22:00 . Warga Wotan Antusias Sambut Bupati Saat Safari Ramadan   |   21:00 . Genap 4 Tahun, AMSI Konsisten Mewujudkan Ekosistem Digital yang Sehat   |   20:00 . Lagi, Pasangan Tak Suami Istri Terciduk Satpol PP di Kamar Kost   |   18:00 . Antisipasi Pembobolan Rekening, Polres Gelar Rakor dengan Pimpinan Bank   |   17:00 . Mancing, Cara Asyik Menanti Azan Maghrib   |   16:00 . Menjadi Kartini Inspiratif Masa Kini Melalui Empat Pilar   |   15:00 . Klaim Triwulan Pertama Tahun 2021, Santunan Korban Luka-luka Jasa Raharja Menurun   |   14:00 . Semarakkan Hari Kartini, Kopri PK Attanwir Gelar Kompetisi Fotogenik   |   13:00 . Waspada...! Lagi-lagi Ada Akun Medsos Mengatasnamakan Bupati Anna Mu'awanah   |   12:00 . Peringatan Hari Kartini, Wanita Turut Berperan Mengisi Pembangunan Bangsa   |   11:00 . Perkuat Protokol Kesehatan untuk Ramadan Lebih Aman   |   10:00 . Provinsi Prioritas PPKM Mikro Diminta Serius Dalam Pembentukan Posko   |   09:00 . Kesembuhan Covid-19 di Indonesia Terus Meningkat Mencapai 1.455.065 Orang   |   08:00 . Pemerintah Mendukung Inovasi Kesehatan Untuk Mewujudkan Kemandirian Bangsa   |   07:00 . Tingkat Ekonomi Keluarga Pengaruhi Usia Anak Terpapar Medsos, Kok Bisa?   |  
Tue, 20 April 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua Dimulai

blokbojonegoro.com | Monday, 15 February 2021 19:00

Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua Dimulai

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Tahap  pertama  vaksinasi  Covid-19  yang  menyasar  pada  tenaga kesehatan  sudah  mencapai  lebih  dari  70  persen  dan  belum  ditemukan  Kejadian  Ikutan  Pasca Imunisasi (KIPI) yang serius. Kini, pemerintah pemerintah segera memulai vaksinasi Covid-19 tahap kedua yang akan diberikan kepada Petugas Pelayanan Publik serta kelompok masyarakat lanjut usia usia 60 tahun ke atas.

Maxi  Rein  Rondonuwu,  Plt.  Direktur  Jenderal  Pencegahan  dan  Pengendalian  Penyakit (P2P),  Kementerian  Kesehatan mengungkapkan  program  vaksinasi  tahap  kedua  ini  akan berlangsung mulai minggu ketiga Februari 2021 dan ditargetkan dapat selesai pada Mei 2021. “Total sasaran vaksinasi tahap kedua mencapai lebih dari 38 juta orang terdiri dari 21 juta lansia dan hampir 17 juta petugas pelayanan publik,” ujarnya.

Kelompok masyarakat yang masuk dalam prioritas vaksinasi tahap kedua merupakan kelompok masyarakat yang memiliki interaksi dan mobilitas yang tinggi, sehingga sangat rentan tertular dan menularkan virus Covid-19.Di tahap kedua ini, guru termasuk prioritas demi membantu murid-murid yang tidak dapat belajar virtual karena sejumlah keterbatasan. Kemudian jajaran TNI dan Polri, serta petugas keamanan karena memiliki peran penting dalam membantu meningkatkan proses tracing untuk menurunkan laju  penyebaran  Covid-19. 

Selain  itu,  pemerintah  juga  memprioritaskan  petugas  transportasi publik dan pedagang pasar.Menandai dimulainya pelaksanaan tahap kedua ini, vaksinasi akan diberikan kepada pedagang pasar yang akan berlangsung di Pasar Tanah Abang pada Rabu, 17 Februari 2021.

“Dalam tahap awal  ini,  vaksinasi  akan  berlangsung  selama  enam  hari  dan  menargetkan  55.000  orang pedagang pasar di Tanah Abang,” ungkapnya.Dalam  rangka  percepatan  vaksinasi  Covid-19,  selain  pendekatan  kewilayahan,  pemberian vaksin  juga  dengan  dilakukan  dengan  pendekatan  klaster  dengan  memperhatikan  zona-zona risiko. Juru  Bicara  Vaksinasi  Covid-19  Kementerian  Kesehatan,  Siti  Nadia  Tarmizi mengungkapkan bila vaksinasi di Pasar Tanah Abang adalah salah salah satu contohnya.

“Pemerintah  melakukan  intervensi  pada  pedagang  pasar  tanpa  memperhatikan  kedudukan tempat  tinggalnya  atau  kewilayahannya.  Semua  langsung  dikelompokan  dalam  klaster  pasar karena sebagian besar aktivitasnya ada di pasar tersebut,” jelasnya.

Lebih  lanjut  dijelaskan  Maxi  Rein  Rondonuwu, pentahapan  dan  penetapan  kelompok  prioritas penerima  vaksin  dilakukan  dengan  memperhatikan  Roadmap  Organisasi  Kesehatan  Dunia
(WHO)  Strategic  Advisory  Group  of  Experts  on  Immunization  (SAGE)  serta  kajian  dari  Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (Indonesian Technical Advisory Group on Immunization).

Vaksinasi  memiliki  manfaat  yang  jauh  lebih  besar  ketimbang  risiko  yang  ditimbulkan.  Namun perlu diingat bahwa meskipun telah divaksinasi harus tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan  3M  (Mencuci  tangan,  Memakai  masker,  dan  Menjaga  jarak). 

“Meskipun  telah divaksinasi, kemungkinan kita akan terpapar oleh virus Covid-19 akan masih ada, namun reaksi dan gejalanya tidak akan parah. Dengan melaksanakan protokol kesehatan, kita juga membantu mencegah penularan virus Covid-19,” tutup Maxi Rein Rondonuwu.

Tag : covid 19, virus corona, corona, covid 19, kasus covid 19, kasus covid indonesia, ingat pesan ibu, pakai masker, jaga jarak, hindari kerumunan, cuci tangan pakai sabun, satgas covid 19, lawan covid


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat