15:00 . Awak bB Sukseskan Vaksinasi untuk Tangkal Covid-19   |   14:00 . Puluhan Wartawan di Bojonegoro Ikuti Vaksinasi di Pendopo Malowopati   |   13:00 . Sepeda Masuk SPT Pajak, Begini Penjelasannya   |   12:00 . Bupati Tinjau Lokasi Terdampak Pasca Banjir Gondang   |   11:00 . Kesembuhan Covid-19 di Indonesia Terus Meningkat Menjadi 1.160.863 Orang   |   10:00 . Setahun Pandemi: Dampak Libur Panjang Jadikan Evaluasi   |   09:00 . Banjir Bandang Terjang Bojonegoro Selatan   |   08:00 . Meski Berada di Desa Pesanan Bordir Tembus Luar Daerah   |   07:00 . Awas, Kurang Paparan Lingkungan Hijau Tingkatkan Risiko ADHD pada Anak   |   06:00 . Kabupaten Bojonegoro Masuk Zona Kuning dengan Risiko Rendah   |   05:00 . Pasien Sembuh dan Kasus Baru 7 Orang, 1 Pasien Meninggal   |   21:00 . Setelah Divaksin Begini yang Dirasakan Ketua Komisi D DPRD Bojonegoro   |   20:00 . Grebek Pasangan Mesum, Satpol Temukan Alat Kontrasepsi Bekas Pakai   |   19:30 . Banjir Bandang Terjang 4 Desa di Gondang   |   19:00 . TMMD Perkuat Sinergitas Personel TNI dengan Masyarakat   |  
Wed, 03 March 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Warga Sumberrejo Ditemukan Meninggal Terikat Rafia di Batang Singkong

blokbojonegoro.com | Thursday, 18 February 2021 21:30

Warga Sumberrejo Ditemukan Meninggal Terikat Rafia di Batang Singkong

Reporter: Muhammad Qomarudin
 
blokBojonegoro.com - Seorang warga Dusun Pluntu, RT. 01, RW. 08, Desa Sumberrejo, Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro bernama Suminah (65) ditemukan meninggal dunia tergeletak di tepian sungai desa setempat. Suminah ditemukan dalam kondisi leher terikat tali rafia berwarna warna merah dengan simpul hidup dan simpul mati sepanjang 50 cm yang terikat pada sebatang pohon singkong.
 
Kepala Satpol PP Kabupaten Bojonegoro, Arief Nanang Sugianto, mengatakan, jazad Suminah ditemukan oleh Yanto (45) warga setempat yang hendak pergi ke sawah, dengan berjalan di pinggir sungai dan melihat seorang perempuan dalam kondisi meninggal dunia tergeletak ditepian sungai. 
 
Kemudian, pria yang berprofesi sebagai petani tersebut melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat desa, yaitu Kepala Dusun (Kasun) Pluntu yaitu Erlin Sulistyorini dan kemudian diteruskan ke Polsek Margomulyo.
 
Setelah mendapatkan laporan, selanjutnya petugas Satpol PP, bersama anggota, Koramil, Polsek, dan Tim Kesehatan Puskesmas mendatangi lokasi.
 
"Saat itu Saksi hendak pergi ke Sawah sekitar pukul 11.30 WIB dan melihat Suminah tergeletak dalam keadaan sudah meninggal dunia disamping sawahnya," ujar Kasatpol PP, Arief Nanang, Kamis (18/2/2021).
 
Kasatpol menjelaskan, saat petugas mendatangi Tempat Kejadian Peekara (TKP) didapati korban tergeletak di pinggir sungai membujur ke arah timur dalam kondisi meninggal dunia gantung diri. Pada saat itu, korban memakai jilbab berwarna coklat, baju lengan panjang warna hijau kotak-kotak kombinansi biru tua dan memakai Celana 3/4 warna merah garis putih.
 
Dari hasil pemeriksaan medis, korban diperkirakan sudah dalam keadaan meninggal dunia sudah 24 jam. Dalam pemeriksaan tersebut, terdapat luka lecet di kaki karena dimakan semut dan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan.
 
"Ciri-ciri jazad memiliki tinggi 130 cm, dengan kaki kiri menekuk dan terdapat luka lecet. Selain itu, juga terdapat bekas jeratan tali rafia di leher dengan lidah menjulur dan tergigit," jelas Arief Nanang.
 
Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga dan perangkat desa, serta dikuatkan dengan keterangan tenaga medis Puskesmas Margomulyo bahwa korban mengalami gangguan jiwa.
 
"Setelah dilakukan pemeriksaan medis, pihak keluarga tidak menuntut untuk dilakukan Otopsi, dengan dibuktikan Surat Pernyataan," pungkasnya.[din/ito]
 

Tag : mayat, jenazah, sumberrejo, bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat