro Jadi Indah dan Berharga Fantatis   |   13:00 . Bupati Bojonegoro: TMMD Mampu Mempercepat Pembangunan di Daerah Terisolir   |   12:00 . Wakil Gubernur Hadiri Pembukaan TMMD di Bojonegoro   |   10:00 . Inovasi, Adaptasi, dan Kolaborasi Membangkitkan Pariwisata Indonesia   |   09:00 . Angka Kesembuhan Nasional Semakin Bertambah Mencapai 1.151.915 Orang   |   08:00 . 17 Hari Bebas COVID-19, Doni Monardo Donor Plasma Konvalesen   |   07:00 . Kaki Sulit Diangkat, Waspadai Gejala Diabetes   |   06:00 . 457 Pasien di Jatim Sembuh, Kasus Baru Bertambah 341 Orang   |   05:00 . 4 Hari Berturut-turut, Kasus Konfirmasi Positif di Bojonegoro Tetap 54 Orang   |  
Tue, 02 March 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Kompleks Pesarean Keluarga Kanjeng Sumantri Diresmikan Menjadi Wisata Religi

blokbojonegoro.com | Tuesday, 09 February 2021 12:00

Kompleks Pesarean Keluarga Kanjeng Sumantri Diresmikan Menjadi Wisata Religi

Reporter: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Bupati Bojonegoro, Anna Muawannah; Kepala Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Bojonegoro, Budiyanto hadir peresmian sekaligus workshop penggalian sejarah asal muasal Bojonegoro bersama Ketua Yayasan Mangunreksokusumo melalui virtual, Selasa (9/2/2021).

Peresmian sekaligus workshop ini dilakukan sebagai salah satu bentuk penghormatan dan upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, dalam mengenang para leluhur atau pendahulu yang telah membangun sejarah Kabupaten Bojonegoro.

Bupati Bojonegoro, Anna Muawannah, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkan) Bojonegoro mendukung penuh dengan dijadikannya pesarean Raden Adipati Aryo Rekso Kusumo dan Raden Adipati Aryo Kusumo Adinegoro (Kanjeng Sumantri) sebagai wisata religi di Bojonegoro.

Perlu diketahui Raden Adipati Aryo Rekso Kusumo merupakan Bupati Bojonegoro periode 1890-1916, sedangkan Raden Adipati Aryo Kusumo Adipati Negoro merupakan Bupati Bojonegoro periode 1916-1936.

Hingga kini H. Tinto Suprapto yang merupakan salah seorang keluarga besar sekaligus Ketua Yayasan Mangunreksokusumo juga turut hadir secara virtual mengupas terkait asal muasal hingga keturunan Adipati Aryo.

"Dengan adanya wisata religi ini, masyarakat atau pendatang dapat mengetahui sejarah, asal muasal Kabupaten Bojonegoro," ungkap Bupati Anna.

Bupati juga turut memberikan apresiasi terhadap keluarga keturunan leluhur Bojonegoro yang ikut serta dalam pembukuan sejarah Kabupaten Bojonegoro.

Bahwa dengan adanya bukti sejarah secara autentik dapat mengingat bagaimana perjuangan pendahulu dalam membangun Kabupaten Bojonegoro.

"Secara autentik pembukuan ini dapat memberikan gambaran perjuangan pendahulu sekaligus menumbuhkan nilai kebangsaan," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bojonegoro, Budiyanto, menuturkan bahwa tujuan dijadikannya komplek pesarean keluarga Raden Adipati Aryo Rekso Kusumo dan Raden Adipati Aryo Kusumo Adinegoro sebagai wisata religi adalah untuk menggali dan mengembangkan wisata religi yang ada di Bojonegoro.

"Semoga dengan adanya bukti sejarah yang autentik sekaligus menambah cinta kasih kita untuk leluhur. Dan mengingat bagaimana perjuangan beliau dalam membangun Bojonegoro," pungkasnya.

Tag : Wisata, religi, bupati, bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat