21:00 . Genap 4 Tahun, AMSI Konsisten Mewujudkan Ekosistem Digital yang Sehat   |   20:00 . Lagi, Pasangan Tak Suami Istri Terciduk Satpol PP di Kamar Kost   |   18:00 . Antisipasi Pembobolan Rekening, Polres Gelar Rakor dengan Pimpinan Bank   |   17:00 . Mancing, Cara Asyik Menanti Azan Maghrib   |   16:00 . Menjadi Kartini Inspiratif Masa Kini Melalui Empat Pilar   |   15:00 . Klaim Triwulan Pertama Tahun 2021, Santunan Korban Luka-luka Jasa Raharja Menurun   |   14:00 . Semarakkan Hari Kartini, Kopri PK Attanwir Gelar Kompetisi Fotogenik   |   13:00 . Waspada...! Lagi-lagi Ada Akun Medsos Mengatasnamakan Bupati Anna Mu'awanah   |   12:00 . Peringatan Hari Kartini, Wanita Turut Berperan Mengisi Pembangunan Bangsa   |   11:00 . Perkuat Protokol Kesehatan untuk Ramadan Lebih Aman   |   10:00 . Provinsi Prioritas PPKM Mikro Diminta Serius Dalam Pembentukan Posko   |   09:00 . Kesembuhan Covid-19 di Indonesia Terus Meningkat Mencapai 1.455.065 Orang   |   08:00 . Pemerintah Mendukung Inovasi Kesehatan Untuk Mewujudkan Kemandirian Bangsa   |   07:00 . Tingkat Ekonomi Keluarga Pengaruhi Usia Anak Terpapar Medsos, Kok Bisa?   |   05:00 . 3 Pasien Sembuh, 1 Tambahan Kasus Baru dan 1 Pasien Meninggal   |  
Tue, 20 April 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tarif Cukai Naik, Potensi Rokok Ilegal Diprekdisi Semakin Marak

blokbojonegoro.com | Friday, 12 February 2021 17:00

Tarif Cukai Naik, Potensi Rokok Ilegal Diprekdisi Semakin Marak

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) resmi menaikkan tarif Cukai Hasil Tembakau (CHT) atau cukai rokok dengan rata-rata 12,5 persen mulai 1 Februari 2021 kemarin. Namun, tarif baru ini tidak berlaku untuk rokok Sigaret Kretek Tangan (SKT).

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) C Bojonegoro, Winarko mengatakan, tidak naik kanya tarif cukainya untuk rokok SKT, lantaran mempertimbangkan sektor padat karya yang masih terpuruk akibat pandemi Covid-19.

"Tarif cukai yang naik hanya untuk Sigaret Kretek Mesin (SKM) dan Sigaret Putih Mesin (SPM) saja, sedangkan untuk SKT tidak naik karena ada pertimbangan dari pemerintah," ungkapnya.

Menurutnya, kebijakan penyesuaian tarif cukai rokok pada tahun ini sebagai suatu keputusan yang logis kendati belum menyenangkan semua kelompok. Mengingat pemerintah tetap mengutamakan kesejahteraan petani tembakau dan tenaga kerja yang terkait.

Dengan tidak adanya kenaikan untuk SKT dalam tarif cukai baru ini, maka beban ekonomi kelompok petani tembakau bisa lebih ringan di masa kedaruratan ekonomi saat ini. Selain itu, SKT termasuk kelompok padat karya yang mampu menyerap banyak tenaga kerja.

"Jika cukai rokok SKT dinaikan, nantinya ditakutkan malah berdampak terhadap Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) para pekerja dan malah semakin menyulitkan masyarakat ditengah pandemi ini," jelas Winarko. 

Di samping itu, adanya kenaikan cukai tersebut diprediksi menyebabakan maraknya rokok ilegal. Pihaknya akan meningkatkan pengawasan serta penindakan terhadap peredaran rokok ilegal ini. 

Selain menjadi penyebab kerugian pendapatan negara, peredaran rokok ilegal juga menjadi penghambat berkembangnya industri rokok Nasional.

"Untuk peredaran rokok ilegal kami akan meningkatkan pengawasan terhadap potensi daerah tempat pintu masuk rokok ilegal ini, serta penindakan secara repentif maupun represif sesuai hukum yang berlaku," sambung Winarko.

Pihaknya juga akan terus mengupayakan penurunan peredaran rokok ilegal. Tahun lalu, catatan penindakan terhadap barang kena cukai ilegal mencapai 31 penindakan. Dari penindakan tersebut, sebanyak 141.390 batang rokok atau senilai Rp87.110.558 berhasil disita yang menyebabkan potensi kerugian negara sebesar Rp27.393.890.

"Rokok ilegal tersebut kita amankan dari Jawa Tengah yang masuk ke Bojonegoro, sedangkan selama tahun 2020 kita tidak menemukan rokok ilegal dari Bojonegoro. Kami akan terus melakukan operasi pasar, untuk melakukan antisipasi barang-barang ilegal ," tutupnya.[din/col]

 

 

Tag : Cukai, rokok, skm


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat